Tag Archives: Josep Guardiola

Pep Sanjung Kemampuan Monaco Dalam Menyerang

Josep Guardiola ‘Pep’ menyanjung performa Monaco yang sanggup memasukan 3 gol kontra The Citizen(julukan Manchester City), hari Selasa, tanggal 21 Februari 2017. Pelatih yang berasal dari Spanyol tersebut mengatakan jarang menyaksikan skuat dengan performa se-energik klub besar Prancis itu.

3 gol Monaco yang dihasilkan dalam laga yang dihelat di Etihad Stadium dilesakan oleh Kylian Mbappe Radamel dan Falcao [2 gol]. Untungnya Manchester City sanggup melakukan aksi balasan lewat Sergio Aguero [2 gol] dan masing-masing 1 gol lewat John Stones, Leroy Sane dan Raheem Sterling.

“Bila ada skuat yang sanggup memasukan ribuan gol, tentu Monaco datan memasukan jutaan gol. Saya mau tahu berapa skuat yang sanggup menciptakan clean sheet kontra Monaco dimusim ini,” ucap Pep seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

“Mereka kerap menyerang dengan 6 atau 7 pesepak bola. Dan saya tak sering menyaksikan skuat dengan amat banyak peseoak bola 8 sebaik Monaco,” ucapnya lagi.

Tersebut alasannya Pep mau anak didiknya tak cuma tampil bertahan di kandang Monaco dalam paruh ke-2. Ditambah lagi Monaco memiliki keuntungan gol lawatan yang cukup banyak.

“Tujuan kami di sana ialah menghasilkan poin. Karena bila tak berhasil kami tentu akan tersingkir,” ucap Pep yang baru bergabung menuju The Citizens pada musim panas lalu.

Pep; Man United Masih dapat Lolos 4 Besar

The Red Devilas(MU) jarangkeluar selaku juara pada kompetisi Premier League akhir-akhir ini. akan tetapi, Josep Guardiola mempercayai bahwa Manchester United masih dapat lolos ke zona 4 besar diakhir tahun.

Manchester United cuma unggul satu kali selama 8 laga terakhir yang mereka jalani di liga. Pada 7 laga yang lain,  mereka satu kali gagal dan 6 kali memperoleh hasil imbang.

Setan Merah(MU)sekarang tercecer pada urutan peringkat ke-6 klasemen sementara sebab baru mencatatkan 21 gol dalam empat belas laga. Armada Jose Mourinho ketinggal 13 angka dari The Blues(julukan Chelsea) yang tengan menduduki pada peringkat paling atas dan 9 angka dari Manchester City yang menduduki pada posisi ke-4.

Sebab tahun yang masih amat panjang, Pep percaya bahwasannya The Cityzens-julukan Manchester United masih memiliki kesempatan untuk loloss ke zona 4 besar dan meraih 1 tiket menuju Liga Champions tahun depan.

“Bila menyaksikan bagaimana mereka tampil baru-baru ini, ya,” ujar Pep seperti disampaikan oleh salah satu media.

“Saya menyaksilan laga kontra Burnley, Stoke, dan 1 yang lain berada di Old Trafford. Mereka amat layak dalam menjuarai laga-laga tersebut. Akan tetapi, sepak bola sudah tentu seperti ini,” tambahnya.

“Perjalanan masih panjang [untuk Title] dan hal tersebut takkan mudah. Akan tetapi, untuk lolos menuju 4 besar, sudah pasti,” ucap juru taktik pada klub Manchester City ini.

“Kini The Citizens dapat Berkonsentrasi pada Premier League”

Selaku manager pada skuad The Citizen-julukan ManCity, yakni Josep Guardiola, amat senang usai skuadnya berhasil lolos menuju fase 16 besar-Liga Champions. Pep merasa plong sebab ManCity saat ini dapat mengalihkan konsentrasinya pada kompetisi yang lain.

Manchester City tampil seri atas skor 1-1 kontra skuad tuan rumah yakni Borussia Moenchengladbach di hari pertandingan ke 5, hari Kamis, tanggal 24 Novemeber 2016 dinihari WIB. Sempat ketinggal terlebih dulu oleh cetakan gol Raffael, ManCity sanggup menyamai skor melalui aksi dari David Silva.

Dengan hasil imbang tersebut, The Citizens mendapati 8 angka dalam 5 laga di Grup C. Mereka menduduki posisi ke 2, di bawah FC Barcelona yang mempunyai dua belas angka.

The Citizens menang atas 3 angka dari Gladbach yang berada pada urutan ke-3. Walau secara menghitung total angka mereka sapat disamai oleh Gladbach, The Citizens diyakini sebagai juara 2 grup sebab menang head-to-head dari klub Jerman tersebut.

“Saya amat senang berdiri disana (fase knockout –Liga Champions). Babak awal dari musim amat penting, agar dapat masuk menuju fase selanjutnya,” ujar Pep pada akun resmi klub.

“Kami telah menjalaninya dan saat ini kami dapat berkonsentrasi pada Premier League,” ucap arsitek yang berasal dari Spanyol tersebut.

Pep tetap merasa puas walau ManCity hanya dapat membawa pulang dengan raihan imbang dari kandang Gladbach. Sedari masih menjadi juru taktik Bayern Munich, dirinya tahu benar tidak mudahnya menundukkan Gladbach dimarkasnya.

“Saya amat merasa puas untuk semua laga. Saya saat sebelumnya sebagai pelatih di Jerman dan mengetahui begitu sulitnya Gladbach. Namun, kami dapat memperoleh hasil, maka selamat bagi skuad,” ucap Pep.

Manchester City saat ini menduduki peringkat ke 3 di klasemen sementara–Premier League, berjarak 1 angka atas The Blues yang berada pada puncak klasemen. Mereka bakal bertanding kontra Burnley diakhir minggu ini.

Pep Tak Yakin Mancity Masuk Liga Champions

Manchester City sebagai skuat tunggal yang sukses dalam memperoleh angka yang gemilang selama 6 laga pertama di pertandingan Liga Premier Inggris tahun 2016-2017. ManCity berada pada pos teratas klasemen Liga Inggris yakni dengan mencatatkan sebanyak delapan belas angka.

Walau begitu, sang manajer The Citizen(jukukan ManCity), yakni Josep Guardiola justru tak percaya bahwa Sergio Aguero dan rekan-rekan dapat masuk menuju Liga Champions tahun depan. Hal tersebut disampaikan Pep Guardiola usai menyaksikan kejuaraan sejumlah rivalnya, seperti Arsenal, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Liverpool.

“Bila boleh jujur, saya merasa apabila kami bakal merasa silit untuk masuk menuju Liga Champions. Manchester United tampil baik ketika kontra sang juara bertahan, yakni Leicester City unggul atas skor 4-1,” ucapnya, disampaikan dari salah satu media olahraga.

“The Reds(Liverpool) pun tampil dengan baik unggul dengan skor 5-1 kontra Hull City. skuat yang lain, Arsenal dan Spurs pun unggul. Everton dan The Blues mungkin mendapati kegagalan, namun mereka semuanya amat tangguh,” ucap Pep dengn menambahkan.

Untuk lebih lanjut, eks juru taktik FC Barcelona ini menyatakan bahwasannya ia tengah membayangkan 2 pertandingan tandang Manchester City kontra Celtic pada tanggal 29/9/2016 di pergelaran Liga Champions serta pula kontra Tottenham Hotspur pada tanggal 2/10/2016 pada pertandingan Liga Inggris.

“Kami mesti memutar otak untuk laga kontra Celtic serta Spurs. Kami mesti mempunyai pola fikir yang maju dan menghasilkan banyak kesempatan untuk 2 pertandingan tersebut. Dikarenakan, pada laga kontra Hull City, kami tak menghasilkan banyak kesempatan,” ujarnya dengan menutup.

“De Bruyne Lebih Tangguh Dibanding CR7”

Selaku manajer pada skuad Manchester City, yakni Josep Guardiola memberikan sanjungan setinggi langit terhadap pemin serang yakni bernama Kevin de Bruye. Namun Pep nama sapaan dari Josep Guardiola ini merasa De Bruyne merupakan salah satu pesepak bola terbaik yang ada di dunia.

sedari hadirnya Pep Guardiola, De Bruyne sebagai seorang yang tidak tergantikan pada baris tengah. Dirinya sebagai salah satu ujung tombak atas keberhasilan Manchester City mengawali start yang baik di Liga Inggris tahun 2016-17. The Citizens-julukan ManCity kerap unggul di 5 laga pertama.

De Bruyne kemarin malam bermain dengan cemerlang ketika The Citizens membabatr Bournemouth dengan cetakan 4 gol tanpa adanya aksi balas. Pemain muda Belgiatersebut memasukan gol perdana The Citizens menuju jaring milik Bournemouth.

Pep merasa puas atas performa kontra De Buryne pada awal tahun ini. Pep sampai-sampai merasa bahwa De Bruyne lebih tangguh dibanduing pemain yang merupakan bintang Real Madrid, yakni CR7(Cristiano Ronaldo). Menurut pandangan Pep, cuma Lionel Messi yang levelnya di atas De Bruyne.

“Lionel Messi ada di meja kepunnyaannya sendiri. Tak ada sosok lain yang di izinkan duduk di sana. namun di sebelah meja tersebut, Kevin dapat menempati meja disana,” sanjung Guardiola seperti dikabarkan dari salah satu media olahraga ternama.

“Kevin adalah pesepak bola yang hebat. Tak adanya bola dirinya merupakan pejuang ke 1. Dengan si kulit bundar, dirinya bcemerlang. Dirinya betul menyaksikam semuanya. Dirinya membuat pilihan yang tepat pada kejadian yang paas di setiap waktu,” tegas Guardiola.

Rawan Tak Adanya Aguero Kontra Man United, Pep Tidak Cemas

Sergio Aguero tak berhasil meneruskan kehebatannya ketika Manchester City unggul atas skor 3-1 kontra West Ham United pada minggu ke 3 Liga Premier tahun 2016-17 yang dilangsungkan di Etihad Stadium, hari Minggu, tanggal 28 agustus 2016. Wajar, pada pertandingan tersebut, Aguero tidak sanggup menggandakan poin-poin golnya.

Sementara, di 2 pertandingan Liga Premier saat sebelumnya penyerang yang berasal dari Argentina ini kerap mencantumkan namanya pada papan skor. Ketika unggul atas skor 2-1 melawan Sunderland, kala itu Aguero mencatatkan 1 gol melalui adu penalti. Dia pun mencatkan 2 gol kala Manchester City menundukkan Stoke City dengan skor 4-1.

Ironis, walau diturunkan sedari awal ketika kontra West Ham, kala itu Aguero telah kehabisan akal dalam membobol jarring milik West Ham kawalan Adrian San Miguel. sayangnya, Aguero justru bertingkah tidak jujur yang menjadikan ia terancam mendapat sanksi dari FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris).

Pada penayangan ulang, eks striker Atletico Madrid tersebut nampak sengaja menggerakkan sikutnya yang mengarah pada wajah bek West Ham, bernama Winston Reid. Bila dijalani analisis lebih lanjut dan dikatakan bersalah, Aguero dapat diberi sanksi tak diperbolekan tampil bermain.

sayangnya bila hal tersebut terjadi, Aguero tidak bikal dapat diturunkan ketika Manchester City menjalani pertandingan yang bertema Derby Manchester kontra Setan merah(julukan Manchester United) yang dilangsungkan di Old Trafford, pada tanggal 10/9/2016. Tentu saja, takhadirnya Aguero bakal mengurangi tenaga gemour Man City.

“Semoga saja tidak ada yang terjadi. Bila hal tersebut sampai terjadi, kami bakal menampung dan menyesuiakan diri. Bila kami melapas dirinya pergi, kami bakal merasa kehilangan. namun, kami tetap tampil dengan sebelas pesepak bola,” ucap Josep Guardiola seperti disampaikan salah satu media ternama.

“Pep Manajer Yang Pas Bagi The Citizens”

Direktur New York City FC, bernama Patrick Vieira, sempat mengatakan bahwa dirinya tak merasa ragu bahwasannya Josep Guardiola adalah manajer yang cocok untuk Manchester City.

Vieira sempat mengatakan bahwasannya dia telah mulai mendekat dekat dengan Josep Guardiola, sebab mereka ber 2 bekerja di jaringan yang serupa dengan Man City.

“Dia betul-betul sebagai sorang yang pas bagi skuat Manchester City, sebab dirinya betul-betul seorang pelatih yang yang mempunyai tanggung yang besar, dirinya mempunyai ajaran yang jelas, serta dirinya pula juga mempunyai kepribadian yang kuat, dan anda mengetahui apa yang dia mau kala berada di dalam serta di luar lapangan,” ucap Vieira menurut dari satu sumber.

“Pada saat saya mengambil surat izin pro, saya telah berada di Bayern Munchen selama 1 minggu, melihat Josep Guardiola dan saya betul-betul mempunyai jalinan yang baik terhadapnya.”

“Dari seluruh pelatih yang luar biasa bagus yang saya miliki, saya betul-betul membangun jalinan yang baik. Saya selalu melakukan pembicaraan pada Jose Mourinho dan Arsene.”

“Apabila saya mendapati hambatan, dan mau salah satu orang yang mempunyai keahlian, saya mengetahui saya dapat mengangkat bunyi telepon dan berkominikasi dengan mereka.”

“Saat musim pertandingan usai saya mempunyai rencana untuk pergi dan menyaksikan sejumlah pelatih yang betul-betul saya suka dan meluangkan waktu beberapa hari bersama mereka – bila mereka tak melarang hal itu sudah pasti – dan merupaya menggali sesuatu dari mereka.”

The Foxes Beri Kode Ancaman Untuk United Dan Klub Pesaing

Selaku manajer pada skuat Leicester City, yakni Claudio Ranieri mengatakan dirinya telah mempunyai rencana pengganti untuk membuat terkejut pesaing mereka. Rencana tersebut dipersiapkan Ranieri demi mewaspadai sengitnya pertarungan pada Liga Inggris tahun 2016-2017.

“Skuat lain telah kenal kami, namun sudah pasti kami mesti meneruskan dengan metode kami pribadi serta pula lain. Satu rencana B dalam berusaha membuat mereka terkejut,” ucap Ranieri.

Kehadiran Josep ‘Pep’ Guardiola menuju Manchester City dan Antonio Conte dirasa semakin menjadikan Liga Inggris 2016-2017 akan berjalan sangat menarik dan seru. Belum pula, ada Setan Merah(MU) yang bergerak menghadirkan Jose Mourinho selaku manajer anyar.

Hal itu menjadikan banyak kubu memperkirakan, kompetisi Liga Inggris akan bertambah sengit. Ini ungkapksn oleh Ranieri. “Ini akan menjadi berat dan pada awal ini akan sangat sulit,” ucap manajer yang mendapat julukkan The Tinkerman itu.

Walau begitu, Ranieri tetap kukuh bahwa skuatnya akan berusa dengan sekuat tenaga demi mempertahankan title pemenang Liga. Mantan manajer AS Monaco tersebut percaya skuatnya mempunyai kesempatan yang persis dengan skuat lain miliki.

“Kami tentu mempertahankannya sampai titik dara penghabisan trofi kami. Kami mesti menjalani hal yang serupa dan memperlihatkan kemampuan juga rasa haus yang serupa,” ucap Manajer yang kini tengah berumur 64 tahun ini.

The Foxes akan mengawali debut mereka ditahun ini dari KCOM Stadium yakni dengan bertanding kontra Hull City, hari Sabtu, tanggal 13 agustus 2016, malam WIB. 1 minggu usainya, mereka akan meladeni runner up tahun lalu, The Gunners yang dilangsungkan di King Power Stadium.

 

Terlihat Nyata Jika Inter Milan Boyong Yaya Musim Depan

Selaku agen dari Yaya Toure, yakni Dimitri Seluk, memerasa kecil harapan bagi kliennya untuk bergabung di Inter Milan yakni pada tahun 2016 ini. Dari pendapatnya, kesempatan I Nerazzurri, yaitu julukan bagi Inter Milan, baru berpeluang besar pada musim depan.

Masa kontrak Toure bersama dengan The Citizen hanya berlangsungsamapi dengan tanggal 30/6/2017. Sampai dengan saat ini, dari masing-masing pihak belum menuju fase negosiasi dalam masalah pembaruan kontrak tersebut.

Jika kondisi ini berlanjut, Inter Milan dapat memberikan kontrak tersebut pada bulan Januari tahun 2017 mendatang dalam kepindahan pada pertengahan musim.

“Saya tak dapat mengungkapkan bagaimana kesempatan transfer tahun ini. Sudah pasti tidak akan sulit bila melihat dirinya di Inter Milan pada akhir tahun depan, ketika masa kontraknya usai,” ucap Seluk.

Ada pula demi mewujudkan transfer musim ini, Inter Milan dikabarkan tengah mengalami masalah ekonomi. Dari hasil yang diperoleh Transfermarkt, harga jual pemain yang berasal dari Pantai Gading tersebut masih berkisar 20.000.000 euro atau setara dengan Rp 291 milyar.

Diluar dari lagi urusan gaji. Toure kemungkinan tak ingin mendapati honor yang jauh dari honornya ketika bersama dengan Manchester City, yakni 220.00o pounds per minggunya atau setara dengan Rp 3,8 milyar.

“Grak-grik Inter Milan terbatas sebab Financial Fair Play,” ucap sang agen.

Disamping itu, Seluk pun mempercayai bahwasannya Manchester City tidak mau melepaskan Toure sebelum masa kontraknya usai. Ungkapan sang agen plus menyurutkan berita mengenai perdebatan antara Toure dengan sang pelatih baru,yakni Josep Guardiola.

Saat sebelumnya, Seluk kerap kali mengeluarkan serangan langsung terhadap Guardiola, sebab membuang kesempatan atas bakat yang dimiliki kliennya ketika begabung di FC Barcelona.