Tag Archives: Wales

Kontra Serbia, Chris Coleman Dibayang-Bayangi Kegagalan

Momen yang tidak mengenakan masih membayang-bayangi juru taktik Tim nasional Wales bernama Chris Coleman menjelang pertandingan melawan Serbia pada fase terusan penyisihan Piala Dunia 2018 untuk wilayah Eropa yag dilangsungkan di Cardiff City Stadium, tanggal 13/11/2014 mendatang. Dirinya dibayang-bayangi kegagalan 1-6 atas Serbia pada tahun 2012 lalu dalam laga penyisihan Piala Dunia tahun 2014.

“Sebenenarnya, hal  tersebut masih membayang-bayangi saya,” ucap Coleman terhadap para pencari berita, hari Selasa, tanggal 8 november 2016 waktu setempat.

“Tak ada yang lebih jelek dibandingkan ketika Anda merasa telah membuat negara Anda merasa kecewa dan saya menjalaninya dengan metode yang besar.. Saya bergantung pada karier saya.”

“Kami mempunyai tempat di atas (di kamar ganti) dengan tak adanya cahaya. Saya sangat mengingat berada duduk di sana bersama dengan Osian Roberts [asistennya] dan Kit Symons, saya tak mau keluar dan berucap. Itu adalah hal kurang baik yang sempat saya alami, kesalahan mutlak,” kenang Coleman.

Tak Pernah Juara

Kontra melawan Serbia, Wales mempunyai catatan yang tidak pernah juara. Wales tak akan didukung oleh James Collins dan bek Ben Davies dalam pertandingan nanti.

“Serbia merupakan skuat menyerang yang amat ganas, mereka memasksimalkan sederet peluang-peluang yang ada,” ujar Coleman.

Serbia sekarang ini berada pada posisi teratas klasemen-Grup D dalam penyisihan Piala Dunia 2018 untuk wilaya Eropa dengan raihan 7 angka dari 3 pertandingan. Wales menduduki posisi ke 3 dengan raihan 5 angka.

The Reds Resmi Lego Pemainnya Pada Stoke City

Liverpool menjual salah satu pemainnya, yakni Joe Allen, menuju Stoke City. Allen bakal dikontrak dengan jangka waktu 5 tahun dengan biaya transfer 13.000.000 pounds atau setara dengan Rp 224 milyar.

Allen keluar dari Anfield usai 4 tahun membela klub yang berasal Merseyside itu. Pesepak bola yang saat ini tengah berusia 26 tahun ini diboyong dari Swansea City pada tahun 2012.

“2 hari belakangan ini hati saya tercampur-camur, namun pada akhirannya saya merasa lega dapat menyelesaikan dan menandatangani dokumen kontrak bersama dengan Stoke City. Saya sudah rasanya sudah tak sabar tampil dengan para pemain skuat yang lain,” ucap Allen.

Bersama dengan Liverpool, Allen telah bermain sebanyak 132 laga dan telah menghasilkan sebanyak 7 gol. tahun lalu, Allen bermain pada fase final ajang kompetisi Piala Liga serta pada Liga Europa. Akan tetapi, The Reds tak berhasil keluar menjadi juara pada ke 2 partai final tersebut.

Pesepak bola yang berasal dari Wales ini pun bermain sangat gagah ketika membela negaranya pada ajang Piala Eropa tahun 2016 ini. Dirinya sampai-sampai masuk pada daftar skuad terbaik pergelaran.

Allen adalah rekrutan ke 2 Stoke City pada jendela transfer di tahun ini. Saat sebelumnya, skuad mendapat julukkan The Potters ini memagari jasa psepak bola yang berasal dari Mesir, yakni Ramadan Sobhi.

Secara resmi sebagai pesepak bola Stoke, Allen dischedulekan untuk terbang menuju Orlando, AS(Amerika Serikat), dan melakoni sesi latihan pada pertengahan tahun bersama dengan klub anyar-nya tersebut di sana.

Wales Percaya Dapat Tundukkan Belgia Kembali

Walau tidak begitu difavoritkan dibanding Belgia, Wales tetap yakin dengan adanya harapan untuk merauh juara. Dari hasil sederet pertandingan terakhir menjadi modal yang baik bagi mereka.

Wales akan bertanding kontra Belgia pada babak perempatfinal kompetisi Piala Eropa yang akan dilangsungkan di Stade Pierre-Mauroy, hari Sabtu, tanggal 2 juli 2016, dini hari WIB. Hitam diatas putih, Wales tidak lebih difavoritkan pada pertandingan kali ini.

Disamping datang selaku penantang, tim Wales masih kalah saing bidan disejajrkan Belgia. Bale sebagai andalan utama, disamping itu sang penantang mempunyai sederet gelandang diantaranya yakni Eden Hazard, Romelu Lukaku, atau Kevin de Bruyne.

Gareth Bale tau betul predikat Belgia yakni selaku skuat yang diunggulkan. Namun hal tersebut dikatakan tidak akan mengacaukan fokus mereka menghadapi laga.

malah sebaliknya Wales merasa yakin dan pede sebab pada pertandingan terakhir sukses unggul atas skor 1-0 pada tahap penyisihan. Sampai-sampai dalam 2 pertandingan yang lain pada 3 pertandingan terakhir, mereka sanggup bertahan dengan posisi imbang melawan Belgia.

“Kami tak butuh penyemangat lebih sama sekali. Mereka merupakan skuat yang amat baik, kami Tau mengerti akan hal itu. Rencana mereka ialah menjuarai pada Piala Eropa dan mereka menganggap dari masing-masing  tim lawan yakni selaku sarana menuju tahap final dan untuk menjadi juara,” ucapnya.

“Kami tak berfikir bahwa haltersebut merupakan bentuk ejekkan atau bahwasannya kami butuh mengambil penyemangat dari sana. Hal tersebut merupakan pendapat mereka.”

“Ini terkait fokus terhadap diri kami pribadi, mejalankan rencana dari aksi kami, dan berusaha menjalankannya. Kami pun sempat menundukkan mereka sebelumnya, dengan begitu kami dapat melakukan hal yang sama,” ujar striker Real Madrid tersebut.

‘Rooney Berpesan Inggris Harus Tampil Lebih Sadis’

Wayne Rooney tidak ingin Inggris kembali mengalami kerugian sebab betapa sulitnya dalam mencatatkan gol. Oleh sebab itu, Rooney berbesan kepada Inggris untuk mempertajam pada bagian di depan gawang.

Inggris cuma memasukkan 3 gol sejauh tahap grup berlangsung. Ke 3 gol itu dihasilkan yakni pada 2 laga yang dimainkan. Pada pertandingan terakhir kontra Slovakia, Inggris hanya mendapat hasil imbang yakni 0-0.

Pada laga kontra Slovakia itu, Inggris terhitung melesatkan 28 tendangan, namun hanya 5 yang tepat menuju gawang. Lalu 8 tendangang meleset dari target serta 14 tendangan yang lain dikunci.

Hasil imbang kontra Slovakia tentu menjadikan Inggris keluar selaku juara ke dua Grup B berada di bawah Wales. Walau pada akhirannya hal tersebut menjadikan bertemunya Inggris dan Islandia pada fase 16 besar, Rooney beranggapan hal tersebut yang utama untuk skuatnya dalam mempertajam pada saat posisi depan gawang.

“Kami mesti sedikit lebih sadis kepada kesempatan yang kami terima,” ucap Rooney.

“Kami juga harus tampil maksimal sebab sama halnya dengan yang kita saksikan pada laga terakhir,apabila  Anda tak memaksimalkan kesempatan, tentu hal tersebut dapat merugikan dan masuk kedalan tahap gugur, sudah pasti kami mesti berupaya dalam memaksimalkannya.”

Melawan Islandia, Rooney merasa memasukkan gol cepat akan memberi keuntungan bagi Inggris.

“Apabila kami dapat mencatatkan gol cepat kontra Islandia, sudah pasti mereka akan menggempur dan hal tersebut pun bakal pas dengan kami,” ujar kapten yang berasal dari timnas Inggris.

“Kami sangat pede. Kami yakin dapat melangkah sampai dengan akhir pada kompetisi tersebut dan apakah hal tersebut berarti kontra sederet skuat seperti Jerman, Prancis, atau Spanyol, kami berfikir apabila kami menampilkan performa yang terbaik, kami dapat berduel dan kami dapat menjuarai pertandingan tersebut,” tambahnya.

Gareth Bale Bersiap Takhlukan Rusia

Gareth Bale bertekat akan berusaha degan semaksimal mungkin demi menghantarkan timnas Wales agar dapat berhasil masuk menuju fase enam belas besar pada ajang kompetisi Piala Eropa 2016.

Selama ini, Bale bermain cukup memuaskan yakni dengan mencatatkan dua gol. Salah seorang pemain yang merupakan bintang Los Blancos itu mencatatkan gol perdananya pada saat The Dragons unggul yakni dengan perolehan skor 2-1 dari Slovakia.

Bale selanjutnya berhasil kembali dengan memasukkan gol ketika berhadapan dengan Inggris, walaupun pada akhirannya Wales berhasil ditundukkan dengan perolehan skor1-2 untuk laga ke 2 tersebut.

Kegagalan itu menjadikan Wales dalam sementara waktu berada pada posisi peringkat ke 2 yakni dengan mengantongi tiga angka.

Pada akhirnya, Wales mau tak mau harus memperoleh keunggulan pada saat kontra Rusia untuk laga terakhir, pada hari Selasa, tanggal 21 juni 2016, dengan tujuan dengan mengunci tiket menuju babak enam belas besar.

“Ajang kompetisi belum usai. Kami masih memiliki kesempatan dan kami akan bermain dengan menambahkan power kami ketika menjalani laga terakhir,” ucap Bale.

Sang pelatih dari Wales, yakni Chris Coleman, juga memerintahkan anak didiknya untuk kembali membangkitkan rasa semangat ketika kontra Rusia.

“Pertandingan nanti sebagai laga terakhir untuk seluruh tim. Rusia lebih senior. Mereka tentu akan kembali berjuang usai melupakanrasa kecewa yang sempat dirsakan,” ujarnya.

Rusia saat ini masih mencatatkan 1 angka usai sukses bertahan dengan skor seri kontra Inggris yakni 1-1. Pada laga ke 2, mereka menelan kekalahan dengan skor akhir 1-2 atas Slovakia.