Tag Archives: Liga Champions

Begitu Pede, Juve dapat Saja Dikalahkan Porto

Massimiliano Allegri selaku manager pada skuat Juventus, berpesan pada anak didiknya untuk waspada dalam laga kontra FC Porto pada paruh ke-2 fase 16 besar –Liga Champions, hari Rabu, tanggal 15 Maret 2017. Allegri berpendapat, pesepak bola itu masih amat rentan untuk skuatnya.

Juve cuma perlu hasil imbang atau gagal tidak lebih dari skor 0-1 dalam memperoleh masuk menuju fase berikutnya. Walau begitu, Allegri tidak mau anak didiknya lengah. Berpendapatnya, Porto bakal mengerahkan semua tenaganya untuk bisa memutar keadaan.

“Tak sedikit risiko sebab ini merupakan sepakbola, dan sepakbola tak dapat diprediksi,” ucap Allegri pada saat jumpa pers menjelang laga.

“Apa lagi, Porto bakal tampil pol-polan pada laga besok. Mereka telah memperlihatkan pada pertandingan play-off kontra AS Roma pada fase penyisihan yang mana mereka mengawalinya dari kondisi kekurangan,” ucapnya.

Pada pertandingan nanti, Juve bakal comeback diperkuat oleh 2 bek gacoannya, Leonardo Bonucci dan Giorgio Cheillini. Giorgio Chiellini comeback ke dalam tim usai sebelumnya mendapati cedera. Akan tetapi, dia diyakini takkan bermain sellaku pemain depan.

Disamping itu Bonucci bakal tampil usai berbaikan dengan Allegri. Seperti yang sudah tahu, pada paruh ke-1 pada 2 Minggu lalu, Dia tidak diturunkan main oleh Juve sebab bertengkar dengan sang arsitek.

“Semua pesepak bola pada keadaan baik terkecuali Stefano Sturaro yang baru bakal comeback menuju kedalam tim pada beberapa hari lagi. Saya mengira dirinya bakal dapat bermain kembali ketika berlaga di Genoa kontra Sampdoria,” ungkap Allegri.

Enrique Jembawa Barca Masukan Enam Gol Kontra PSG

Luis Enrique, selaku manager pada skuat FC Barcelona, menyampaikan komennya yang jembawa jelang pertarungan melawan PSG (Paris Saint Germain) dalam pertandingan fase ke-2 Liga Champions pada laga yang dilangsungkan Stadion Camp Nou, hari Rabu, tanggal 8 Maret 2017.

Skuat yang sering disebut Barca ini sedang ketinggal dengan selisih 0-4. Tandanya, mereka memerlukan poin paling tidak 5 gol untuk masuk menuju perempat final.

Sejarah menunjukan tak mudah untuk merealisasikan skema tersebut. Lihat saja cerita dari akhir sederet skuat yang tersungkur atas kegagalan dengan skor 0-5 pada pertandingan ke-1 tahap kualifikasi laga antarklub Eropa.

Dengan jumlah sebanyak lima puluh delapan kali skor itu tercipta. Akhirnya, skuat yang gagal dalam pertandingan pertama, selanjutnya tak berhasil melaju pada ke fase berikutnya.

Bukannya bersikap untuk tidak jembawa menjurus kenyataan sejarah, Enrique justru membuat janji atas sejumlah gol di Camp Nou.

“Apabia mereka dapat memasukan 4 gol, kami sanggup menghasilkan 6 gol. Kami sedang berada pada penampilan yang baik dan mesti merasa yakin pada diri kami,” ucap Enrique.

FC Barcelona tentu memiliki bekal tren baiknya. Selama 2 pertandingan terakhir La Liga, Armada Enrique sanggup memasukan 11 gol dan cuma kecolangan 1 gol.

Yang menjadi tumbal terakhir ialah Celta Vigo, yang tunduk dengan skor 0-5 pada laga yang diangsungkan hari Sabtu, tanggal 4 Maret 2017 di Stadion Camp Nou. Saat sebelumnya, mereka unggul ats skor 6-1 kontra Sporting Gijon.

Untuk meneruskan sederetan kesuksesan, Enrique juga tahu begitu pentingnya dalam mengendalikan emosi dari banyak pihak.

“Setiap laga sepakbola memerlukan pihak manajemen yang emosi, namum ini amat penting lagi. Hal ini tak hanya berlaku bagi pesepak bola, namun pendukung,” ucap Enrique.

Tentu, niatan apa yang dibuat Enrique dalam mewujudkan tujuan untuk di Camp Nou?

“Kami dapat membuat banyak aturan. Saya tak mau memberi petunjuk pada Unai Emery,” ujar mantan juru taktik Celta Vigo dan AS Roma tersebut.

Digne Yakin Barcelona dapat Takhlukan Paris St Germain

Lucas Digne, seaku Full-back Barca, masih yakin terkait kans mereka dalam kompetisi Liga Champions. Digne percaya, armada Luis Enrique dapat melalui masa sulit yang sedang dirasa walau mesti unggul besar ketika bertanding kontra PSG(Paris Saint Germain) dalam paruh ke-2 fase 16 besar.

FC Barcelona mengalami kegagalan telak atas skor 0-4 ketika melawat menuju Parc des Princes dihari Selasa, tanggal 14 Februari 2017. Ini menjadikan FC Barcelona perlu ada keajaiban ketika bertanding kontra klub besar Ligue pertama yang dilangsungkan di Camp Nou, hari Rabu, tanggal 9 Maret 2017 sebab mesti unggul paing sedikit dengan jarak 5 gol.

Walapun mengemban tujuan yang hampir tidak mungkin, Lucas Digne masih sangat optimis. Pesepak bola yang kini tengah berumur 23 tahun itu, yang telah angkat kaki dari Paris Saint Germain ketika musim panas lalu, menyatakan bahwasannya apa saja dapat terjadi.

“Kami masih dapat menjalani hal tersebut sebab apa saja dapat terjadi. Kami bakal memberikan semuanya selama satu setengah jam. Kami kecoongan 4  gol diparuh ke-1. Kenapa tidak menjebol mereka di paruh ke-2?” ucap Digne terhadap salah satu sumber setelah FC Barcelona unggul atas skor 2-1 kontra Atletico Madrid, pada hari Minggu, tanggal 26 Februari 2017

“Kami sampai-sampai tak harus membahas  hal tersebut di kamar ganti. Sudah sangat nyata bagi kami bahwasannya kami mau menunjukan wajah yang lebih baik, kemampuan kami dalam bermain.”

“Apakah kami menunjukkann pengawasan yang cukup ketika kontra Atletico? Saya tak tahu… Kami harus meningkat dan mungkin anda tak merasa cara main FC Barcelona yang amat baik namun barangkali anda bakal merubah pemikiran di akhir musim bila kami menjuarai semuanya.”

‘Bayern Memiliki Keyakinan Diri yang Besar’

Arsenal memiliki bekal yang baik jelang pertandingan kontra Bayern Munich pada fase 16 besar-Liga Champions. Mereka melihat pertandingan di Allianz Arena dengan keyakinan.

Pada Liga Inggris, The Gurnners baru saja melalui masa yang kurang bagus. Usai mendapati 2 kegagalan berturut-turut, mereka berhasil bangkit dengan memperoleh kesuksesan dari Hull City.

Walau keunggulan pada laga yang dihelat di Emirates Stadium, hari Sabtu, tanggal 11 Februari 2017 malam WIB, atas skor akhir 2-0 dengan aroma polemik, pesepak bola Arsenal, yakni Mohamed Elneny, mengatakan keungguan tersebut menambah rasa keyakinan diri para pesepak bola The Gurnners.

Gol perdana Alexis Sanchez pada pertandingan tersebut beraroma bola tangan, sampai dengan harus mendapat keberatan dari pesepak bola The Tigers.

Walau begitu, keunggulan dari Hull ini tetap dirasa selaku modal yang amat penting daam menjalani kunjungan menuju kandang Bayern, hari Kamis, tanggal 16 Februari 2017 dini hari WIB.

“Semua Konsentrasi kami ialah berusaha untuk semua title kemenangan yang dapat dijuarai termasuk Premier League– FA Cup, serta Liga Champions. Maka, dapat menjadikan sebuah pencapaian bersama-sama,” ucap Elneny pada salah satu sumber olahraga.

“Itulah kenapa keunggulan kontra Hull City amat krusial, sebab kami memiliki pertandingan Liga Champions yang kami bakal segera kami mainkan. Tersebut tandanya, kami akan menjakani kunjungan dengan keyakinan diri dan hal tersebut amat krusial jelang pertandingan besar,” tambahnya.

Pemain City Ini Jadi Bidikan Pembelian Pertama Inter

Inter Milan mulai mencari tahu salah satu penyerang pada skuat Manchester City, yakni Sergio Aguero, selaku bidikan pertama pada musim panas mendatang. Niatan tersebut dapat sebagai isyarat untuk Inter Milan yang mau bertanding pada kompetisi Liga Champions(pada musim depan).

Seperti yang diketahui, selama beberapa minggu belakagan pesepak bola yang berasal Argentina tersebut dikabarkan sedang dalam jalainan yang kurang harmonis dengan juru taktik Manchester City, yakni Josep Guardiola. Ditambah lagi usai kehadiran Gabriel Jesus.

Begitu sering Aguero dipinggirkan oleh arsitek yang sering panggil dengan sebutan Pep tersebut, membuat hubungan ke-2 renggang. Pep memang sudah menjelaskan pentingnya lakon Aguero untuk Manchester City. Akan tetapi, dalam proyek sepakbola paling utama terkait transfer pesepak bola, keadaan Josep Guardiola dan Aguero tetap sebagai kans untuk Inter Milan.

Penampilan yang sekarang ini sedang melonjak pastinya menjadikan pemilik Inter Milan, yakni Suning Holdings pun bersedia untuk mengeluarkan biaya yang tinggi untuk menambah kemampuan baris depan mereka yakni dengan menghadirkan Aguero. Diambah lagi, sampai-sampai, perusahaan yang berasal dari China tersebut siap memberi tawaran uang yang takkan ditolak The Citizens.

Menurut berita yang diampaikan oleh salah satu sumber, pesepak bola yang kini berumur 28 tahun tersebut juga kabarnya bakal memperoleh penambahan honor bila bersedia hijrah menuju Italia. Berada di Stadion Etihad, eks pesepak bola Atletico Madrid ini memperoleh gaji 220.000 poundsterling atau kurang lebih Rp 3,6 milyar setiap Minggunya. Namun bersama dengan klub yang berkandang di Giuseppe Meazza tersebut, honor Aguero dapat menjadi 300.000 poundstering atau setara dengan 4,9 milyar rupiah setiap Minggunya.

Masa depan Aguero makin tak ada kepastian, dikarenakan Josep Guardioa masih mau menghadirkan striker Dortmund, yakni Pierre Emerick Aubameyang. Bila Guardiola dan The Citizens mewujudkan bidikan mereka tersebut, kans Aguero menuju Inter Milan kian terbuka lebar.

Allegri Anggap Porto Sebagai Skuat yang Mengancam

Juru taktik Juventus, yakni Massimiliano Allegri, merasa FC Porto adalah pesaing yang berbahaya untuk I Bianconeri. Hal tersebut disampaikan Allegri setelah mendapat penghargaan selaku ‘Piedmont Sporting Figure of The Year’.

“Porto sudah sering tampil pada laga ini [Liga Champions]. Diluar dari dari kemampuan mereka di kotak hijau, sudah tentu mereka skuad yang kompak dan memiliki pengalaman,” ucap Allegri, disampaikan dari media asal Italia.

Allegri menekankan bahwasannya ucapannya bukanlah cara yang politis untuk berlaga dengan Porto. “Karena saya mendengar tak sedikit opini aneh usai undian itu,” ucapnya.

Akan tetapi, ujar Allegri, untuk sekarang ini dia Cuma berkonsentrasi pada 2 tujuan Juve yang lain, yaitu Super Cup dan Serie A. Juve bakal menjalani 2 laga besar sebelum periode Natal. Disamping kontra AS Roma pada Liga Serie A, Juve bakal bertemu dengan AC Milan pada ajang Piala Super Italia yang bertempat di Doha–Qatar.

“Usai itu kami bakal berkonsentrasi penuh hingga bulan Juni,” ucapnya. Pada awal masa mengasuh skuad Juventus usai menjdai pengganti dari Antonio Conte, Allegri sempat mendapat penolakan oleh para fans Juventus. Akan tetapi, dia tidak mempersoalkan hal tersebut.

“Saya tidak mengingatnya. Daya ingat saya kurang. Yang jelas pada sepak bola, kinerja kerap dinilai dan saya sangat beruntung mempunyai skuad dan klub yang kerap mensuport saya dalam semua hal sedari menit awal,” ungkap Allegri.

Juve bakal bertanding kontra Porto difase 16 besar-Liga Champions Eropa. Selaku pemenang grup, pada periode awal Juve bakal hadir mengunjungi kandang Porto terlebih dahulu pada tanggal 23/2 2017. Sementara periode ke 2 bakal berlangsung di Juventus Stadium dihelat tanggal 15/3/2017.

Enrique Merasa Puas Menyaksikan Arda Turan Buat Hattrick

Salah satu pemain pada skuad FC Barcelona, yakni Arda Turan berhasil memasukkan hattrick ketika Barcelona menundukkan Borussia Monchengladbach dengan skor 4-0 pada pertandingan terakhir Grup C-Liga Champions, hari Rabu, tanggal 7 Desember 2016. Performa tersebutpun mendapati sanjungan dari sang juru taktik, yakni Luis Enrique.

“Di tahun ini, dirinya telah memasukkan banyak gol ketika dirinya bukanlah seorang penyerang,” ucap Turan.

FC Barcelona memulai panen gol menuju jaring milik Gladbach pada saat memasuki menit 16 melalui aksi yang dilakukan oleh Lionel Messi yang memaksimalkan umpan yang dibuat Arda Turan. Gol ini sebagai gol tunggal pada fase pertama.

Masuk menit ke-50, waktu untuk Arda Turan yang mencantumkan namanya pada papan skor. Pesepak bola yang berasal dari Turki tersebut selanjutnya memasukkan gol kembali pada  menit ke- 53 usai memaksimalkan umpan yang dilakukan Aleix Vidal.

Turan mengakhiri panen gol Barca pada menit ke-67. Kala itu umpan silang yang diberikan Paco Alcacer tidak disia-siakan eks pesepak bola Atletico Madrid tersebut.

Lolos Selaku Pemenang Grub

“Saya merasa puas dengan kekncangan arus bola kami. Nyaris selama laga, kami mengelola bola pada zona pertahanan lawan,” ucap Enrique.

Keunggulan telak dari Gladbach menjadikan FC Barcelona masuk menuju tahap 16 besar dengan taihan 15 angka. Blaugrana sebutan untuk FC Barcelona- dan diikuti Manchester City yang masuk selaku juara 2 atas raihan 9 angka.

“Kini The Citizens dapat Berkonsentrasi pada Premier League”

Selaku manager pada skuad The Citizen-julukan ManCity, yakni Josep Guardiola, amat senang usai skuadnya berhasil lolos menuju fase 16 besar-Liga Champions. Pep merasa plong sebab ManCity saat ini dapat mengalihkan konsentrasinya pada kompetisi yang lain.

Manchester City tampil seri atas skor 1-1 kontra skuad tuan rumah yakni Borussia Moenchengladbach di hari pertandingan ke 5, hari Kamis, tanggal 24 Novemeber 2016 dinihari WIB. Sempat ketinggal terlebih dulu oleh cetakan gol Raffael, ManCity sanggup menyamai skor melalui aksi dari David Silva.

Dengan hasil imbang tersebut, The Citizens mendapati 8 angka dalam 5 laga di Grup C. Mereka menduduki posisi ke 2, di bawah FC Barcelona yang mempunyai dua belas angka.

The Citizens menang atas 3 angka dari Gladbach yang berada pada urutan ke-3. Walau secara menghitung total angka mereka sapat disamai oleh Gladbach, The Citizens diyakini sebagai juara 2 grup sebab menang head-to-head dari klub Jerman tersebut.

“Saya amat senang berdiri disana (fase knockout –Liga Champions). Babak awal dari musim amat penting, agar dapat masuk menuju fase selanjutnya,” ujar Pep pada akun resmi klub.

“Kami telah menjalaninya dan saat ini kami dapat berkonsentrasi pada Premier League,” ucap arsitek yang berasal dari Spanyol tersebut.

Pep tetap merasa puas walau ManCity hanya dapat membawa pulang dengan raihan imbang dari kandang Gladbach. Sedari masih menjadi juru taktik Bayern Munich, dirinya tahu benar tidak mudahnya menundukkan Gladbach dimarkasnya.

“Saya amat merasa puas untuk semua laga. Saya saat sebelumnya sebagai pelatih di Jerman dan mengetahui begitu sulitnya Gladbach. Namun, kami dapat memperoleh hasil, maka selamat bagi skuad,” ucap Pep.

Manchester City saat ini menduduki peringkat ke 3 di klasemen sementara–Premier League, berjarak 1 angka atas The Blues yang berada pada puncak klasemen. Mereka bakal bertanding kontra Burnley diakhir minggu ini.

‘Juventus Kelelahan di Saat Terakhir’

Juve tak berhasil unggul ketika bertemu Lyon di hari pertantingan ke-empat Liga Champions. Juventus mendapati hasil seri sebab kecapean.

Ketika menjalani laga yang dilangsungkan di Juventus Stadium, hari Kamis, tanggal 3 November 2016 dini hari WIB, Juventus tampil seri seri yakni 1-1 kontra Lyon. Gonzalo Higuain yang sebagai penghasil gol bagi Juventus melalui titik putih.

Kemenangan Juventus tersebut sirna usai Corentin Tolisso mencatatkan gol pada menit 85. Bermula dari tendangan bebas, dirinya memberikan bola masuk menuju gawang yang dijaga oleh Gianluigi Buffon.

Pada pada akhir laga, Baris belakang Juventus tentunya terlihat kedodoran. Salah satu kesempatan Lyon dicatatkan oleh Alexandre Lacazette ketika laga memasuki masa penambahan waktu.

Terkait hasil seri ini, pemain Juventus, yakni Stefano Sturaro mengatakan bahwasannya stamina para pesepak bola The Old Lady telah tercurah habis. Namun, dirinya mengatakan bahwasannya Juventus masih ada di pos yang baik untuk masuk menuju fase 16 besar.

Juventus sekarang ini berada pada pos ke-2 klasemen Grup H dengan torehan 8 angka. Mereka ketinggalan 2 angka dari Sevilla pada pos pertama, dan menang 4angka atas Lyon di urutan ke 3.

“Kami sedikit keletihan pada menit akhir dan kami melakukan sejumlah kesalahan. Kami tetap pada posisi yang baik, kami tentunya masih dapat lebih baik lagi. Namun, saya rasa kami tak puas atas hasil akhir malam ini,” ucap Sturaro di akun resmi UEFA.

“Cuma ada 1 hal yang tak saya sukai merupakan kesalahan yang kami hasilkan pada menit akhir, bukan ketika semestinya dapat mendominasikan laga,” tambahnya.

‘Ancelotti Harus Ikuti Saran Ronaldo’

Eks juru taktik pada skuad Real Madrid, yakni Carlo Ancelotti, terang-terangan terkait masa pada waktu dirinya masih menukangi klub itu dan berkerjasama dengan sosok megabintang Real Madrid, yakni Cristiano Ronaldo.

Ancelotti hadir menuju El Real pada awal tahun 2013/14 dan bertahan sampai dengan 2 tahun sebelum angkat kaki dan ditukae oleh Rafael Benitez.

Pada sesi wawancara dengan salah satu media, Ancelotti membeberkan beberapa memory ketika menukangi skuad Real Madrid, termasuk CR7-julukan Ronaldo.

“Ronaldo merupakan pesepak bola utama bagi klub. Saya mesti mendengar apa yang menjadi komentarnya terkait posisi posisi yang pas baginya di lapangan, selanjutnya menyesuaikan diri dengan kemauannya,” ucap Ancelotti.

Akan tetapi, arsitek yang berasal dari Italiaini tak merasa adanya hambatan memfasilitasi kemauan Cristiano Ronaldo dan menemukan taktik terbaik bagi Los Merengues.

“CR7 gembira tampil di sebelah kiri, maka tak sulit bagi saya memilihnya. Benzema merupakan striker luar biasa dan Bale saya tempatkan di posisi kiri. Saya fikir semuanya berlangsung baik,” ucap Ancelotti.

Pada tahun pertamanya di Santiago Bernabeu, kala itu Ancelotti menghantarkan skuad(Real Madrid) memperoleh trofi yang ke 10 –pada Liga Champions mereka.

Title itu terasa istimewa, sebab terakhir kali El Real menjuarai pertandingan antarklub Eropa itu ialah pada tahun 2002 atau dua belas tahun sebelumnya.

Usai meninggalkan El Real pada akhir tahun 2014/15, Ancelotti melakoni masa libur satu tahun sebelum resmi menukangi juara Bundesliga, yakni FC Bayern Muenchen.

Sewaktu tahapan hiatus itu, Ancelotti menyatakan bahwasannya dirinya rindu pada sepak bola.

“Saya pastinya rinu pada sepak bola. Sedari bulan November tahun 2015 saya mengetahui bakal menjadi juru taktik Bayern, namun mesti diakui, waktu rehat terasa amat mengenakkan,” ucapnya.