Tag Archives: Liverpool

Berikut Sebab Wenger Enggan Mainkan Alexis

Arsene Wenger seaku manajer pada Arsenal, sempat mengatakan bahwa dirinya dirinya tak menyesal meposisikan Alexis Sanchez sebagai cadangan pada pertandingan kontra Liverpool, hari Sabtu, tanggal 4 Maret 2017. Dia menganggap kegagalan skuanya atas skor 1-3 bukan bukan bukan hal itu.

Alexis Sanchez baru tampil main pada fase ke-2 sebagai pengganti dari Francis Coquelin. Pada fase ke-1 Wenger lebih mempercayakan Olivier Giroud selaku sosok kunci.

Nyatanya puluhan Wenger dapat dikatakan salah. Giroud tidak sanggup menciptakan kesempatan sama sekali dan The Gurnners(juukan Arsenal) ketinggal 2 poin ketika jeda.

Terlihat Alexis Sanchez secara langsung memberikan efek yang baik pada saat dimainkan. Ia memberikan upaya dalam mencetak gol untuk Danny Welbeck dan menjadikan posisi skor menjadi 2-1.

“Saya tak merasa menyesal meposisikan Sanchez selaku pelapis. Cuma ada satu yang menjadi penyesalan diri saya ialah The Gurnners gagal malam ini,” ujar Wenger seperti yang kabarkan oleh salah satu sumber.

“Putusan semacam itu bukanlah hak yang gambang, akan tetapi saya cukup tangguh untuk melakukannya. Yang menjadi alasan saya untuk memposisikan Sanchez selaku pelapis ialah sebab kami mau tampil dengan sederet bola langsung dan mau pesepak bola yang tangguh dengan pertarungan udara,” ucap Wenger menambahkan.

Kegagalan menjadikan The Gurnners turun pada peringkat ke-5 klasemen– Liga Inggris. Sementara The Reds masuk menuju pos 3 besar.

“Saya sadar Sanchez merupakan penyerang tangguh, itu pula yang menjadi alasan saya merekrutnya. Akan tetapi semua penyerang The Gurnners memiliki predikat yang sama,” ucap Wenger.

Pelatih Liverpool Ini Tidak Gentar Menuju Old Trafford

Pelatih pada skuat Liverpool, yakni Juergen Klopp, mengatakan tidak adanya perasaan cemas jelang kunjungan skuatnya menuju markas Manchester United dalam laga terusan Premier League tahun 2016/2017, hari Minggu, tanggal 14 Januari 2017.

The Reds hadir menuju Old Trafford dengan keadaan yang kurang baik. 3 hari sebelum bertanding kontra Manchester United, tim arahan Klopp tunduk atas skor tipis 0-1 atas Southampton pada paruh kesatu di semifinal Piala Liga.

Sementara disisi yang lain, Pihak Manchester United malah tengah berada dalam keyakinan diri yang besar. Tim arahan Jose Mourinho belum tertandingi dalam lima belas pertandingan terakhir di semua laga.

Laju baik The Red Devils tentu tidak langsung menjadikan Klopp kuatir. Dia mengatakan skuatnya siap berduel.

“Tak ada yang mesti dicemaskan. Sekarng ini, apa saja itu dapat terjadi,” ujar Klopp yang disampaikan melalui salah satu media.

“Apa yang mesti saya cemaskan? Manchester United kemungkinan saja tidak dalam penampilan terbaik pada pekan nanti. Tak ada yang bisa menduganya,” ujar eks pelatih skuat Borussia Dortmund tersebut.

Bila dilihat dari data statistik, Klopp tentu pantas pede dikarenakan menang rekor pertemuan dari pelatih MU, Jose Mourinho.

Dari jumlah keseluruhan 6 pertarungan, Klopp sukses memperoleh 3 keunggulan dan Mou 1 kali. 2 sisanya dengan akhiran imbang.

Saat terakhir Klopp bertemu Mou iaah pada saat Liverpool bertanding kontra MU dalam laga yang dihelat di Anfield, pada tanggal 17/10/2016. pertarungan berkesudahan dengan tak adanya gol yang tercipta.

Usai Absen, Ibra dapat Kembali Main Lawan The Reds

Pelatih skuat Setan Merah(MU), yakni Jose Mourinho, merasa keadaan Zlatan Ibrahimovic sudah membaik dan telah siap untuk tampil kembali ketika skuatnya bertanding kontra Liverpool selaku skuat tamu yang akan dihelat di Stadion Old Trafford, hari Minggu, tanggal 15 Januari 2017.

Ibra sebetulnya masuk kedalam daftar susunan pesepak bola inti Manchester United dalam pertandingan semifinal ke 1 Piala Liga Inggris melawan Hull City, yang berlangsung pada hari Selasa, tanggal 10 Januari 2017 atau lebih tepatnya hari Rabu dini hari WIB. Akan tetapi, dirinya nyatanya tidak bermain dan pos-nya pada baris depan di isi oleh Marcus Rashdord.

Pada akun resmi klub, Mou menyatakan bahwasannya Ibra tengah sakit. Hal itu mengakibatkan penyerang yang berasal dari Swedia tersebut izin tampil melawan Hull City yang dijuarai skuatnya atas skor akhir 2-0 melalui cetakan gol Marouane Fellaini dan Juan Mata.

Masyarakat juga menanyakan terkait peluang Ibra tampil pada pertandingan berikutnya. Apalagi, kontra The Red Devils – sebutan MU selanjutnya ialah The Reds, sang pesaing utamanya.

“Zlatan Ibrahimovic tengah keaadaan sakit. Akan tetapi, saya fikir tidak ada persoalan dan dirinya bakal baik-baik saja,” ucap Mou merepons pertanyaan dari jurnalis terkait keadaan Ibrahimovic, setelah pertandingan melawan Hull City seperti disampaikan dari akun resmi klub.

Bila Ibra diyakini dapat bermain kontra Liverpool, lain halnya pada diri Marcos Rojo. Bek yang berasal dari Argentina tersebut diperkirakan tetap tidak dapat tampil melawan The Reds.

“Saya tidak tahu apakah Rojo bakal pulih. Dirinya mendapati cendera pada ototnya,” ujar arsitek yang berasal dari Portugal tersebut.

“Saya tak menyatakan bahwasannya dirinya tidak siap untuk tampil. Akan tetapi, saya cuma menyampaikan keraguan saya,” ucap pelatih akan mengijak susi 54 tahun diakhir bulan Januari nanti.

Laga melawan Liverpool, Mou berkeinginan slkuatnya dapat melanjutkan tren baik yang kerap kali juara. Termasuk pertandingan kontra Hull City, Wayne Rooney dan rekan-rekan telah mencatat Sembilan keunggulan berturut-turut di semua pertandingan yang di ikuti.

Sunderland Berhasil Mengimbangi The Reds

Liverpool tak berhasil melanjutkan hasil baik yang diperoleh pada masa Natal dan Tahun baru usai di imbangi oleh Sunderland pada laga yang dilangsungkan di Stadium of Light, hari Senin, taggal 2 Januari 2016.

Sempat 2 kali menang lewat cetakan gol Saido Mane dan Daniel Sturridge, The Reds mesti merasa puas atas hasil seri yakni 2-2 sebab Sunderland dapat melakukan aksi balasan lewat 2 gol penalti yang dilakukan Jermain Defoe.

Gol perdana The Reds dihasilkan ketikan masuk dimenit 19. Melalui satu sendangan sudut, Dejan Lovren menanduk bola menuju muka gawang milik Sunderland yang secara cepat disambar oleh Sturridge.

Kemenangan Liverpool cuma bertahan 6 menit sebab Sunderland memperoleh penalti setelah Defoe dilanggar. Defoe bertindak selaku algojo tidak melepaskan kesempatan tersebut.

Hasil seri pada skor1-1 pada fase ke 1 ini adalah kerugian untuk Liverpool yang unggul dengan nilai 72% atas mendominasi bola dan memiliki sebelas kesempatan, berbanding 5 punya skuat tuan rumah.

Liverpool kembali menang ketika masuk dimenit 72. Dan kembali lagi melalui satu tendangan sudut, Mane sukses memaksimalkan bola dari Didier Ndong untuk menundukkan Vito Mannone.

Akan tetapi, Mane pula sebagai sosok atas gol penyeimbang pada posisi Sunderland ketika memasuk dimenit 84 sebab dirasa memegang bola dengan tangan ketika belangsung tendangan bebas. Defoe kembali menghasilkan skor seri.

Hasil seri dengan skor 2-2 ini tidak merubah kedudukan The Reds pada urutan ke-2. Mereka telah mencatatkan 44 gol dalam dua puluh 20 laga yang dimainkan.

Disamping itu, kerugian pula dirasakan The Reds. Sturridge mesti ditarik sebelum pertandingan usai sebab mendapati persoalan pada kakinya. Sementara, dirinya baru pulih dari cedera.

Henderso Hiraukan Pesaing pada Premier League

Pemain dan juga selaku kapten pada skuat Liverpool, yakni Jordan Henderson, tidak menghiraukan pesaing skuatnya dalam pencarian title pemenang Premier League tahun 2016/17.

The Reds mempertahankan kedudukannya pada urutan 2 klasemen atas keungulan telak yakni skor 4-1 kontra Stoke City pada laga yang dilangsungkan di Anfield di hari pertandingan ke delapan belas, hari Selasa, tanggal 27 Desember 2016.

Klub arahan Juergen Klopp ketinggal terlebih dahulu usai dijebol oleh Jonathan Walters ketika masuk dimenit 12. The Reds selanjutnya melakukan aksi balasan melalui Adam Lallana pada menit ke-34, Roberto Firmino dimenit ke-44, gol bunuh diri Gilbert Imbula dimenit ke-59, serta Daniel Sturridge dimenit ke-70.

Liverpool sekarang mencatatkan empat puluh angka atau ketinggal 6 poin atas The Blues selaku pemimpin klasemen. The Citizens membuntuti dari posisi ke-3 atas raihan 39 angka.

Dibanding membayangkan metode untuk memenangkan raihan angka The blues atau memperluas selisih dari Manchester City, kala itu Henderson lebih berfikiran untuk berkonsentrasi melalui laga demi laga.

“Tidak menghiraukan siapa pesaing kami. Kami cuma konsentrasi atas apa yang kami perlukan pada skuat,” ujar pesepak bola berumur 26 tahun tersebut disampaikan oleh salah satu media.

“Hari ini merupakan satu cobaan besar dan setiap kejuaraan adalah hasil baik. Kami saat iniharus konsentrasi pada laga berikutnya,” ucap Henderson.

Berhasil melampaui hadangan Stoke, cobaan yang tidak kalah sulit berat akan dilewati Henderson dan rekan-rekan. Mereka bakal bertanding kontra The Citizens selaku skuat tamu, hari Sabtu, tanggal 31 Desember 2016.

Masa Berduka Pemain The Blues Sudah Usai

Salah satu pemain serang The Blues(julukan Chelsea), yakni Willian, sudah menjalani masa yang berat sulit yang dikarenakan oleh meninggalnya sang ibu dibulan Oktober 2016 lalu.

Usai sang ibu meninggal dunia, Willian telah sempat melewati 1 minggu di Brasil untuk memulikan diri pasca ditinggal pergi oleh sang ibu untuk selama-lamanya. Dan hasil, kiprahnya bersama The Blues cukup terganggu.

Dirinya juga mau tak mau tak di ikut sertakan dalam tim untuk 2 pertandingan Premier League kontra Everton, yang dilangsungkan pada tanggal 5/11/2016. dan Middlesbrough, pada tanggal 20/11/2016.

“Masa itu amat berat untuk saya. Kehilangan sosok ibu amat terasa amat sulit untuk saya,” ucap Willian.

Secara bertahap, Willian pun telah mengembalikan konsentrasinya pada sepak bola. Dirinya kerap dimainkan dalam 5 laga terakhir The Blues pada ladga Premier League, 2 di antaranya sebagai pemain depan.

Peran serta Willian juga temasuk baik. Dalam masa itu, dirinya telah memasukkan 1 buah gol menuju jaring The Blues dan 1 upaya memasukkan gol yang berakhiran pada gol semata wayang menuju jaring milik Sunderland.

“Sekarang, saya cuma berfiki hal yang baik dan mau melanjutkan kerja keras dan berjuang. Kami mesti mempertahankan penampilan dan terus memperoleh kejuaraan,” ujar dirinya.

The Blues masih berada pada posisi teratas klasemen Premier League dengan modal 43 poin dalam 17 pertandingan. Mereka menang 6 angka poin dari Liverpool dan 7 poin dari The Citizens.

Balotelli Bujuk Rekannya Untuk Tinggalkan Liverpool

Salah seorang penyerang bengal yakni Mario Balotelli merasa prihatin atas masa depan pesepak bola belakang The Reds bernama Mamadou Sakho. Balotelli memberikan saran terhadap Sakho untuk pindah klub dalam jendela transfer yang akan dibuka pada bulan Januari 2017 nanti.

Sakho tak sekalipun diturunkan oleh juru taktik Liverpool yakni Jurgen Klopp pada tahun ini. Pesepak bola timnas Prancis tersbut dilepas oleh Klopp mengingat sederet tindakan indisipliner selama pramusim dan minggu-minggu awal tahun 2016-17.

Pelatih yang berasal ddari Jerman tersbut lebih percaya untuk memainkan Joel Matip dan Dejan Lovren untuk menjaga pertahanan The Reds tahun ini. Menyaksikan Sakho tak dimainkan oleh oleh Klopp, Balotelli mau eks teman satu timnya tersebut mengikuti jejaknya hijrah menuju Nice.

“Saya berkata terhadapnya dari waktu ke waktu. Saya menyatakan pada dirinya sayang sekali jika pesepak bola seperti dirinya tak tampil dalam pertandingan. Saya sudah turun main bersama dengan Sakho, dinya merupakan  salah 1 bek terbaik yang sempat saya temui. Dirinya layak tampil disetiap laga, untuk timnas juga,” ucap Sakho.

“Ia semestinya keluar dari The Reds. Saya bakal meyuruhnya apakah ia mau datang menuju Nice! Pada bulan Januari nanti, hal tersebut bakal baik,” ucap Balotelli dengan tegas kepada salah satu media.

Sedari pindah menuju Nice pada musim panas yang lalu, Balotelli sanggup mendapati kembali bentuk performa terbaiknya. Dirinya sanggup memasukkan sebanyak 6 gol dalam 6 pertandingan pertama di Ligue 1.

Tampil Seri Kontra The Reds, De Gea dapat Sanjungan

Manchester United sukses menahan skuad tuan rumah yakni The Reds-julukan Liverpool dengan skor 0-0, kala laga yang dilangsungkan di Anfield Stadium pada fase terusan Liga Premier Inggris, hari Selasa dini hari WIB, tanggal 18 oktober 2016.

Keberhasilan Manchester United ini, tidak terlepas atas peranan dari penjaga gawang mereka yakni David de Gea. 2 kali penyelamatan yang cemerlang yang dijalani De Gea sudah menyelamatkan skuad Manchester United dari kegagalan.

Penyelamatan yang ke 1 dijalani penjaga gawang yang memiliki betuk tubuh atletis ini, ketika menhadang tembakan yang tengah dilakukan Emre Can. Penampilan ke 2 De Gea dengan secara sedikit atraksi dengan tepisan keluar kotak, bola hasil tembakan Philippe Coutinho.

performa penjaga gawang yang berasal dari Spanyol tersebut, memperoleh sanjungan dari pelatih The Reds yakni Jurgen Klopp. “Mereka tak menghasilkan kesempatan, mungkin 2 kesempatan di gase ke 2, dan De Gea menciptakan dua atau tiga penyelamatan gemilang, pada akhirnya penampilan kami tidak seperti semestinya,” ucap Klopp.

Saat sebelumnya, Klopp mengatakan tak senang atas performa skuadnya. Dirinya malah berkomentar, Performan Manchester United selaku skuad tamu justru lebih baik dari skuadnya.
Tampil di hadapan supporternya  sendiri, Liverpool bermain kurang tajam, uatamanya pada fase pertama. The Reds dan Manchester United  pun terlihat sama-sama bermain rapih dan begitu waspada.

“Saya tak berputu asa, namun saya tak suka dengan performa kami. Tak adanya orang yang mau memperlihatkan laga ini dalam sepuluh atau dua puluh tahun tahun yang akan datang. Semestinya kami bisa tampil lebih baik lagi,” ucap Klopp, seperti yang di sapaikan oleh salah satu sumber.

Blaugrana Tambah Honor Suarez Menjadi Rp 4,4 Milyar

Masa kontrak pesepak bola yang berasal dari Uruguay, yakni Luis Suarez bersama FC Barcelona tentu memiliki waktu sisa selama tiga musim lagi. Akan tetapi skuad yang berasal dari Katalan itu tetap berencana untuk menambah masa dengan memberikan janji yakni bakal ada kenaikan honor bagi dirinya.

Sedari tahun lalu, Luis Suarez adalah pesepak bola utama Los Blaugrana julukan-FC Barcelona bersama dengan Neymar dan Lionel Messi. Eks penyerang The Reds(julukan Liverpool) tersebut menjadi peraih skor terbanyak di La Liga yakni dengan mencatatkan sebanyak 40 gol.

Dikabarkan dari salah satu media ternama, sedari direkrut dari Anfield, 2 tahun lalu, Suarez memperoleh gaji dari pihak manajemen FC Barcelona yakni senilai 170.000 poundsterling atau setara dengan 2,8 milyar rupiah setiap minggunya.

Berikutnya, Suarez akan memperoleh penambahan masa kontrak baru dengan jarak waktu sampai dengan tahun 2020 mendatang. Penyerang yang saat ini menginjak usia 29 tahun tersebut pun memperoleh kenaikan upah kerja sebesar 100.000 poundsterling atau setara dengan 1,6 milyar rupiah. Itu tandanya, Suarez akan mendapat bayaran senilai 4,4 milyar rupiah per pekan.

Sedari tahun 2014 lalu, penyerang yang sempat membela Ajax Amsterdam tersebut sudah menghasilkan sebanyak 92 gol selama total 106 aksi yang dimainkan bersama dengan skuad asuhan Luis Enrique di setiap pertandingan.

Disamping itu, Suarez pun sudah menghasilkan 2 piala Copa del Rey, 2 title La Liga, 1 buah trofi Liga Champions, FIFA Club World Cup dan UEFA Super Cup.

Mou Buat Paul Pogba Bagai Gelandang Rendahan

Ketika jendela transfer musim panas 2016 lalu Setan Merah(MU) merekrut Paul Pogba yakni dari Juventus dengan biaya transfer senilai 89.000.000 poundsterling atau kurang lebih sekitar Rp 1,5 triliun. Hal tersebut membuat Paul Pogba selaku pesepak bola paling mahal yang ada di dunia.

Dalam 4 laga terakhir pada kompetisi Liga Premier Inggris, kala itu manajer The Red Devils (juluka Manchester United), Jose Mourinho memposisikan Paul Pogba selaku pemain bertahan pada format 4-2-3-1. Tampil pada pos tersebut, Paul Pogba belum dapat menghasilkan gol dan mencatatkan upaya dalam memasukkan gol bagi ManUnited.

Disamping itu, tercatat pesepak bola Tim nasional Prancis tersebut kerap berbuat kesalahan pada saat mengirim umpan. Terhitungterdapat tiga puluh satu umpan pendek, dua belah umpan tandukan, dan 7 umpan panjang yang teara pada pesepak bola lawan. Paul Pogba pun terhitung telah melesatkan sebelas tedangan tak terarah.

Menurut eks pemain The Reds-julukan Liverpool yang sejarang ini berkerja selaku kritikus Liga Premier Inggris, yakni Jamie Redknapp, Mou telah salah dalam memposisikan Paul Pogba. Kala itu Redknapp merasakan bahwa Pogba tidak terlihat oke saat menyokong pertahanan Manchester United.

“Paul Pogba tentu dapat tampil selaku pesepak bola bertahan. Akan tetapi, itu bukanlah posisi yang pas untuknya,” ucapnya, disampaikan dari salah satu sumber.

Pria yang kini berumur 43 tahun ini menyatakan bahwasannya tempat yang diberi Mou terhadap Paul Pogba amat aneh dan menjadikanpesepak bola yang kini menginjak usia 23 tahun itu terlihat bagaikan pesepak bola rendahan.

“Tampil selaku pemain bertahan menjadikan Paul Pogba sebagai pesepak bola yang mempunyai tarif cuma 20.000.000  poundsterling, bukan sosok yang memiliki tarif 89.000.000 poundsterling. Paul Pogba mesti tambil lebih agresif,” ucapnya.