Tag Archives: Bayern Muenchen

Ancelotti Geram dengan Aksi Fans Hertha Berlin

Pelatih pada skuat Bayern Muenchen, yakni Carlo Ancelotti mengungkapkan alasan mengarahkan jari tengahnya terhadap suporter Hertha Berlin. Kala itu Ancelotti mengatakan dirinya merasa marah sebab telah diludahi.

Peristiwa ini berlangsung ketika Bayern Muenchen tampil seri ditahan dengan 1-1 oleh Hertha Berlin. Kala itu Bayern Muenchen yang sempat tertinggal dan pada akhirnya terlepas dari kegagalan usai Robert Lewandowski memasukan gol pada akhir laga. Gol tersebut nyatanya memenimbulkan emosi dari seporter skuat tuang rumah.

Cetakan gol Lewandowski yang dihasilkan pada menit ke-96 tersebut, membuat keberatan pesepak bola dan fans Hertha terhadap hakim lapangan ‘wasit’, yang dirasa melebih-lebihkan waktu dari waktu yang sudah diberikan ketika penambahan waktu.

Dan, Carlo Ancelotti merupakan sasaran atas pelecehan dari para fans skuat tuan rumah pada laga yang dilangsungkan di Olympia Stadion. Arsitek yang kini menginjak usia 57 tahun tersebut selanjutnya mengaku dirinya mulai membalas pada hasutan dengan isyarat pada jari tengahnya.

“Benar, saya ciptakan hal(gertakan) tersebut, sebab saya telah diludahi,” ucap Ancelotti.

Carlo Ancelotti pada pertandingan tersebut memang menjadi pusat perhatian. Eks arsitek Real Madrid tersebut terlihat berbuat hal satu aksi yang menghina terhadap pendukung Hertha Berlin, yaitu dengan acungi jari tengahnya.

Atas torehan ini, Muenchen tetap tidak tertandingi pada sepuluh laga terakhir Bundesliga. akan tetapi, kemenangan mereka di tingkat atas klasemen dapat dipangkas menjadi 5 gol bila Red Bull Leipzig berhasil menundukan Borussia Monchengladbach.

Arturo Vidal Angkat Suara Terkait Isu Dirinya Keluar

Arturo Vidal kembali angkat bicara menyangkut isu yang mengatakan dirinya bakal angkat kaki dan menuju klub Chelsea. Pesepak bola Bayern Muenchen tersebut sempat mngatakan bahwa dirinya memang memiliki jalinan yang baik dengan pelatih The Blues(julukan Chelsea) yakni Antonio Conte.

Sebelum pindang menuju Bayern Muenchen pada tahun 2015, Vidal menjadi sosok gacoan Conte di Juve. Pesepak bola yang tengah berusia 29 tahun itu turut membawa Juventus scudetto 4 kali secra beruntun, dan merengkuh trofi pemenang Coppa Italia serta 2 Piala Super Italia.

Tidak ayal rumor atas kepindahan dirinya juga semakin meluas sedari musim panas lalu. Ditambah lagi Conte memerlukan sosok pesepak bola yang lincah seperti Vidal dalam mendukung formasi 3-5-2 atau 3-4-3 yang sering kali digunakan.

“Betul, isu tersebut menyeruak dengan cepat. Saya sadar salah 1 yang mendasari hal tersebut ialah saya amat berhasi bersama dengan  sang manager Antonio Conte dengan kurun waktu selama 4 tahun,” ucap Vidal seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

“Namun tak adanya alasan bagi saya untuk angkat kaki dari Muenchen Muenchen menuju The Blues. Saya merasa senang berada di sini begitu pula dengan keluarga saya,” ucapnya menambahkan.

Sementara bila Vidal tertarik, The Blues telah mempersiapkan uang yang cukup banyak yakni 60.000.000 poundsterling. Wajar saja, mereka baru memperoleh dana segar usi melego salah satu pesepak bolanya yakni Oscar menuju Shanghai Shenhua pada bursa transfer bulan Januari 2017 ini.

Bayern ‘Sah’ Tambah Masa Bakti Franck Ribery

Pada hari Minggu, tanggal 27 November 2016 Bayern Muenchen telah sah menambah masa abdi Franck Ribery (berusia 33 tahun) samoai dengan bulan Juni tahun 2018. Kontrak anyar ini membuka kesemoatan untuk Ribery dalam membela Bayern dengan jumlah keseluruhan sebelas tahun.

“Trofi Liga Champions, 6 Title Bundesliga 1, 5 title piala Jerman, title Piala Dunia Antarklub, serta Piala Super Eropa: title besar pada beberapa tahun belakangan ini sangat dekat dengan perans serta Franck Ribery,” ucap bos besar Bayern,  yakni Karl Heinz Rummenigge, seperti disampaikan pada akub resmi klub.

“Dirinya merupakan pesepak bola kunci dengan begitu kami merasa gembira dapat menambahkan masa kontraknya,” ucap Rummenigge.

Disamping itu Ribery sempat mengatakan senang bahagia dapat menambag masa kerjanya di Bayern. “Ini merupakan klub raksasa dan kota ini menjadi rumah bagi sayabaik dilihat dari segi olahraga dan dari segi diri saya sendiri. Saya menunggu banyak kejadian yang menyenangkan bersama pendukung dan saya mau menjadi salah satu bagian atas keberhasilan skuad selama satu setengah tahun ke depan,” ujar Ribery.

Ribery berkerjasasama dengan Bayern asal dari Olympique Marseille ditahun 2007 hingga 2008. Selama ini, pemain sayap yang berasal dari Perancis ini telah mencatatkan sebanyak 333 laga di setiap kompetisi yang dimainkannya.

Dirinya pun sudah memsukkan sebanyak 108 gol dan salah 1 gol diantaranya telah meraih title Liga Champions tahun 2013 ketika kontra Borussia Dortmund.

Ditahun tersebut pula, Ribery pun ditunjuk selaku juara UEFA Best Player Award tahun 2012-2013. Dirinya mengalahkan Cristiano Ronaldo [asal Portugal]. dan Lionel Messi [asal FC Barcelona].

‘Ancelotti Harus Ikuti Saran Ronaldo’

Eks juru taktik pada skuad Real Madrid, yakni Carlo Ancelotti, terang-terangan terkait masa pada waktu dirinya masih menukangi klub itu dan berkerjasama dengan sosok megabintang Real Madrid, yakni Cristiano Ronaldo.

Ancelotti hadir menuju El Real pada awal tahun 2013/14 dan bertahan sampai dengan 2 tahun sebelum angkat kaki dan ditukae oleh Rafael Benitez.

Pada sesi wawancara dengan salah satu media, Ancelotti membeberkan beberapa memory ketika menukangi skuad Real Madrid, termasuk CR7-julukan Ronaldo.

“Ronaldo merupakan pesepak bola utama bagi klub. Saya mesti mendengar apa yang menjadi komentarnya terkait posisi posisi yang pas baginya di lapangan, selanjutnya menyesuaikan diri dengan kemauannya,” ucap Ancelotti.

Akan tetapi, arsitek yang berasal dari Italiaini tak merasa adanya hambatan memfasilitasi kemauan Cristiano Ronaldo dan menemukan taktik terbaik bagi Los Merengues.

“CR7 gembira tampil di sebelah kiri, maka tak sulit bagi saya memilihnya. Benzema merupakan striker luar biasa dan Bale saya tempatkan di posisi kiri. Saya fikir semuanya berlangsung baik,” ucap Ancelotti.

Pada tahun pertamanya di Santiago Bernabeu, kala itu Ancelotti menghantarkan skuad(Real Madrid) memperoleh trofi yang ke 10 –pada Liga Champions mereka.

Title itu terasa istimewa, sebab terakhir kali El Real menjuarai pertandingan antarklub Eropa itu ialah pada tahun 2002 atau dua belas tahun sebelumnya.

Usai meninggalkan El Real pada akhir tahun 2014/15, Ancelotti melakoni masa libur satu tahun sebelum resmi menukangi juara Bundesliga, yakni FC Bayern Muenchen.

Sewaktu tahapan hiatus itu, Ancelotti menyatakan bahwasannya dirinya rindu pada sepak bola.

“Saya pastinya rinu pada sepak bola. Sedari bulan November tahun 2015 saya mengetahui bakal menjadi juru taktik Bayern, namun mesti diakui, waktu rehat terasa amat mengenakkan,” ucapnya.

Kontra Bayern, 3 Gacoan Madrid Akan Turun Bermain

Pada akhirnya Sergio Ramos kembali merumput bersama dengan Los Blancos(julukkan Real Madrid) setelah memperoleh masa libur tambahan.

Zinedine Zidane saat ini bisa sedikit lebih tenang. Sedikit semi sedikit, pelatih pada skuad Los Blancos ini mulai memperoleh skadnya kembali utuh.

3 pemain Los Merengues, diantaranya Sergio Ramos, Luka Modric, dan James Rodriguez, diyakini sudah dapat kembali bermain ketika Real Madrid akan bertanding melawan Bayern Muenchen, hari Rabu, tanggal 3 juli 2016 atau lebih tepatnya hari Kamis dinihari WIB, yang kala itu berada di New York–Amerika Serikat.

Pertandingan pada pergelaran ICC(International Champions Cup) ini adalah pertandingan yang terakhir bagi mereka di Amerika Serikat. Saat sebelumnya, Real Madrid pun pernah bermain ketika bertandinga melawan PSG(Paris Saint Germain) dan The Blues yang dilangsungkan di Ohio dan Michigan. Real Madrid akan kembali menuju Eropa dan akan berhadapan dengan Sevilla pada kompetisi Piala Super Eropa, hari Selasa, tanggal 9/8/2016.

Saat sebelumnya, Modric dan Ramos tentu memperoleh jatah libur tambahan setelah perkuat Kroasia dan Spanyol pada ajang Piala Eropa tahun 2016 ini. Di samping itu James memperoleh masa liburan setelah memperkuat Kolombia pada ajang Piala Amerika.

Sekarang, tinggal Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, Pepe, dan Toni Kross yang saat ini masih belum kembali pada tim. Kross dan Bale diagendakan kembali menuju skuad per tanggal 6/8/2016. Sementara Pepe dan Cristiano Ronaldo kembali ke skuat per tanggal 10/8/2016.

Akan tetapi, Zidanepun masih mesti mencari jalan keluar dalam mencari sosok pengganti dari penjaga gawang inti yakni Keylor Navas dan Isco. dikarenakan, mereka berdua masih mendapati masalah cedera dan diyakini tekkan bermain kontra Muenchen.

Los Blancos pribadi memperoleh hasil bermacam-macam di AS. Mereka ditaklukan oleh PSG dengan skor telak 1-3 dan unggul dengan skor yang serupa kontra The Blues(julukkan-Chelsea).

Neymar Sebagai Gelandang Senior Brasil di Olimpiade 2016

Neymar tergabung dalam daftar gelandang timnas Brasil yang akan bermain pada ajang sepak bola Olimpiade tahun 2016, yakni Rio de Janeiro.

Sebetulnya, ajang sepakbola ditujukkan bagi para gelandang di bawah umur 23 tahun. Akan tetapi, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memperbolehkan dari masing-masing tim untuk memasukkan 3 gelandang senior.

Kala itu Neymar sebagai salah satu gelandang senior yang diboyong Brasil menuju Olimpiade. Dirinya adalah ketua pada tim yang di beri nama julukan Selecao tersebut.

Dari daftar utu 2 nama gelandang senior yang lain ialah, Douglas Costa, Fernando Prass, kiper Palmeiras, dan gelandang sayap Bayern Muenchen.

Usai Dunga dikeluarkan(PHK), kedudukan selaku pelatih tim pada Olimpiade Brasil disandangkan pada Rogerio Micale. predikat dirinya sekarang ini ialah sebagai pelatih tim nasional Brasil U-20.

Untuk Neymar, pada Olimpiade sekarang ini sebagai pembuktian bahwa diria pada tingkat yang lebih berpengalaman. Saat sebelumnya, dirinya izin tidak menghadiri ketika Copa America Centenario.

Rekor luar buasa Neymar bersama dengan Brasil ialah memenangkan Piala federasi tahun 2013 lalu. Pada Olimpiade tahun 2012 yang dihelat di London, kalan itu Neymar Cuma memperoleh medali perak dikarekan gagal atas Meksiko ketika pertandingan fase final.

Kiper: Uilson dari -Atletico Mineiro,Fernando Prass dari -Palmeira.

Pemain belakang: Luan -Vasco da Gama, Marquinhos -PSG, Zeca -Santos, Rodrigo Caio -Sao Paulo, Douglas Santos -Atletico Mineiro, William -Internacional.

Pemain tengah: Rodrigo Dourado -Internacional, Thiago Maia -Santos, Fred -Shakhtar Donetsk, Felipe Anderson -Lazio, Rafinha -Barcelona.

Pemai depan: Douglas Costa -Bayern Munich, Neymar -Barcelona, Gabriel Barbosa -Santos, Luan -Gremio, Gabriel Jesus -Palmeiras.

‘Nilai Teransfer Lukaku Terlalu Besar Untuk Italia’

Selaku agen dari Romelu Lukaku, yakni Mino Raiola, merasa minimnya peluang atas kliennya dalam menituih karier di Italia. Menurut pandangan Raiola yang menjurus pada keadaan finansial dari sederet klub Negeri Piza tersebut.

Mengarah pada Transfermarkt, pasaran harga jual bagi penyerang yang berkewarganegaraan Belgia tersebut telah menembus angka 40.000.000 euro atau setara dengan Rp 597 milyar

Transferan dengan nominal yang dapat dibilang cukup besar itu amat jarang didapat bagi klub Italia. belakangan, diketahui bahwasannya klub Italia bersedia dalam mengeluarkan biaya yang diperkirakan lebih dari 40.000.000 euro yakni demi menghadirkan satu orang gelandang  tepatnya pada tahun 2001 silam.

Pada saat itu, ada sederet gelandang dihadirkan Serie A yang melewati jumlah tersebut, diantaranya Gaizka Mendieta, Rui Costa, Pavel Nedved, Gianluigi Buffon, dan juga Lilian Thuram,.

“Tak adanya klub Italia yang sanggup dalam memboyong Lukaku sekarang ini. Walau saja, dirinya mempunyai kwalitas yang diperlukan untuk tampil bermain disana,” ucap Raiola.

“Adanya pengecualian jika grup yang berasal dari China tersebut memegang peranan penting di AC Milan,” ucap sang agen.

Lukaku pada beberapa minggu belakangan kerap kali disangkut pautkan dengan Bianconeri dan juga Napoli. Kala itu Juve diberitakan tengah mencari sang pembuat sukses Alvaro Morata, disamping itu Napoli juga akan bersiap untuk melepaskan kepergian Gonzalo Higuain.

Disamping menyangkut ke 2 klub, Lukaku pun dikait-kaitkan dengan sederet klub besar seperti Paris Saint-Germain, Real Madrid, Bayern Muenchen, dan Barcelona. Cuma, dari sekian banyak klub pemidat belum ada satu pun tawaran yang datang secara resmi diterima oleh Everton.