Tag Archives: Juergen Klopp

Pelatih Liverpool Ini Tidak Gentar Menuju Old Trafford

Pelatih pada skuat Liverpool, yakni Juergen Klopp, mengatakan tidak adanya perasaan cemas jelang kunjungan skuatnya menuju markas Manchester United dalam laga terusan Premier League tahun 2016/2017, hari Minggu, tanggal 14 Januari 2017.

The Reds hadir menuju Old Trafford dengan keadaan yang kurang baik. 3 hari sebelum bertanding kontra Manchester United, tim arahan Klopp tunduk atas skor tipis 0-1 atas Southampton pada paruh kesatu di semifinal Piala Liga.

Sementara disisi yang lain, Pihak Manchester United malah tengah berada dalam keyakinan diri yang besar. Tim arahan Jose Mourinho belum tertandingi dalam lima belas pertandingan terakhir di semua laga.

Laju baik The Red Devils tentu tidak langsung menjadikan Klopp kuatir. Dia mengatakan skuatnya siap berduel.

“Tak ada yang mesti dicemaskan. Sekarng ini, apa saja itu dapat terjadi,” ujar Klopp yang disampaikan melalui salah satu media.

“Apa yang mesti saya cemaskan? Manchester United kemungkinan saja tidak dalam penampilan terbaik pada pekan nanti. Tak ada yang bisa menduganya,” ujar eks pelatih skuat Borussia Dortmund tersebut.

Bila dilihat dari data statistik, Klopp tentu pantas pede dikarenakan menang rekor pertemuan dari pelatih MU, Jose Mourinho.

Dari jumlah keseluruhan 6 pertarungan, Klopp sukses memperoleh 3 keunggulan dan Mou 1 kali. 2 sisanya dengan akhiran imbang.

Saat terakhir Klopp bertemu Mou iaah pada saat Liverpool bertanding kontra MU dalam laga yang dihelat di Anfield, pada tanggal 17/10/2016. pertarungan berkesudahan dengan tak adanya gol yang tercipta.

Henderso Hiraukan Pesaing pada Premier League

Pemain dan juga selaku kapten pada skuat Liverpool, yakni Jordan Henderson, tidak menghiraukan pesaing skuatnya dalam pencarian title pemenang Premier League tahun 2016/17.

The Reds mempertahankan kedudukannya pada urutan 2 klasemen atas keungulan telak yakni skor 4-1 kontra Stoke City pada laga yang dilangsungkan di Anfield di hari pertandingan ke delapan belas, hari Selasa, tanggal 27 Desember 2016.

Klub arahan Juergen Klopp ketinggal terlebih dahulu usai dijebol oleh Jonathan Walters ketika masuk dimenit 12. The Reds selanjutnya melakukan aksi balasan melalui Adam Lallana pada menit ke-34, Roberto Firmino dimenit ke-44, gol bunuh diri Gilbert Imbula dimenit ke-59, serta Daniel Sturridge dimenit ke-70.

Liverpool sekarang mencatatkan empat puluh angka atau ketinggal 6 poin atas The Blues selaku pemimpin klasemen. The Citizens membuntuti dari posisi ke-3 atas raihan 39 angka.

Dibanding membayangkan metode untuk memenangkan raihan angka The blues atau memperluas selisih dari Manchester City, kala itu Henderson lebih berfikiran untuk berkonsentrasi melalui laga demi laga.

“Tidak menghiraukan siapa pesaing kami. Kami cuma konsentrasi atas apa yang kami perlukan pada skuat,” ujar pesepak bola berumur 26 tahun tersebut disampaikan oleh salah satu media.

“Hari ini merupakan satu cobaan besar dan setiap kejuaraan adalah hasil baik. Kami saat iniharus konsentrasi pada laga berikutnya,” ucap Henderson.

Berhasil melampaui hadangan Stoke, cobaan yang tidak kalah sulit berat akan dilewati Henderson dan rekan-rekan. Mereka bakal bertanding kontra The Citizens selaku skuat tamu, hari Sabtu, tanggal 31 Desember 2016.

Mourinho Tak Bisa Menerka Posisi Akhir Man United

Selaku pelatih pada skuat Manchester United, yakni Jose Mourinho, tak dapat memperkirakan pos akhir skuadnya dalam Premier League tahun 2016/17.

Sampai dengan minggu ke tujuh belas, The Red Devilas(MU) masih tetap tertahan pada posisi urutan 6 dengan mencatatkan 30 angka. Mereka berjarak tiga belas poin dari The Blues selaku yang menduduki pos teratas pada tabel.

Melihat kondisi tersebut, title pemenang mungkin tidak mudah diraih oleh skuat Manchester United. Lebih tepatnya jika Mou melihat posisi ke-4 yang saat ini dihuni oleh Arsenal. Selisihnya hanya 4 poin.

“Walau begitu, saya tak mau menyatakan pos ke-4. Karena, saya merasa bahwasannya kami dapat memperoleh hasil lebih bus disbanding posisi  ke-4,” ujar Mou.

“Kami sebetulnya pun dapat berada di luar pos itu sebab sederet skuad papan atas mempunyai tekad yang sama. Maka, saya tak dapat menyatakan ke-3, ke-4, atau ke-5,” ucap pria yang berasal dari Portugal tersebut.

Denah duel di pertandingan dilevel tertinggi Inggris memang telah meluas. Terdapat Tottenham Hotspur yang kini mulai bermain stabil dalam beberapa tahun belakangan dentidak berada pada posisi  4 besar secara terus menerus yang dihuni Manchester  United, Arsenal, Manchester City atau Chelsea.

Belum lagi The Reds, yang telah bangkit dimusimke-2 Juergen Klopp. Sekarang, giliran skuat Liverpool yang menemempati pos urutan ke-2 atas jarak 6 angka dari The Blues.

Cuma, menimbang uang serta nama besar Setan Merah, pencapaian di luar 4 besar tak dapat  ditolerir oleh Mou.

“Peringkat ke-4 dan ke-7 merupakan hal yang berbeda,” ujar Mou.

Dipermalukan Liverpool, Wenger Akui Arsenal Butuh Pemain Anyar

The Reds berhasil menundukkan Arsenal dengan skor akhir 4-3 pada minggu ke 1 Liga Inggris yang diselenggarakan di Emirates Stadium, hari Minggu, tanggal 14 agustus 2016. Sederet gol kejuaraan armada dari Juergen Klopp dihasilkan oleh Sadio Mane, Adam Lallana serta 2 gol dihasilkan oleh Phillipe Coutinho. Ada pula gol skuat dari tuan rumah yang dihasilkan oleh sederet pemainnya diantaranya Oxlade Chamberlain, Callum Chambers dan Theo Walcot.

Setelah laga, manajer The Gunners, yakni Arsene Wenger, skui bahwasannya skuatnya buduh dalam memburu untuk menambah gelandang anyar sebelum berakhirnya bursa transfer.

“Tentu, kita memerlukan beberapa gelandang. Dan sudah pasti saya telah mengungkapkanya berulang kali saat sebelumnya bahwasannya kami masih membutuh untuk memperoleh 1 atau 2 pesepak bola,” ucap Wenger terhadap media olahraga.

“Kami sebutulnya sudah menjalani hal tersebutn namun ini mennyangkun ketersediaan pesepak bola.”

Disamping itu, gegagalan memalukan yang didapati The Gunners menjadikan penggemar dari Arsenal merasa kecewa.

Ketika suara peluit akhir ditiupkan, suara cemoohan dari penggemar arsenal yakni secara langsung terdengar di lapangan. Akan tetapi, Wenger tetap membalasnya dengan tenang rasa tidak puas pendukung setia The Gunners itu.

“Sudah pasti hal tersebut tak mengenakkan, namun kami sudah memperlihatkam pada masa lalu, kami mempunyai kemampuan mental dalam menghadapi hal tersebut dan kembali bangkit,” timpanya.

“Kami mesti menelisis hasil ini, namun tak perlu tergesa-gesa. Saya kerap di bayang-bayang dibawah tekanan sebab saya mau menjuarai setiap laga,” ucap Wenger.

 

‘The Reds Akan Memasukkan Ragnar Klavan’

The Reds dikabarkan akan segera masukkan bek Augsburg yang berasal dari Estonia, yakni Ragnar Klavan. Hal tersebut diberitakan oleh salah satu media ternama.

Dalam usaha demi dapat memboyong salah seorang bek tengah yang tengah berusia 30 tahun itu, The Reds – yang merupakan julukan bagi Liverpool, kabarnya akan mengeluarkan dana senilai 5.000.000 euro atau setara dengan Rp 72,3 milyar.

Kekagiman The Reds kepada Klavan tidak terlepas atas cedera yang dialaminya sederet gendang belakang mereka, yaitu Joe Gomez dan Mamadou Sakho.

Dengan begitu, 2 gelandang belakangan diperkirakan tak bisa bermain dalam pertandingan awalan pada Premier League yang dilangsungkan pada tanggal 13/8/2016.

Klavan dikarenakan pula ditujukan sebagai penggani bagi Kolo Toure yang belum lama ini hengkang dari Liverpool sebab telah berakhirnya masa kontrak.

Menurut berita, Klavan tak lama lagi mengikuti cek-up medis di Liverpool, hari Selasa tanggal 19 juli 2016.

Klavan pribadi adalah kapten timnas dari Estonia. ia terhitung telah bermain sebanyak 112 pertandingn dan telah memasukkan 3 gol bagi negaranya.

Begitu pula kala bersama dengan Augsburg, Klavan adalah salah seorang bek yang menjadi andalan. Ketika tahun lalu saja, Klavan Cuma tak bermain 3 kali dengan total 34 laga Bundesliga.

Disamping  itu, bek The Reds yang lain, yakni Joel Matip, mendapati masalah cedera pada pertandingan persahabatan melawan Wigan Athletic, hari Minggu, tanggal 17 juli 2016, waktu setempat.

Walau begitu, Manajer dari The Reds, yakni Juergen Klopp mengharapkan bahwa pada cedera Matip tak termasuk pada cendera serius dengan begitu bisa ditampilkan pada awal tahun 2016-17.

“Saya mengharapkan hal tersebut hanyalah persoalan yang tidak serius. karena, dirnya menyatakan sudah sempat mendapati cendera tersebut 1atau 2kali,” ucap Klopp.