Tag Archives: Jurgen Klopp

Balotelli Bujuk Rekannya Untuk Tinggalkan Liverpool

Salah seorang penyerang bengal yakni Mario Balotelli merasa prihatin atas masa depan pesepak bola belakang The Reds bernama Mamadou Sakho. Balotelli memberikan saran terhadap Sakho untuk pindah klub dalam jendela transfer yang akan dibuka pada bulan Januari 2017 nanti.

Sakho tak sekalipun diturunkan oleh juru taktik Liverpool yakni Jurgen Klopp pada tahun ini. Pesepak bola timnas Prancis tersbut dilepas oleh Klopp mengingat sederet tindakan indisipliner selama pramusim dan minggu-minggu awal tahun 2016-17.

Pelatih yang berasal ddari Jerman tersbut lebih percaya untuk memainkan Joel Matip dan Dejan Lovren untuk menjaga pertahanan The Reds tahun ini. Menyaksikan Sakho tak dimainkan oleh oleh Klopp, Balotelli mau eks teman satu timnya tersebut mengikuti jejaknya hijrah menuju Nice.

“Saya berkata terhadapnya dari waktu ke waktu. Saya menyatakan pada dirinya sayang sekali jika pesepak bola seperti dirinya tak tampil dalam pertandingan. Saya sudah turun main bersama dengan Sakho, dinya merupakan ┬ásalah 1 bek terbaik yang sempat saya temui. Dirinya layak tampil disetiap laga, untuk timnas juga,” ucap Sakho.

“Ia semestinya keluar dari The Reds. Saya bakal meyuruhnya apakah ia mau datang menuju Nice! Pada bulan Januari nanti, hal tersebut bakal baik,” ucap Balotelli dengan tegas kepada salah satu media.

Sedari pindah menuju Nice pada musim panas yang lalu, Balotelli sanggup mendapati kembali bentuk performa terbaiknya. Dirinya sanggup memasukkan sebanyak 6 gol dalam 6 pertandingan pertama di Ligue 1.

Agen Balotelli Geram Atas Keputusan Klopp

Selaku agen yang bernama flamboyan Mino Raiola merasa geram bukan kepalang kepada sosok manajer The Reds(Liverpool) yakni Jurgen Klopp. Kala itu Raiola sempat lemparkan serangan terhadap Klopp sebab sudah menendang salah satu kliennya, yakni striker bengal bernama Mario Balotelli.

Saat itu Mario Balotelli berkerjasama dengan klub Prancis Nice pada waktu akhir menjelang ditutupnya jendela transfer tahun 2016. Balotelli hijrah secara menetap dengan predikat tanpa adanyanya biaya transfer.

The Reds bersedia apabila harus menjual Mario Balotelli sebab sang pelatih Jurger Klopp sudah tak memerlukan jasa dari pesepak bola yang berwarganegara Italia tersebut. Klopp tak ingin menggunakan Mario Balotelli yang dikembalikan oleh Rossoneri-julukkan skuat AC Milan sebab tak berhasil cemerlang ketika masa peminjaman.

Dari hasi apa yang dipiputuskan oleh Jurgen Klopp untuk menendang Balotelli menjadikan sang agen(Raiola) merasa geram. Pada sesi wawancara beberapa waktu lalu dengan salah satu media olahraga, kala itu Raiola merasa bahwa Kloop bukanlah seorang juru taktik yang yang baik sebab tak dapat mengurus Balotelli yang telah insaf.

“Yang pada akhirannya, Semua petinggi The Reds mengaku bahwasannya Klopp telah salah (mengutus Balotelli menuju reserve). Saya tak berupaya untuk menghakimi dirinya selaku juru taktik- walau, menurut saya, dirrinya bukanlah sosok pelatih yang baik- namun dirinya tak mengerti jika Balotelli merupakan manusia biasa,” ucap Raiola.

“Mario sudah menjadi sosok yang baik. Dirinya tak sekalipun mengeluh mesti berlatih walau hanya seorang diri. Dapat dikatakan hal tersebut salah Klopp sebab menganggapnya remeh. Dirinya bagaikan sampah dalam hal ini,” ujar Raiola dengan tegas.

Klopp Tidak Terpukau Atas Metode Permainan The Gunners

Selaku manajer pada skuat Liverpool, yakni Jurgen Klopp sudah memulai konflik pola fikir jelang fase opembuka Liga Premier Inggris kontra Arsenal, hari Minggu, tanggal 14 agustus 2016, malam. Kala itu Klopp sempat menyatakan, dirinya sama sekali tidak terpukau atas metode penampilan penyerang Arsenal yang terpenting bagi Arsene Wenger.

Wenger diakui menyambung mendirikan nama baik Arsenal selaku tim dengan penampilan yang amat sangat memikat pada sepak bola Inggris. Akan tetapi ancangan manajer yang berasal dari Prancis ini tanpa dibarengi dengan kesuksesan klub selama beberapa musim belakangan.

Dibulan Januari tahun 2015-16 lalu, The Gunners hampir saja unggul ketika kunjungannya menuju Anfield. Menang dengan skor 3-2 sampai dengan 89 menit, kala itu Arsenal kecolongan ketika menit terakhir oleh Joe Allen sampai harus mengharuskan dari masang-masang tim berbagi 1 poin.

“Saya rasa semuanya menyaksikan laga tersebut, melihat ketidak samaan antara laga tersebut dengan pertandingan-pertandingan The Gunners yang lain,” kata Klopp ketika jumpa pers sebelum pertandingan, disampaikan dari salah satu sumber.

“Untuk beberapa musim belakangan The Gunners mempunyai metode yang lebih blak-blakan. Mereka cuma mempunyai sederet pesepakbola yang baik, namun pada akhirnya tak menggunakan semua dari mereka ketika membuat serangan. Hal tersebut merupakan keyakinannya,” ucap Klopp.

Mantan arsitek Borussia Dortmund ini pun meranggapan bahwasannya Olivier Giroud dan rskan-rekannya saat lebih terlihat menggunakan bola-bola panjang. Dengan mengunggunakan umpan jauh yang kerap dialokasikan terhadap Giroud lebih duklu, bukannya terhadap Mesut Ozil. “Mereka membuat banyak persoalaan ketika itu,” ujar Klopp.

“Ini tidaklah menyangkut apa yang telah mereka perbuat kemarin. Ini mengenai kenapa mereka dapat menjalankannya dengan kemampuan amat tinggi Mesut Ozil dan Giroud,” ucapnya.

Jurgen Klopp Bersiap Hadirkan Pesepak Bola Anyar Lagi

Selaku manajer pada skuat The Reds(julukkan Liverpool), yakni Jurgen Klopp, telah mengisyaratkan bahwasannya dirinya bersiap untuk menghadirkan pesepakbola anyar lagi menuju Anfield bila ada pesepak bola-nya yang mengalami cedera.

Pada tahun 2016 ini, The Reds sangat aktif pada jendela transfer. Selama ini telah ada 7 pesepakbola anyar yang dihadirkan oleh Jurgen Klopp. Tujuh pemain tersebut diantaranya, Joel Matip, Marko Grujic Sadio Mane, Loris Karius, Alex Manninger,Georginio Wijnaldum  Ragnar Klavan.

Walau telah menghadirkan pesepakbola yang lumayan banyak dan dirinya sempat menyatakan bahwa ia gembira atas kekuatan skuatnya sekarang ini, akan tetapi Klopp menyatakan dirinya bersiap untuk membeli pesepak bola lagi. Ungkapan tersebut kelihatannya tidak luput atas cedera yang dialami James Milner dan Daniel Sturridge.

“Saya gembera pada tim kami yang ada saat ini namun pada akhirnya dalam hal cedera bila terjadi sesuatu kita mesti berteindak. Kami tentu mempunyai cukup banyak pesepak bola dibanding yang dapat digabungkan pada line up skuat. Hal tersebut benar, namun kami telah memperoh adanya sederet gelandang yang mendapati cedera pada posisi yang tak begitu baik untuk kami,” ungkapnya pada sebuah akun resmi klub.

“Kami mesti menjaga penglihatan kami agar selau terbuka, hal tersebut sudah pasti, dan kami akan melakoni ini. Sampai dengan tanggal 31/8/2016, (sejauh) segala suatunya amat mungkin untuk kami, kenapa saya mesti mennyatakan pembelian kami sudah selesai? Kami mempunya segala mungkinan dalam bertindak apabila dibutuhkan dan hal tersebutlah yang akan kami jalani. Saya sudah sangat yakin yakin,” ucapnya dengan tegas.

The Reds Bakal Berhenti Rekrut Pesepakbola Anyar

Selaku manager The Reds, yakni Jurgen Klopp, memberikan kode bahwasannya dia bisa jadi tidak akan menghadirkan pesepakbola baru lagi menuju Anfield akan tetapi malah akan menjual beberapa gelandangnya yang ada sekarang ini.

Ditahun ini, Klopp cukup gencar pada pembelian pesepakbola baru. Selama ini telah ada 7 pesepakbola baru yang dirinya rekrut menuju Anfield. Ketujuh pemain tersebut diantaranya Joel Matip, Marko Grujic, Sadio Mane, Loris Karius, Alex Manninger, Georginio Wijnaldum, dan Ragnar Klavan.

Akhir-akhir ini, mencuat berita bahwasannya Klopp masih memburu Moussa Sissoko serta bek kiri yang berasal dari Belanda bernama Jethro Williams. Sang manajer yang berasal dari Jerman ini tentu diintrogasi menyangkut persoalan pembelanjaan pesepakbola anyar itu. Dia menjawab bahwa besar harapan dirinya dirinya tidak akan menghadirkan pesepakbola baru lagi sekarang ini, akan tetapi sebaliknya.

“Bila saya mesti memperkirakan saya akan bilang tidak, namun saya sebetulnya tak mengetahui sebab masih adanya waktu yang panjang yakni hingga tanggal 31 Agustus dan saya tak mengetahui apa yang bakal terjadi selanjutnya,” ucapnya sang manager.

“Kami akan menyaksikan bagaimana tanggapan sederet pesepakbola atas keputusan saya kembali sebab kami akan mempunyai pesepakbola yang berjumlah diatas 11 tentunya, dan selanjutnya Anda mesti mendapati sederet hasil keputusan dan Anda mesti menrasakannya yakni bagai sebuah peluang.” Ujarnya lagi

“(Tahap) untuk meningkatkan sebuah skuad tak samapai berhenti. Anda Cuma mempunyai hasil akhir saja, namun selanjutnya Anda diharuskan untuk kembali menentukan hasil dari keputusan. begitulah caranya. Maka kita akan menyaksikan apa yang nantinya bakal terjadi. Saya tak berfikiran kita bakal mempunyai banyak. Namun sudah tentu semua orang mengetaui mengenai hal tersebut, kemungkinan minimnya kiriman keluar yang akan berlangsung,” timpanya.