Tag Archives: Piala Eropa 2016

Ini Dia Pelatih Anyar Tim Nasional Spanyol

Asosiasi Sepak Bola Spanyol sengan nama RFEF, hari Kamis, tanggal 21 juli 2016, usai memilih Julen Lopetegui selaku pelatih anyar Tim nasional Spanyol. Pria yang diketahui berusia 49 tahun ini selaku pengganti dari Vicente del Bosque yang telah mengeluarkan diri setelah ajang Piala Eropa tahun 2016 ini.

Saat sebelumnya, Lopetegui pada predikat tak memiliki pekerjaan usai didepak oleh FC Porto pada bulan Januari tahun 2016 ini. Dirinya didepak usai Porto mendapatkan 3 gagalan secara berturut-turut, termasuk kegagalan atas skor 0-2 melawan Sporting Lisbon.

Seperti yang sempat dikabarkan pada salah satu media, kala itu Lopetegui sempat menghantarkan Tim nasional Spanyol memenangi Piala Eropa U-19 yang dilangsungkan di Estonia tahun 2012 lalu. Satu tahun selanjutnya, dirinya membawa Tim nasional Spanyol memenangi kompetisi Piala Eropa U-21. Saat itu Spanyol dibela sederet pemain seperti Koke, Isco, Thiago Alcantara, dan David de Gea.

Disamping itu, Del Bosque telah membuat keputusan hengkang usai Spanyol terhempas di tahap perempat final ajang Piala Eropa tahun 2012. Kala itu Spanyol ditundukkan dengan skor 0-2 melawan skuad Italia atas gol Graziano Pelle dan Giorgio Chiellini.

Del Bosque selaku pelatih Tim nasional Spanyol selaku pengganti dari Luis Aragones ditahun 2008. Mantan pelatih Los Blancos berhasil menghantarkan Spanyol dalam memperoleh trofi Piala Dunia tahun 2010. 2 tahun lanjutnya, atas kepiawaiannya menjadikan Spanyol dapat mempertahankan title Piala Eropa.

Lopetegui segera melakoni pekerjaan perdananya saat Tim nasional Spanyol bertanding melawan Belgia pada laga persahabatan yang jatuh pada tanggal 2/9/2016  mendatang. 4 hari selelanjutnya, Spanyol berjumpa dengan Liechtenstein pada babak penyisihan ajang Piala Dunia tahun 2018 nanti.

‘CR7 Terdaftar Sebagai Selebriti Paling Kaya’

Cristiano Ronaldo masih saja menghadirkan kehebohan. Sebagai akreditasi diri selaku pemenang pada ajang Piala Eropa 2016 yakni bersama dengan timnas Portugal, sekarang namanya terdaftar pada rentetan 5 superstar dunia yang kaya raya menurut salah satu majalah.

Seperti yang diinformasikan lewat media, hari Rabu, tanggal 13 juli 2016 waktu malam, tahun ini adalah yang amat baik bagi aronaldo. Karena ketika sebelumnya CR7 pun sudah terlebih dulu dalam mengangkat piala Liga Champions bersama dengan Los Blancos –julukkan Real Madrid.

Terbebas dari urusan dirinya selaku pemain sepak bola, keberhasilan  Ronaldio secara fmateri pun membuat masyarakat tercengang. Pendapatannya yang berasal dari honor klub serta pihak pendukung utama(sponsor) menjadikannya kaya raya. Tidak hanya di lingkungan yang menengah keatas, kekayaan CR7 pun saat ini mampu bersaing dengan sederet penyanyi ternama seperti boyband asal Inggris yakni One Direction sampai dengan penyanyi solo Taylor Swift.

Majalah tersebut memperkirakan eks gelandang Setan Merah(MU) dan Sporting Lisbon tersebut mempunyai jumlah kekayaan senilai 66.900.000 ponsterlingsterling atau setara dengan Rp 1,15 triliun. Dari nilai itu, 41.500.000 pound bermuasal dari gajinya selaku striker Real Madrid. Dan untuk sisanya merupakan kontrak selaku ikon atau brand ambassador pembuat apparel Nike.

CR7 berada pada posisi peringkat ke 4 setelah Taylor Swift, mengisi daftar selebriti paling kaya yang ada di dunia musim ini yakni dengan dengan total kekayaan sebesar 129.400. ada boyband asal Inggris yakni One Direction dan notulis serial fiksi Alex Cross, yakni James Patterson.

Beda hal dengan La Pulga, penyerang FC Barcelona tersebut menduduki posisi 8 di dunia selaku selebriti paling kaya dengan total kekayaan sebesar 61.300.000 poundterling atau setara dengan Rp 1,06 triliun.

Antoine Griezmann Boyong 2 Title Sekaligus

Striker Prancis, yakni Antoine Griezmann menciduk 2 gelar pada ajang Piala Eropa tahun 2016 ini. Disamping memperoleh gelar sebagai peraih skor terbanyak, dirinya pun ditunjuk selaku gelandang terbaik pada ajang 4 tahunan antarnegara Eropa itu.

Selama ajang Piala Eropa 2016, gelandang yang berumur 25 tahun tersebut telah mencatatkan 6 gol dan memasukkan 2 kali upaya. Griezmann sebagai gelang ke 2 yang sukses memasukkan lebih dari 5 gol pada ajang Piala Eropa.

Gelandang pertama yang sukses menjalaninya ialah sosok sejarawan Prancis, yakni Michael Platini. Eks Presiden UEFA tersebut memasukkan 9 gol pada ajang Piala Eropa tahun 1984 silam.

“Antoine Griezmann adalah sumber ancaman kerap kali dirinya tampil bermain. Dirinya berusaha penuh demi skuat dan mempunyai teknik, mimpi, serta kemampuan pengakhiran yang bagus,” ucap pemimpin skuad teknis UEFA yakni Ioan Lupescu.

“Sejumlah pemerhati teknis yang telah berisikan tiga belas orang telah bersedia memilihnya selaku sebagai gelandang yang amat tangguh selama pergelaran ajang Piala Eropa 2016,” ucap Ioan dengan menambahkan.

Disamping itu, gelandang belia terbaik pada ajang Piala Eropa 2016 sebagai kepunyaan pemain Portugal, yakni Renato Sanches. Dirinya pun tetlah memecahkan rekor gelandang yang paling muda yang bermain pada partai final dengan umur yang tengah menginjak delapan belas tahun 328 hari.

Saat sebelumnya, rekor tersebut sebagai kepunyaan dari Cristiano Ronaldo. Pada saat bermain pada fase final Piala Eropa tahun 2004 lau, setelah pemain sekaligus megabintang dari Real Madrid dan juga Portugal tersebut tengah berusia 19 tahun 150 hari.

CR7; Peristiwa Terbaik Selama Berkarier’’

Selaku pemimpin tim Portugal, yakni Cristiano Ronaldo, menyebut kesuksesan memenangi Piala Eropa 2016 sebagai salah satu peristiwa yang paling menggembirakan selama karier sepak bolanya. Kala itu Cristiano Ronaldo sempat mengatakan, bahwa semua masyarakat Portugal pantas memperoleh trofi ini.

Portugal secara sah menjadi pemenang pada ajang Piala Eropa 2016 setelah mendukkan tim tuan rumah, yakni Prancis dengan prolehan skor akhir 1-0 pada partai final yang dilangsungkan di Stade de France, hari Senin tanggal 11 juli 2016, dinihari WIB. atas gol tunggal Portugal yang dilahirkan gelandang pengganti, Eder ketika adanya penambahan waktu.

“Hal tersebut merupakan salah satu peristiwa amat mengemberikan pada perjalanan karier saya. Sering kali mengungkapkan, saya mau menjuarai trofi bersama dengan timmas dan mendapati rekor sejarah. Rakyat Portugal pantas memperoleh hal ini. Sama halnya dengan teman satu tim dngan saya,” ucap Cristiano Ronaldo.

Pada Partai final tersebut sebenarnya cukup mengecewakan untuk Cristiano Ronaldo. Dikarenakan, Dirinya tak dapat tampil secara full dikarenakan mendapati masalah cedera pada bagian lutut setelah tertabrak dengan salah seorang pemain Prancis, yakni Dimitri Payet.

Walau begitu, semangat Cristiano Ronaldo dalam menjuarai laga layak diberi apresiasi. Dengan balutan perban yakni pada bagian lututnya, CR7 terus memberi semangat kepada rekan satu timnya yang tengah berada  dikursi cadangan.

Sekai-sekali, dirinya ikut memberi pengarahan untuk teman satu timnya yang tengah berusaha menghadapi gencatan Prancis.

“Saya amat merasa bahagia. Hal tersebut merupakan sesuatu yang saya impi-impikan sudah lama, sedari 2004 silam. Sunggu disangkan, laga tak berjalan dengan baik untuk saya, namun saya selalu yakin terhadap rekan satu tim dengan saya. Mereka mempunyai kemampuan dan talenta,” ucap Ronaldo.

‘Kecemasan Cacic Terhadap CR7’

Pelatih timnas Kroasia, yakni Ante Cacic, perbesan terhadap para gelandangnya untuk begitu saja membiarkan CR7 menunjukkan performa terbaiknya ketika bermain pada tahap per-8 final kompetisi Piala Eropa 2016 kontra Portugal, yang akan dilangsungkan di Stade Bollaert-Delelis, pada harui Sabtu, tanggal 25 juni 2016.

Selaku bintang Los Blancos itu kini tengah berada pada penampilan terbaikknya setelah berhasil dalam memasukkan 2 gol pada laga terakhir kualifikasi grup kontra Hungaria.

Walau pertandingan tersebut telah usai yakni dengan prolehan skor seri 3-3, Cristiano Ronaldo paling tidak sanggup membuat sang komentator yang menyerangnya sebab tak berhasil dalam memasukkan gol ketika 2 pertandingan di awal.

“Pastinya, kami mesti mengatisipasi dan menjaga kedudukan dengan sebaik mugkin. Mereka merupakan skuat dengan kualitas setiap pemain yang cukup hebat dan salah satunya Cristiano Ronaldo yakni sebagai pemain andalan mereka,” ucap Cacic pada jumpa pers jelang laga.

Mengetahui akan adanya ancaman yang membahayakan yang ditampilkan CR7, kala itu Cacic meminta Ivan Rakitic beserta rekan-rekannya untuk memblok batas gerak Cristiano Ronaldo pada laga nanti.

“Yang kami mesti perbuat ialah tak membiarkan dirinya untuk memperlihatkan kemampuan yang ia miliki,” ucap Cacic.

“Kami mesti berkonsentrasi dan membuat diarinya tak bermain seperti yang diharapkannya. Benteng kami mestilah kuat dalam menyurutkan aksi Cristiano Ronaldo,” tambahnya.

Kroasia telah dipastikan sudah dapat diperkuat oleh 2 gelandangnya yakni Mario Mandzukic dan juga Luka Modric pada laga nanti. Masing-masing gelandang tersebut pernah absen ketika laga terakhir kualifikasi grup kontra Spanyol sebab mendapati masalah cedera.

“Saya tak dapat katakana bahwa dirinya sehat untuk tampil selama sati setengah jam. Semuanya terlihat baik namun saya akan membuat keputusan bahwa mereka akan tampil besok, sebelum laga,” ujarnya lagi.

Laga antara Kroasia kontra Portugal akan dilangsungkan pada hari Minggu, tanggal 26 juni 2016, pada pukul 02.00 WIB.

Bale Menjadi Sumber Ancaman di Tahap Grup

Tahap grup pada ajang Piala Eropa 2016 sudah usai. Sejumlah catatan timbul, salah satunya ialah gelandang yang amat membahayakan terhadap gawang lawan.

Atas hal tersebut, menimbulkan 16 skuat yang masuk menuju fase 16 besar. Seusainya tahap grup, sejumlah torehan dapat terlihat diantaranya menyangkut performa individu.

Mengenai ancaman terhadap gawang milik lawan, untuk sejauh ini adanya seorang striker Wales, bernama Gareth Bale, yang berada pada posisi urutan pertama. Akun resmi UEFA membukukan bahwa Bale melesatkan sebanyak 16 kali upaya, yang mana dari total tersebut, 11 di antaranya menjurus ke arah gawang.

Dari total upayanya itu, Bale sanggup mencatatkan 3 gol. Dari pencapaian gol tersebut membuat 1 dari 2 skor terbanyak sementara ini bersama dengan striker Spanyol yakni Alvaro Morata.

Morata pribadi bukan berada pada posisi ke 2, sebab peringkat itu diduduki oleh salah seorang bintang Portugal, yakni Cristiano Ronaldo. CR7 tercatat mempunyai 8 kali upaya yang menjurus ke arah gawang dan baru menghasilkan 2 gol.

Striker yang kini tengah berusia 31 tahun itu bisa dbilang sangat boros dalam melesatkan percobaan. Dengan tercatat, demi memperoleh 8 kali upaya on target tersebut Cristiano Ronaldo dengan jumlah keseluruhan melesatkan sebanyak 33 serangan. Dari 33 serangan tersebut 13 di antaranya tidqak mendapatkan target, 11 yang lain di kunci, dan 1 mengenai tiang gawang.

Terkait ancaman terhadap gawang lawan, Morata berada pada posisi peringkat ke 3 yakni dengan 6 kali upaya on target dari jumlah keseluruhan 11 kali percobaan. Walau hasil upaya on target-nya masih belum menandingi  apa yang dilakukan Cristiano Ronaldo, akan tetapi Morata masih lebih efektif  dan akurat sebab selama ini telah mencatatkan 3 gol.

 

CR7 Kesal, Mikrofon Wartawan Yang Jadi Sasaran

Atas penampilannya yang sampai dengan saat ini masih menurun, Ronaldo membuat tindakan yang mengejutkan. Cristiano Ronaldo sudah hilang kesabaran dengan salah seorang wartawan dari Portugal.

Cristiano Ronaldo sedang menjadi pusat perhatian bersamaan dengan langkan yang kurang bagus yang di dapat Portugal pada ajang Piala Eropa 2016. Masuknya pada grup yang dapat dikatakan selaku grub yang mudah, Seleccao das Quinas malah belum lamai ini mencatatkan 2 angka atas 2 laga awal setelah berhasil diseimbangkan oleh Islandia dan juga Austria dengan perolehan skor 0-0.

Pemain sepakbola yang kini tengah berusia 31 tahun tersebut pun mendapati komentar sebab performanya yang tak dapat memenuhi apa yang diharapkan. Ditambah lagi pada pertandingan melawan Austria, Cristiano Ronaldo tak berhasil dalam maksimalkan pada saat drama adu penalti dengan yang dapat menghadirkan adanya kemungkinan dalam membawa Portugal juara.

Dan hasilnya, Portugal saat ini menghadapi persaingan yang sangat menentukan kontra Hongaria yang akan dilangsungkan pada hari Rabu tanggal 22 juni, malam WIB. Cuma sebuah kejuaraan yang dapat meloloskan CR7 dan rekan-rekannya dalam menuju tahap knockout.

Disampaikan dari 101 Great Goals, peristiwa tersebut berlangsung terjadi ketika tim Portugal tengah berlangsung kalem jelang pertandingan kontra Hongaria. Selaku wartawan pria CMTV kemudian mendatangi Cristiano Ronaldo yakni hanya sekedar menanyakan apakah dirinya seutuhnya bersiap untuk laga tersebut.

Cristiano Ronaldo, bukannya menanggapi apa yang ditanyakan terhadapnya, justru merampas mikrofon yang kala itu tengah berada dalam genggaman sang wartawan sebelum membuangnya meuju danau yang kala itu berada disebelah kirinya.

Hal apa yang menjadikan Cristiano Ronaldo begitu murka? Kala itu CR7 dikabarkan sedang tidak harmonis dengan stasiun televisi tersebut.

Ketika tahun 2014, CR7 tak mau menanggapi mengenai pertanyaan yang dilontarkan dari CMTV pada sebuah pertemuan dengan pers setelah laga sebab adanya reportase yang memfitnah menyangkut dirinya, keluarganya, dan serta pula tim nasional Portugal.

 

 

 

 

Hasil Keputusan Griezmann Antara Spanyol Dan Perancis

Antoine Griezmann saat ini tengah berjuang membela Perancis yakni pada fase putaran final Piala Eropa tahun 2016 ini. Walau begitu, gelandang yang kini tengah berumur 25 tahun tersebut tidak dapat begitu saja melupakan Spanyol.

Tentu, Griezmann sempat mengungkapkan bahwa hatinya sering kali terpecah diantara 2 negara tersebut. Hal tersebut dikarenakan dirinya telah lama berada tinggal di negeri Matador itu walaupun asal muasak dirinya lahir yang bertempat di Macon, yakni Perancis.

Sedari usia sebelas tahun lalu, Griezmann memutusakan untuk pindah menuju San Sbeastian dan bergabung dengan Real Sociedad. Setelah itu pada tahun 2014, diriya hijrah menuju Atletico Madrid sampai dengan saat ini.

Dari yang sudah disampaikan Griezmann, dirinya tak menjadi masalah apabila seandainya diharuskan pindah warga Negara yakni selaku warga Negara Spanyol. Griezmann pun tak mengelak bahwasannya dirinya sudah cocok berada di Spanyol.

Akan tetapi, sebuah keinginan yang kuat dari dirinya mengharuskan Griezmann memutuskan untuk berada di tanah kelahirannya.

“Saya melihat gelandang seperti Thierry Henry dan Zinedine Zidane menjuarai Piala Dunia pada tahun 1998, maka saya mau bermain untuk timnas Prancis dan tampil dengan menggunakan seragam tim nasional,” ucap Griezmann.

Gelandang yang menghantarkan Atletico sebagai finalis pada ajang Liga Champions tahun 2015-2016 itu juga merasa senang apabila nantinya Prancis dan Spanyol berjumpa pada tahap final Piala Eropa tahun 2016 ini.

“Apabila Prancis gagal, saya akan frustasi dan dilecehkan pada saat kembali menuju klub. Akan tetapi, apabila kami juara, saya akan merasa sangat gembira,” ucap Griezmann.

CR7 Kerap Mendapat Cacian

Salah seorang pemain yang merupakan bintang dari timnas Portugal, yakni Cristiano Ronaldo, terus menerus mendapati cacian setelah laga kontra Islandia pada babak kualifikasi Grup F ajang Piala Eropa 2016, hari Selasa, tanggal 14 juni 2016.

Critiano Ronaldo tak menerima atas pertandingan yang berakhir seri dengan skor 1-1 itu dikarenakan Islandia bermain amat bertahan dirinya juga mengatakan rivalnya tersebut mempunyai karakter yang lemah.

Dalam format dihari Jumat, tanggal 17 juni 2016, harian Jerman dengan nama Bild, sampai-sampai menuliskan tema, “Cristiano Ronaldo, laki-laki yang sangat sombong yang ada dimuka bumi ini.”

Artikel itu mengecam Cristiano Ronaldo terkait prilaku arsitek Seleccao das Quinas ini yang menyatakan bahwa, “Islandia mempunyai karakter lemah. Mereka tak akan memperoleh apa-apa.”

Pendapat Bild, CR7 pun enggan untuk bertukaran baju dengan kapten dari Islandia, yakni Aron Gunnarsson.

Bild memberitakan bahwasannya CR7 menanggapi ajakan dari Gunnarsson dengan mengucapkan, “Anda itu siapa?”

Namun, AS menyampaikan pada hari Jumat, tanggal 17 juni 2016, bahwa usai mencari tahu ujung paling dekat dari penayangan ulang, CR7 kelihatab menunjuk pada bagian terowongan dan mengatakan “inside”, yang bertanda peraih 3 Ballon d’Or tersebut mau bertukaran di dalam ruangan.

Gunnarsson pada akhirannya menyangkal ungkapan yang mengklaim CR7 bersikap angkuh.

“Memang betul bahwasannya saya yang mengajak untuk bertukar kaos. Akan tetapi, CR7 tak menanyakan siapa saya. Dirinya menyatakan bahwasannya itu tak jadi masalah, namun pada saat berada di dalam kamar ganti,” ucap Gunnarsson pada halaman Marca, hari Jumat, tanggal 17 juni 2016.

“Saya sudah capek dengan kisah ini. Saya mau berkonsentrasi pada laga selanjutnya. Hal tersebut merupakan masa yang sudah lewat dan tak ada yang mau saya bicarakan  lagi,” ungkapnya.

Gareth Bale Bersiap Takhlukan Rusia

Gareth Bale bertekat akan berusaha degan semaksimal mungkin demi menghantarkan timnas Wales agar dapat berhasil masuk menuju fase enam belas besar pada ajang kompetisi Piala Eropa 2016.

Selama ini, Bale bermain cukup memuaskan yakni dengan mencatatkan dua gol. Salah seorang pemain yang merupakan bintang Los Blancos itu mencatatkan gol perdananya pada saat The Dragons unggul yakni dengan perolehan skor 2-1 dari Slovakia.

Bale selanjutnya berhasil kembali dengan memasukkan gol ketika berhadapan dengan Inggris, walaupun pada akhirannya Wales berhasil ditundukkan dengan perolehan skor1-2 untuk laga ke 2 tersebut.

Kegagalan itu menjadikan Wales dalam sementara waktu berada pada posisi peringkat ke 2 yakni dengan mengantongi tiga angka.

Pada akhirnya, Wales mau tak mau harus memperoleh keunggulan pada saat kontra Rusia untuk laga terakhir, pada hari Selasa, tanggal 21 juni 2016, dengan tujuan dengan mengunci tiket menuju babak enam belas besar.

“Ajang kompetisi belum usai. Kami masih memiliki kesempatan dan kami akan bermain dengan menambahkan power kami ketika menjalani laga terakhir,” ucap Bale.

Sang pelatih dari Wales, yakni Chris Coleman, juga memerintahkan anak didiknya untuk kembali membangkitkan rasa semangat ketika kontra Rusia.

“Pertandingan nanti sebagai laga terakhir untuk seluruh tim. Rusia lebih senior. Mereka tentu akan kembali berjuang usai melupakanrasa kecewa yang sempat dirsakan,” ujarnya.

Rusia saat ini masih mencatatkan 1 angka usai sukses bertahan dengan skor seri kontra Inggris yakni 1-1. Pada laga ke 2, mereka menelan kekalahan dengan skor akhir 1-2 atas Slovakia.