Tag Archives: Serie A

Juve Kembali Unggul, Allegri Tanggapi Isu ke The Gurnners

I Bianconeri(julukan Juve) dengan gampang menundukan Crotone atas skor 2-0 dalam laga terusan Serie A yang dilangsungkan di Ezio Scida Stadium, hari Kamis, tanggal 9 Februari 2017 dinihari WIB. Keunggulan ini menjadikan Juve mulus pada posisi teratas klasemen dari kemenangan tujuh angka atas AS Roma.

Bukannya ditanyakan terkait keungguan Juve, juru taktik Si Nyonya Tua, yakni Massimiliano Allegri, justru yang ditanyakan terkait isu kepindahannya menuju Arsenal. Apa tanggapan Massimiliano Allegri?

“Saya tudak akan menyangkal atau penjelasan apa apa. Saya tengah konsentrasi dengan klub. Saat ini, kami mesti berkonsentrasi rebut keunggulan,” ucap mantam juru taktik AC Milan ini menyangkut isu menuju klub The Gurnners seperti disampaikan oleh salah satu media.

“Pada pertengahan musim seperti saat ini, media kerap katakan saya pergi, sampai-sampai ketika Juventus tengah memperoleh hasil baik.”

Allegri tentuk dalam trek yang baik dalam menyamkan rekor Antonio Conte di Juve. Bila kembali menang, dirinya akan menjadi pemenang untuk yang ke-3 kali secara berturut-turut.

Beri Teguran

Melihat kenaikan isu yang menyangkut Allegri dengan The Gurnners, Bos olahraga Juventus, yakni Giuseppe Morata, mesti angkat suara. Dirinya beri teguran kepada The Gurnner atau klub lainnya yang berminat pada sosok Allegri.

“Disamping sebab dirinya masih mempunyai kontrak yang belum habis dengan Juve, saya rasa masih banyak misi yang mesti kami raih bersama dan prestasi kami amat baik,” ucapnya.

Andrea Pirlo Diberi saran Untuk Gabung ke MU

Pesepak bola pada skuat Manchester United, yakni Matteo Darmian merasa Andrea Pirlo dapat tampil di Old Trafford. Darmian menganggap cara bermain Pirlo sangat pas dengan klub besar Liga Inggris itu.

Pirlo telah melewati sebagian besar pekerjaannya di Serie A, bersama dengan Inter Milan, Brescia, AC Milan, Juventus dan Reggina, sebelum memutuskan berkerjasama dengan New York City ditahun 2015 lalu.

Tentu dengan keadaan sekarang ini, keihatannya kurang tepat bila pesepak bola berumur 37 tahun tersebut hijrah menuju Liga Inggris. Walau demikian, Darmian tidak ragu teman satu negaranya tersebut masih amat pantas untuk The Red Devils(MU).

“Saya rasa dalam sejarah Italia terdapat banyak pesepak bola dengan begitu tak mudah untuk memutuskan salah 1, namun bila saya mesti memilih, kemungkinan saya bakal pilih Pirlo,” ucap Darmian, pada akun resmi klub.

“Saya sudah tampil dengan dirinya di timnas, maka saya mengetahu akan kemampuannya,” ucap Darmian.

“Dirinya merupakan pesepak bola yang amat baik dan saya rasa dirinya bakal bagus pula bagi The Red Devils(MU).”

Saat sebelumnya, pemain veteran tersebut ini pernah dikabarkan bakal hijrah menuju Italia untuk membela klub terdahulunya, yakni Inter Milan. Akan tetapi, Pirlo tetap pada pendiriannya untuk menetap di New York City FC.

“Inter Milan? Semua isu tersebut tak buat saya terganggu. Saya sudah disangkut pautkan dengan banyak isu,” ucap eks pesepak bola Tim Nasional Italia tersebut.

Pirlo berpendapat, tak sedikit skuat yang berencana menghadirkannya. “Namun saya masih memiliki kontrak pada New York City. Saya menghargainya. Mereka mempunyai keyakinan yang tinggi kepada saya,” ucapnya.

Pasalic Berdarap dapat Selalu Bersama Rossoneri

Mario Pasalic dikatakan sedang nyaman dengan pekerjaannya di Rossoneri(julukan AC Milan) sekarang ini. Pasalic mempunyai harapan AC Milan mampsanggup menetapkanpredikat tahun depan.

Pasalic berpredikat selaku pesepak bola pinjaman dari The Blues(julukan Chelsea) sampai dengan akhir tahun 2016-17. Karier pertama Pasalic di Rossoneri tak mengenakkan menyusul bahwa ini tahun perdananya bergabung di Serie A.

Cedera menjadikan peluang tampilnya begitu sedikit sebab banyak diposisikan sebagai pelapis oleh juru taktik Vincenzo Montella. Akan tetapi, cedera Riccardo Montolivo bagaikan menjadi berkat bagi Pasalic.

Pemain bola yang beusia 21 tahun tersbut selama 7 laga terakhir pada Serie A selalu tampil, dengan jumlah 5 kali menjadi pemain inti dan 2 kali menjadi pesepak bola pelapis. Total 1 gol dihasilkannya menuju jaring Crotone pada minggu ke lima belas.

Puncaknya ialah ketika Pasalic sebagai pamungkas keunggulan AC Milan atas Juve pada Piala Super Italia pada sesi adu penalti akhir minggu kemarin.

“Dirinya amat senang dapat menghasilkan penalti pamungkas dan memaki kostum AC Milan,” ucap sang agen Pasalic, yakni Marko Naletilic, seperti disampaikan salah satu media.

“Montella amat yakin pada dirinya dan telah mengembalikan keyakinan dirinya usai cedera yang cukup lama. Ini yang membuat Mario bangga. Dirinya masih dapat meningkat – Sekarang ini baru 70% kualitasnya,” sambungnya.

“Nasibnya tergantung dalam sejumlah aspek: AC Milan, Chelsea, dan pastinya dirinya.”

“Dirinya amat berharap dan saya dapat ucaopkan bahwasannya AC Milan telah berada di hati Mario.”

Penampilan baik Pasalic akhir-akhir ini menjadikannya diberitakan bakal kembali menuju The Blues bulan Januari mendatang. Terkait nasib pesepak bola yang berasal Kroasia tersebut, pihak Rossoneri belum dapat berbicara terlalu jauh.

“Kami mempunyai kesempatan untuk itu, kami memiliki pilihab untuk menghadrikannya dan kami bakal lihat pada musim panas nanti,” ucap pemilik AC Milan, yakni Adriano Galliani.

Kontra Juve, AC Milan Takkan Gerogi

Rossoneri takkan merasa gerogi pada saat berjumpa dengan Juventus di akhir minggu ini. AC Milan sadar mereka tidak bakal begitu dijagokan pada laga tersebut.

AC Milan bakal bertanding kontra Juve yang akan dilangsungkan di San Siro pada fase terusan Serie A, hari Minggu, tanggal 23 oktober 2016 dinihari WIB. Skuad asuhan Vincenzo Montella tersebut bakal berupaya melanjutkan tren baik usai mengambil 4 keunggulan dalam 5 pertandingan terakhirnya pada Serie A.

Namun, Rossoneri mempunyai rekor perjumpaan yang kurang baik dengan Juve. Mereka kerap kali gagal dari Juventus dalam 9 pertarungan terakhir di setiap pertandingan yang dimainkan. Untuk yang terakhir mereka unggul ialah pada bulan November tahun 2012 silam, ketika menundukkan Juventus dengan skor 1-0 yang digelar di San Siro melalui tendangan penalti Robinho.

perjumpaan terakhir AC Milan dan Juventus berlangsung pada laga final Coppa Italia tahun lalu. Ketika itu, Juventus unggul atas skor 1-0 melalui gol Alvaro Morata pada penambahan waktu.

Bek Rossoneri, bernama Ignazio Abate, merasa skuadnya saat ini menjadi kekalahan ketika berjumpa dengan Juventus. Maka dari itulah, hanya sedikit yang mengunggulkan AC Milan untuk juara.

“Kami takkan gerogi sebab harapannya tak besar pada saat Anda melawan salah satu skuad yang paling kuat di Eropa. Tampil di hadapan San Siro yang banyak akan keindaan,” ucap Abate pada saat diwancarai oleh salah satu sumber di Italia.

“Kontra Juve kami tak sebegitu sering unggul. Kegagalan di Coppa Italia masih dirasakan yang menyedihkan sebab kami layak memperoleh hasil lebih baik,” Tambahnya.

“Kami bakal bertarung melawan skuad yang amat tangguh kuat dan bakal mengetahu seberapa besar hasil yang kami capai. Kami bakal mengawali pertandingan selaku kekalahan, kita saksikan saja apa yang dapat terjadi pada waktu satu setengah jam,” ucap Abate.

Chievo Kalahkan Inter ‘Dua Gol’

Chievo Verona unggul atas 2 gol tanpa adanya aksi balas kala bertanding melawan Inter Milan yang dilangsungkan di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, hari Senin, tanggal 22/8/2016, dinihari WIB pada minggu ke 1 Serie A. 2 gol Chievo dilahirkan oleh Valter Birsa.

pada laga ini, pesepak bola Inter Milan, yakni Geoffrey Kondogbia pernah menghadirkan ancama lebih dahulu ketika memasukki menit ke 11. Dirinya melesarkan tembakan jarak jauh namun masih dapat dikunci dari pihak lawan.

6 menit selanjutnyanya, Andrea Ranocchia medepak bola yang berasal dari dalam kotal penalti Chievo. Akan tetapi, upaya Ranocchia masih sangat dibutuhkan oleh penjaga gawang Chievo, yakni Stefano Sorrentino.

Gol yang dinantikan oleh tim tuan rumah dihasilkan ketika memasukki menit ke 49. Dengan mengambil peluang baik dari umpan terukur Fabrizio Cacciatore, tendangan Birsa yang berasal dari dalam kotak penalti Inter Milan tidak dapat dicegat,

Chievo menambahkan skor yang didapatnya ketika memasukki menit ke 81. Tendangan dari kaki kanan Birsa yang dilakukannya dari jarak jauh menjebol gawang milik Inter Milan yang dikawal oleh Sorrentino.

Kejuaraan ini menjadikan Chievo untuk sementara bertengger pada peringkat ke 2 pada klasemen Serie A yakni dengan mencatatkan 3 angka. Mereka menang atas selisih gol dari Rossoneri-julukkan AC Milan.

Daftar Format Pemain:

Chievo Verona dengn format [4-3-1-2]:

Gobbi; Radovanovic, Hetemaj.

Sorrentino; Dainelli, Cacciatore, Cesar .

Castro; Birsa; Inglese, Meggiorini.

Inter Milan dengan format [4-2-3-1]:

Handanovic; Miranda, Ranocchia, D’Ambrosio.

Medel; Icardi, Eder; Candreva, Banega.

Nagatomo; Kondogbia.

Awal Karier Luar Biasa Higuain di Juve

Gonzalo Higuain menjalani karier pertamanya yang baik bersama dengan skuat Juventus. Hadir selaku gelandang pelapis, Higuain memasukkan gol penentu keunggulan yakni dengan skor 2-1 Juventus dari Fiorentina pada minggu pertama Serie A tahun 2016-17, hari Minggu, tanggal 21 agustus 2016, dini hari WIB.

Pada pertandingan yang digelar di Juventus Stadium tersebut, selaku pelatih dari skuat Juventus yakni Massimiliano Allegri masih menempatikan Higuain pada kursi pelapis. Kal itu Mario Mandzukic yang dimainkan sedari pertama.

Juve sanggup mengatur jalannya permainan selama pertandingan dimulai. Akan tetapi tak bermainyan 2 pesepak bola utama pada posisi tengah seperti dan Claudio Marchisio menjadikan Juventus agak sulit melewati pertahanan Fiorentina.

Juventus baru dapat melewati kebuntuan ketika memasukki menit ke-37. Adanya umpan silang yang dilakukan bek Giorgio Chiellini dilanjutkan Sami Khedira atas tandukan tim tidak sanggup dicegat olehpenjaga gawang Ciprian Tatarusanu.

Paulo Dybala nyaris menambahkan skor pada waktu sebelum jeda. Namun tembakkannya melambung. kesempatan Juventus yang lain melalui bek kiri yakni Alex Sandro pun masih tak tepat pada sasaran.

Walau yterlihat jarang menghadirkan ancaman, Fiorentina justru dapat menyamai skor pada menit ke-70. 2 kesalahan berturut-turut Alex Sandro mememulau catatan gol pada Fiorentina.

Alex Sandro tak mendapati bola pada daerah permainan Juventus dengan begitu melahirkan tendangan pojok untuk Fiorentina. selanjutnya pemain yang berwarganegara Brasil tersebut ikut menjaga Nikola Kalinic. Tandukkan Kalinic mengecoh Gianluigi Buffon.

Juventus cuma perlu waktu 5 menit saja untuk dapat kembali pada posisi unggul. Higuain yang bergabung selaku pesepak bola pelapis menjebol gawang Fiorentina mensusul bola liar yang berada pada kotak penalti hasil tendangan Khedira.

Juventus semestinya dapat unggul dengan skor lebih tinggi. 2 kesempatan Mario Lemina masih dapat disangkal oleh Tatarusanu.

Keberhasilan ini memposisikan Juve pada posisi ke 2 klasemen. Mereka hanya berjarak gol saja dari AS Roma yang unggul dengan hasil  4 gol tanpa adanya aksi balas dari Udinese.

Bacca Ingin Tetap di Rossoneri Demi Meraih Laga Eropa

Carlos Bacca menyampaikan kejelasan akan berada terus di AC Milan usai diisukan akan angkat kaki menuju klub lain yang tampil pada kompetisi Liga Champions. Dia percaya cinta-citanya tampil di Eropa bersama dengan Rossoneri akan terealisasi musim ini.

Bacca hijrah menuju AC Milan yang mulanya dari Sevilla pada tahun lalu usai membawa klub La Liga itu pemenang Liga Europa. Pada tahun perdananya di Italia, pesepak bola yang kini berumur 29 tahun tersebut mencatatkan 18 gol padaa partai Serie A akan tetapi AC Milan cuma dapat keluar di posisi ke 7.

West Ham adalah klub yang ditahun ini sangat sering diberitakan nyaris memperolehnya. Akan tetapi Bacca pada akhirnya mengatakan bahwa dirinya bakal setia untuk AC Milan demi menyusul pertandingan Eropa tahun depan.

“Sederet skuat sangat mengharapkan saya, namun pada kenyataanyaan saya membuat keputusan bertahan dan saya merasa senang dengan pilihan ini. Saat ini saya mesti besiap untuk mengawali tahun ini,” ucap Bacca pada halaman resmi klu.

“Berpeluang tampil di Eropa amat penting untuk saya, itulah yang menjadi alasan kenapa saya mau hengkang dari Rossoneri pada skuat yang tampil pada Liga Champions. Namun saya tak sekalipun berpikiran untuk hengkang dari Sevilla yang tampil di Liga Champions dan menuju AC Milan.

“Cita-cita saya ialah tampil di Eropa dengan mengenakan seragam merah-hitam. Dengan dihadiri keluarga saya dan kami tidak akan pergi meninggalkan sebelum memperoleh target ini. Saya merupakan pesepak bola yang sangat berambisi, saya tidak memperolehnya tahun lalu, namun saya yakin teman dan diri saya pribadi akan menjalankan yang terbaik agar masuk menuju kemenangan Eropa,” ucap pesepak bola yang berasal dari Kolombia ini.