Tag Archives: Jose Mourinho

Mengapa Mou Merubah Skema Setan Merah?

Pelatih pada skuat The Red Devils(Manchetster United)  yakni Jose Mourinho menyampaikan kunci keberhasian atas skor 3-0 skuatnya dari The Foxes hari Minggu, tanggal 5 Februari 2017 ialah perubahan skema  pemain menjadi 4-4-2. Mou mengatur Marcus Rashford selaku striker berpasangan dengan Zlatan Ibrahimovic.

Gol pertama Manchester United dihasilkan oleh pesepak bola Armenia Henrikh Mkhitaryan 3 menit menjelang fase ke-1 usai. Ketika masuk dimenit 44, Ibrahimovic menambahkan kemenangan MU menjadi 2-0 melalui umpan full-back yang diakukan Antonio Valencia.

“Dari 4 baris, kami mulai mendominasi 2 di antaranya, yang menjadikan kami kesatabilan pertahanan yang luar biasa. Pesepak bola atau winger kami tammbah dalam dan tambah dekat pada para pesepak bola tengah,” ujar Mou disampaikan dari salah satu sumber.

Arsitek yang berasal dari Portugal itu merasa puas tidak memberi cela pada 4 gelandang Leicester City pada baris depan seperti Ahmed Musa, Jamie Vardy, Shinji Okazaki dan Riyad Mahrez. Selama satu setengah jam laga, terhitung Leichester City cuma melesakan satu tendangan menjurus arah jaring.

“Kami menjalaninya dengan amat bagus, namun kami sedikit kurang artistic ketika tampil dengan gaya(skema) ini. Biasanya pemain sayap kami lebih dekat dengan penyerang. Selanjutnya kami membuat keputusan untuk meruah dan benar, kami tumbuh dengan baik,” ucap Mou.

“Namun gol tersbut[gol Mkhitaryan] merubah alur cerita laga,” ucapnya.

Sekarang ini Setan Merah berada pada posisi ke-6 klasemen. Usai berkunjung menuju King Power Stadium, Manchester United bakal bertanding kontra Watford selaku skuat tamu pada Minggu ke 25– Liga Inggris, tanggal 11/2/2017 mendatang.

Pelatih Liverpool Ini Tidak Gentar Menuju Old Trafford

Pelatih pada skuat Liverpool, yakni Juergen Klopp, mengatakan tidak adanya perasaan cemas jelang kunjungan skuatnya menuju markas Manchester United dalam laga terusan Premier League tahun 2016/2017, hari Minggu, tanggal 14 Januari 2017.

The Reds hadir menuju Old Trafford dengan keadaan yang kurang baik. 3 hari sebelum bertanding kontra Manchester United, tim arahan Klopp tunduk atas skor tipis 0-1 atas Southampton pada paruh kesatu di semifinal Piala Liga.

Sementara disisi yang lain, Pihak Manchester United malah tengah berada dalam keyakinan diri yang besar. Tim arahan Jose Mourinho belum tertandingi dalam lima belas pertandingan terakhir di semua laga.

Laju baik The Red Devils tentu tidak langsung menjadikan Klopp kuatir. Dia mengatakan skuatnya siap berduel.

“Tak ada yang mesti dicemaskan. Sekarng ini, apa saja itu dapat terjadi,” ujar Klopp yang disampaikan melalui salah satu media.

“Apa yang mesti saya cemaskan? Manchester United kemungkinan saja tidak dalam penampilan terbaik pada pekan nanti. Tak ada yang bisa menduganya,” ujar eks pelatih skuat Borussia Dortmund tersebut.

Bila dilihat dari data statistik, Klopp tentu pantas pede dikarenakan menang rekor pertemuan dari pelatih MU, Jose Mourinho.

Dari jumlah keseluruhan 6 pertarungan, Klopp sukses memperoleh 3 keunggulan dan Mou 1 kali. 2 sisanya dengan akhiran imbang.

Saat terakhir Klopp bertemu Mou iaah pada saat Liverpool bertanding kontra MU dalam laga yang dihelat di Anfield, pada tanggal 17/10/2016. pertarungan berkesudahan dengan tak adanya gol yang tercipta.

Mou Beri Hadiah Spesial Bagi Pemain Man United

Pelatih Setan Merah (Manchester United) yakni Jose Mourinho merasa puas atas kerja pemain Marouane Fellaini. Mou siap memberikan hadia spesial yakni sebua kontrak anyar bagi pesepak bola yang memiliki rambut keriting kribo itu.

Pesepak bola yang berumur 29 tahun tersebut telah menandatangi kontrak dengan jarak waktu selama 4 tahun pada saat diboyong Manchester United dari Everton pada tahun 2013 silam. Pada klausul kontrak itu adanya pilihan penambahan 1 tahun lagi.

Walau Fellaini tak berhasil dalam merebut hati penggemar Manchester United, Mou tetap mengagumi dirinya. Mou tak keberatan menghidupkan pilihan untuk penambahan kontrak dua belas lagi.

Marouane Fellaini adalah salah 1 pesepak bola yang tak disengi penggemar The Red Devils. Dirinya sunguh-sungguh tak berhasil pada jaman kepelatihan David Moyes serta kepelatihan Louis van Gaal. Baru ketika jaman kepelatihan Mourinho Fellaini agak sering diturunkan bermain pada awal tahun.

Ironisnya Fellaini belakangan ini sering menciptakan blunder. Dirinya sebagai factor ketidak berhasilan Manchester united ketika kontra eks klubnya yakni Everton pada bulan Desember 2016 lalu. Lalu bergabung selaku pesepak bola pelapis, Fellaini menjadikan Everton memperoleh kado penalti dengan begitu skor pada akhirnya seri yakni 1-1.

Pesepak bola asal Belgia tersebut di Manchester United di tahun ini cuma diposisikan sebagai pemain cadangan pelapis 3 gelandang yakni Ander Herrera, Michael Carrick, dan Paul Pogba.

Usai Absen, Ibra dapat Kembali Main Lawan The Reds

Pelatih skuat Setan Merah(MU), yakni Jose Mourinho, merasa keadaan Zlatan Ibrahimovic sudah membaik dan telah siap untuk tampil kembali ketika skuatnya bertanding kontra Liverpool selaku skuat tamu yang akan dihelat di Stadion Old Trafford, hari Minggu, tanggal 15 Januari 2017.

Ibra sebetulnya masuk kedalam daftar susunan pesepak bola inti Manchester United dalam pertandingan semifinal ke 1 Piala Liga Inggris melawan Hull City, yang berlangsung pada hari Selasa, tanggal 10 Januari 2017 atau lebih tepatnya hari Rabu dini hari WIB. Akan tetapi, dirinya nyatanya tidak bermain dan pos-nya pada baris depan di isi oleh Marcus Rashdord.

Pada akun resmi klub, Mou menyatakan bahwasannya Ibra tengah sakit. Hal itu mengakibatkan penyerang yang berasal dari Swedia tersebut izin tampil melawan Hull City yang dijuarai skuatnya atas skor akhir 2-0 melalui cetakan gol Marouane Fellaini dan Juan Mata.

Masyarakat juga menanyakan terkait peluang Ibra tampil pada pertandingan berikutnya. Apalagi, kontra The Red Devils – sebutan MU selanjutnya ialah The Reds, sang pesaing utamanya.

“Zlatan Ibrahimovic tengah keaadaan sakit. Akan tetapi, saya fikir tidak ada persoalan dan dirinya bakal baik-baik saja,” ucap Mou merepons pertanyaan dari jurnalis terkait keadaan Ibrahimovic, setelah pertandingan melawan Hull City seperti disampaikan dari akun resmi klub.

Bila Ibra diyakini dapat bermain kontra Liverpool, lain halnya pada diri Marcos Rojo. Bek yang berasal dari Argentina tersebut diperkirakan tetap tidak dapat tampil melawan The Reds.

“Saya tidak tahu apakah Rojo bakal pulih. Dirinya mendapati cendera pada ototnya,” ujar arsitek yang berasal dari Portugal tersebut.

“Saya tak menyatakan bahwasannya dirinya tidak siap untuk tampil. Akan tetapi, saya cuma menyampaikan keraguan saya,” ucap pelatih akan mengijak susi 54 tahun diakhir bulan Januari nanti.

Laga melawan Liverpool, Mou berkeinginan slkuatnya dapat melanjutkan tren baik yang kerap kali juara. Termasuk pertandingan kontra Hull City, Wayne Rooney dan rekan-rekan telah mencatat Sembilan keunggulan berturut-turut di semua pertandingan yang di ikuti.

MU Memiliki Amunisi Rahasia di Kursi Pelapis

Pelatih Jose Mourinho merasa Rashford Marcus dan Juan Mata menjadi amunisi rahasia pada kursi pelapis Setan Merah(MU) ketika unggul atas skor 2-0 melawan West Ham United dalam laga terusan Premier League, hari Senin, tanggal 2 Januari 2017.

2 gol Manchester United dihasilkan oleh Juan Mata pada menit ke-63 dan dilanjutkan oleh Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-78. Mata mencantumkan namanya pada papan skor usai memaksimalkan umpan dari Rashford yang berada dalam kotak terlarang.

Cetakan gol Juan Mata tersebut pun memperlihatkan telitihnya Mou dalam membuat suatu pilihan. Pelatih yang berasal dari Portugal itu menurunkan Juan Mata sebagai pengganti dari Matteo Darmian ketika masuk di menit 46, sementara Rashford dimainkan untuk pelapis Jesse Lingard ketika masuk dimenit 58.

“Pertandingan dapat dikatakan berat namun saya mempunyai senjata pada kursi pelapis. Saya mempunyai Rashford dan Mata yang sama-sama punya lakon penentu dari kursi pelapis,” ungkap Mou.

Mou merasa hal utama untuk skuatnya mempunyai pesepak bola yang berkemampun di kursi pelais menyusul dibuatnya pergantian skuat sebab agenda padat yang harus dilewati skuatnya.

“Awalnya saya ada niatan untuk menurunkan Rashford dan Mata sedari awal pertandingan. Akan tetapi, saya berpendapat, alangkah baiknya untuk mereka bermain selaku pesepak bola pelapis ketika semua orang sudah mulai lelah dan keputusan tersebut tepat,” ucap mou.

Mata pribadi berada pada urutan ke-3 daftar peraih gol Setan Merah(MU) atas raihan empat gol dari lima belas aksi yang dimainkan, disampin itu Rashford atas raihan tiga gol dalam enam belas laga yang dimainkan berada pada posisi ke-4.

Pada posisi atas klasemen ada nama Zlatan Ibrahimovic yang ni dengan raihan tiga belas poin dalam Sembilan belas pertandingan di setiap kompetisi yang dimainkan.

Mourinho Tak Bisa Menerka Posisi Akhir Man United

Selaku pelatih pada skuat Manchester United, yakni Jose Mourinho, tak dapat memperkirakan pos akhir skuadnya dalam Premier League tahun 2016/17.

Sampai dengan minggu ke tujuh belas, The Red Devilas(MU) masih tetap tertahan pada posisi urutan 6 dengan mencatatkan 30 angka. Mereka berjarak tiga belas poin dari The Blues selaku yang menduduki pos teratas pada tabel.

Melihat kondisi tersebut, title pemenang mungkin tidak mudah diraih oleh skuat Manchester United. Lebih tepatnya jika Mou melihat posisi ke-4 yang saat ini dihuni oleh Arsenal. Selisihnya hanya 4 poin.

“Walau begitu, saya tak mau menyatakan pos ke-4. Karena, saya merasa bahwasannya kami dapat memperoleh hasil lebih bus disbanding posisi  ke-4,” ujar Mou.

“Kami sebetulnya pun dapat berada di luar pos itu sebab sederet skuad papan atas mempunyai tekad yang sama. Maka, saya tak dapat menyatakan ke-3, ke-4, atau ke-5,” ucap pria yang berasal dari Portugal tersebut.

Denah duel di pertandingan dilevel tertinggi Inggris memang telah meluas. Terdapat Tottenham Hotspur yang kini mulai bermain stabil dalam beberapa tahun belakangan dentidak berada pada posisi  4 besar secara terus menerus yang dihuni Manchester  United, Arsenal, Manchester City atau Chelsea.

Belum lagi The Reds, yang telah bangkit dimusimke-2 Juergen Klopp. Sekarang, giliran skuat Liverpool yang menemempati pos urutan ke-2 atas jarak 6 angka dari The Blues.

Cuma, menimbang uang serta nama besar Setan Merah, pencapaian di luar 4 besar tak dapat  ditolerir oleh Mou.

“Peringkat ke-4 dan ke-7 merupakan hal yang berbeda,” ujar Mou.

Mou Mempersilahkan Dua Pesepakbolanya Keluar

Selaku manajer pada skuad Manchester United, Jose Mourinho menyatakan bahwa ia lebih suka bila adapenawaran untuk pesepak bolanya. Akan tetapi, Mou lebih senang bila hal ini diketahui dari pesepak bolanya sendiri.

Perkataan Mou ini seperti diarahkan pada 2 pesepak bolanya yakni  Morgan Schneiderlin dan Memphis Depay, yang digadang-gadang semakin dekat menuju pintu exit Old Trafford.

Dihadirkan menuju Manchester United semasa jamannya Louis van Gaal di tahun 2014 lalu, Schneiderlin dan Depay, sering kali tak diperhatikan oleh Mou. Ke 2nya pun juga tak diturunkan main ketika Machester United unggul 1-0 dariTottenham.

Dan, ketika bursa transfer bulan Januari kian dekat, Mou seakan telah siap untuk menjualnya.

“Saya kerap terbuka dalam mendengarkan penawaran yang datang untuk masing-masing pesepak bola. disamping mendengarkan penawaran, saya kerap pula untuk mendengarkan para pesepak bola sendiri,” ucap arsitek asal Portugal itum, jelang laga hari Rabu, yang bertempat di Crystal Palace, tanggal 14 Desember 2016.

“Jadi masing-masing pesepak bola yang tak suka dan mau pindah, pada saat ada bertul tawaran yang datang, saya takkan menyetopnya, sampai-sampai bila itu bagi skuad rival.”

Mou menyatakan bahwasannya setiap laga merupakan tempat untuk penilaian. “Saya bangga dengan tim yang saya punya. Saya mau tim ini hingga akhir tahun. Dan, saya tak mau ada pesepak bola yang menyatakan bakal keluar dari skuad. Sebab saya tak suka, saya tak mau memiliki dirinya,” Ucap Mou.

Disamping Depay,  pesepak bokla yang berpeluang hengkang pada bulan Januari nanti, ialah eks kapten Jerman bernama Bastian Schweinsteiger. Didepak dari sekuat inti usai hadirnya Jose Mourinho, Schweinsteiger sempat menghahasilkan sebuah surprise dalam keunggulan Piala EFL United dari West Ham pada bulan lalu.

Man United Menurun, Gimana Masa Depan Mou?

The Red Devils(julukan MU) bernain buruk di tahun 2016-2017. Manchester United tidak memiliki kesetabilan dengan begitu saat ini ketinggal jauh dari penghuni pada posisi atas klasemen- Liga Inggris yakni Chelsea. Manchester United akhir minggu kemarin kembali tak berhasil dalam memperoleh kesuksesan. Paul Pogba dan rekan-rekan tampil seri yakni 1-1 kontra Everton walau sempat menang hingga menit ke-89.

Ketidak keberhasilan dalam mengantongi angka penuh atas Goodison Park menjadikan Seran Merah(MU) Saat ini Ketinggal 13 angka dari posisi atas klasemen. Mereka pun mesti berusaha keras jika mau keluar di 2 besar sebab sekarang ini berselisih 9 poin.

Manchester United sudah tentu hanya unggul 2 kali dari sebelas pertandingan Liga Inggris terakhir. Raihan The Red Devils tahun ini adalah awalan paling buruk selama 26 tahun, melebihi raihan pada jaman Louis van Gaal dan David Moyes.

Prestasi yang mengecewakan Manchester United menjadikan posisi sang juru taktik, yakni Jose Mourinho sudah mulai digoyang. Akan tetapi pria asal Portugal tersebut kelihatannya masih bisa bernafas lega. Salah satu sumber mengabarkan petinggi Manchester United masih mensuport Mou sepenuhnya.

Para jajaran Manchester United selama ini cukup puas atas hasil kerja Mou. Dikarenakan mereka merasa penampilan Setan Merah(MU) mengalami lonjakan yang sangat derastis. Melihat gaya Manchester United tampil, mereka percaya Mou tak lama lagi bakal dapat memberikan hasil yang baik.

Antonio Conte Menyindir Pelatih MU

Arsitek pada skuad Chelsea yakni Antonio Conte telah sidir Jose Mourinho selaku juru taktik pada skuad Manchester United terkait pemain sayap Victor Moses. Conte merasa Mou tak sadar atas potensi yang ada pada dalam diri Moses.

Kedatangan Conte di The Blues sedari musim panas yang lalu sudah merubah masa depan Moses. Pesepak bola yang saat ini benginjak usia 25 taun tersebut telah menjadi gacoan utama Conte. Moses diposisikan Conte selaku winger kanan dalam skema baru 3-4-3.

Sedari Moses menjadi pemain utama, Chelsea kerap juara dari 6 laga Liga Premier terakhir yakni tak pernah mendapati kebobolan.

Victor Moses telah perkuat Chelsea sedari tahun 2012. Dirinya direkrut dari Wigan Athletic. Pada jaman Rafael Benitez, Roberto Di Matteo sampai dengan Guus Hiddink, Moses bergabung ke tim The Blues, akan tetapi dirinya tersingkirkan ketikaa Mou yang mengabil alih di Stamford Bridge.

Mou tidak ingin menggunakan jasa Victor Moses dan memutuskan untuk meminjamkan pesepak bola yang berasal dari Nigeria tersebut ke 3 klub yang berbeda, Stoke West Ham United, dan City Liverpool.

Conte mempunyai penafsiran yang berbeda dengan Mou. Menurut pandangan Conte, Moses adalah pesepakbola yang memiliki potensi. Oleh sebabnya, Conte kaget Mou sempat menyia-nyiakan Victor Moses.

“Saya dapat melihat bakatnya sedari musim panas dihari ke 1 pelatihan. Moses mempunyai kemampuan penting: gaya, bentuk tubuh, kemampuan, yang sanggup menyusur tujuh puluh meter dari lapangan. Saya merasa sangat hebat jika ada sosok seperti dirinya sudah diremehkan,” ucap Conte pada salah satu media olahraga.

Mou Mengenyampingkan Henrikh Mkhitaryan, Karena…

Selaku arsitek pada skuad Manchester United, yakni Jose Mourinho mempunyai jawaban tersendiri tak menurunkan Henrikh Mkhitaryan ketika tampil seri 1-1 kontra Arsenal yang dilangsungkan di Old Trafford, pada akhir minggu lalu, pada terusan Liga Premier Inggris. sementara, Mkhitaryan bermain satu setengah jam bersama Armenia pada waktu jeda internasional.

Mou tak meburunkan Mkhitaryan untuk bermain sebab eks pemain Borussia Dortmund tersebut masih belum dapat menyesuaikan dirinya dengan permainan Manchester United. Sebab hal itulah, Mou tak mencantumkan nama Mkhitaryan kedalam skuad ketika kontra The Gurnners.

“Saya bicara pada dirinya: ‘Ini (pertandingan kontra Arsenal) bukan bukan untuk Anda. Saya tak ada fikiran akan menurunkan Anda dari kursi pelapis selama sepuluh atau dua puluh menit’,” ucap sang juru taktik yang berumur 53 tahun itu.

“Saya katakan juga bila dirinya butuh start permainan yang baik. Namun yang jelas Mkhitaryan perlu sebuah pertandingan untuk menawalinya, baik itu tampil selaku  skuad utama atau hadir di fase kedua,” ujarnya menambahkan.

Pria yang berasal dari Portugal ini akan memberikan Mkhitaryan tampil pada waktu Manchester United kontra Feyenoord yang dihelat di Old Trafford, hari Kamis, tanggal 24 November 2016 pada fase kualifikasi Grup A Liga Europa. “Benar, sudah pasti dirinya akan tampil main.”

Disamping itu, Mkhitaryan pribadi sempat merasa putus asa sebab belum memperloleh peluang tampil. Padahal, pemain yang saat ini berumur 27 tahun itu berharap dapat dimainkan kontra The Gurnners.

“Sudah pasti saya tak senang namun saya sukses merubah rasa putus asa ini dengan cara yang baik. Saya tetap haris berjuang dan berusaha keras supaya dapat beradaptasi,” ujar Mkhitaryan dengan singkat.