Tag Archives: Antonio Conte

Tak Diberi Kesempatan Main, Fabregas Tetap Berusaha

Cesc Fabregas tentu pernah merasa kesal atas jarangnya ia diturunkan bermain oleh sang pelatih, Antonio Conte. Namun bukan artinya Fabregas langsung merasa berputus asa.

Cesc Fabregas memang melewati musim yang tidak cukup baik sedari hadirnya Antonio Conte dimusim ini. Dirinya pun sempat diasingkan pada saat Conte lebih mempercayaan kolaborasi Nemanja Matic dan N’Golo Kante pada baris tengah.

Normal saja bila nasib Fabregas sempat diperdebatkan mengingat  ketertarikan sejumlah klub dari China dan Eropa. Rossoneri(sebutan AC Milan) digadanggadang amat mengharapkan untuk dapat memboyongnya.

Namun pada akhirannya Fabregas memutuskan untuk menetap di Chelsea dan berusahan mempertahankan posisinya sampai dengan dirinya dapat kembali menjadi opsi pertama Conte.

Akhir Minggu kemarin ketika kontra Swansea City,kala itu Fabregas membuat 1 gol sebagai gole pembuka keunggulan yakni 3-1 bagi skuatnya yang  juga menjadi kali ke-6 nya selaku pemain depan. Pada pertandingan tersebut Fabregas dijuluki selaku ‘man of the match’ atas penampilan baiknya.

Sebab cuma itulah upaya satu-satunya supaya pesepak bola yang berasal dari Spanyol ini mendapat kepercayaan dari Conte. Dikarenakan Fabregas sempat bersedih bada saat dirinya kesulitan masuk pada skuat inti.

“Pada mulanya pada saat saya tak tampil, saya meminta semua orang untuk tak menyapa saya sebab saya amat kesal,” ucap Fabregas seperti yang disampaikan lewat salah satu sumber.

“Namun sekarang semuanya telah berbeda seiring denga umur yang bertambah, waktu, serta pemikiran yang matang, dan jam terbang, dimana hal tesebut menyokong Anda dalam mengerti bahwasannya skuat merupakanh yang paling penting,” ucapnya lagi.

“Tak boleh salah menduga; Saya mau tampil. Namun terkadang Anda mesti mengusaha hal tersebut ,” tutupnya.

Arturo Vidal Angkat Suara Terkait Isu Dirinya Keluar

Arturo Vidal kembali angkat bicara menyangkut isu yang mengatakan dirinya bakal angkat kaki dan menuju klub Chelsea. Pesepak bola Bayern Muenchen tersebut sempat mngatakan bahwa dirinya memang memiliki jalinan yang baik dengan pelatih The Blues(julukan Chelsea) yakni Antonio Conte.

Sebelum pindang menuju Bayern Muenchen pada tahun 2015, Vidal menjadi sosok gacoan Conte di Juve. Pesepak bola yang tengah berusia 29 tahun itu turut membawa Juventus scudetto 4 kali secra beruntun, dan merengkuh trofi pemenang Coppa Italia serta 2 Piala Super Italia.

Tidak ayal rumor atas kepindahan dirinya juga semakin meluas sedari musim panas lalu. Ditambah lagi Conte memerlukan sosok pesepak bola yang lincah seperti Vidal dalam mendukung formasi 3-5-2 atau 3-4-3 yang sering kali digunakan.

“Betul, isu tersebut menyeruak dengan cepat. Saya sadar salah 1 yang mendasari hal tersebut ialah saya amat berhasi bersama dengan  sang manager Antonio Conte dengan kurun waktu selama 4 tahun,” ucap Vidal seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

“Namun tak adanya alasan bagi saya untuk angkat kaki dari Muenchen Muenchen menuju The Blues. Saya merasa senang berada di sini begitu pula dengan keluarga saya,” ucapnya menambahkan.

Sementara bila Vidal tertarik, The Blues telah mempersiapkan uang yang cukup banyak yakni 60.000.000 poundsterling. Wajar saja, mereka baru memperoleh dana segar usi melego salah satu pesepak bolanya yakni Oscar menuju Shanghai Shenhua pada bursa transfer bulan Januari 2017 ini.

Kunci Keberhasilan The Blues Tahun 2016-17

Chelsea berkesempatan besar memenangi Liga Inggris tahun 2016-17. Chelsea sekarang ini berdiri tegak diatas klasemen. Mereka menang 9 angka selama empat belas pertandingan tersisa.

Pada akhir Minggu kemarin, The Blues berhasil mengalahkan salah 1 rivalnya pada pencarian title, The Gurnners 3-1. Salah satu media olahraga sampai memperkirakan 91% The Blues bakal menang musim ini.

Keberhasilan The Blues meningkat di atas klasemen dimusim ini amat spektakuler. Dikarenakan dimusim lalu mereka hancur berantakan dan mesti berpuas keluar pada pos urutan sepuluh klasemen– Liga Inggris.

Kesuksesan Chelsea memperoleh hasil impresif musim ini tidak terlepas dari peranan sang pelatih Antonio Conte. Ketika tahun karier pertamanya di Inggris, Conte secara fenomenal memperoleh keberhasilan atas skema 3 bek.

Penjaga gawang The Blues Thibaut Courtois akui bahwasannya Conte mempunyai andil yang amat penting. Cara melatih Conte sudah merubah etos kinerja para pesepak bola The Blues.

“Bakal lebih baik bila Anda mempunyai manajer yang banyak menuntut. Anda mesti berada pada kualitas terbaik setiap Minggu dan hal tersebut yang menjadikan Anda menjadi pemenang. Bila Anda mempunyai pelatih  yang tak banyak menuntut tentu terkadang Anda bakal santai dan Anda gagal,” ucap Courtois seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

Skema 3 bek yang dibuat Conte nyatanya memang berhasil menjadikan The Blues mempunyai pertahanan kuat. Chelsea tiga belas kali melakukan clean sheet musim ini yaitu dengan hanya kebobolan tujuh belas gol.

Conte akan Buat Keputusan Terkait Masa Depan Pemain Ini…

Pelatih Chelsea, yakni Antonio Conte, mengatakan akan segera mempuat pustusan nasib salah satu pesepak bolanya, bernama Oscar, dalam waktu beberapa hari kedepan.

Tahun ini, karier Oscar seakan meredup. Di bawah arahan Conte, pesepak bola yang berasal dari Brasil tersebut hanya diturunkan untuk tampil sebanyak 9 pertandingan Premier League dan 2 pertandingan Piala Liga Inggris.

Isu perginya Oscar pun mencuat. Beberapa media mengatakan dirinya akan pindah menuju klub Liga Super China–Shanghai SIPG, dengan nilai transfer sebesar 60.000.000 euro.

Menyangkut hal itu, Conte pada akhirnya telah memberi konfirmasinya. Dia berkominmen bakal membuat keputusan atas masa depan Oscar dalam waktu dekat.

“Masa depan Oscar makal pasti pada beritahukan beberapa hari selanjutnya. Saya selalu mengandalkan dirinya. Selaku pesepak bola, Oscar merupakan salah 1 yang baik,” ucap Conte setelah pertandingan melawan Sunderland, hari Rabu, tanggal 14 Desember 2016.

“Akan tetapi, kadang kala terdapat 1 kondisi yang tidak mudah untuk dilewati,” ucap mantan juru taktik Juventus tersebut meneruskan.

Oscar dihadirkan The Blues dari Internacional dibulan Juli tahun 2012 silam, dengan biaya transfer sebesar 27.200.000 pounds atau sekita 455 milyar rupiah. Dia diikat oleh Chelsea sampai dengan tahun 2019.

Awalnya, Oscar termasuk salah satu pemain andalan. Ia kerap menjadi penentu kemenangan The Blues.

Selama dirinya berada di The Blues, Oscar telah mencatatkan sebanyak 203 laga yang dimankannya di semua Pertandingan, dan juga berhasil memasukkan sebanyak 38 gol serta 37 upaya mencetak gol.

Antonio Conte Menyindir Pelatih MU

Arsitek pada skuad Chelsea yakni Antonio Conte telah sidir Jose Mourinho selaku juru taktik pada skuad Manchester United terkait pemain sayap Victor Moses. Conte merasa Mou tak sadar atas potensi yang ada pada dalam diri Moses.

Kedatangan Conte di The Blues sedari musim panas yang lalu sudah merubah masa depan Moses. Pesepak bola yang saat ini benginjak usia 25 taun tersebut telah menjadi gacoan utama Conte. Moses diposisikan Conte selaku winger kanan dalam skema baru 3-4-3.

Sedari Moses menjadi pemain utama, Chelsea kerap juara dari 6 laga Liga Premier terakhir yakni tak pernah mendapati kebobolan.

Victor Moses telah perkuat Chelsea sedari tahun 2012. Dirinya direkrut dari Wigan Athletic. Pada jaman Rafael Benitez, Roberto Di Matteo sampai dengan Guus Hiddink, Moses bergabung ke tim The Blues, akan tetapi dirinya tersingkirkan ketikaa Mou yang mengabil alih di Stamford Bridge.

Mou tidak ingin menggunakan jasa Victor Moses dan memutuskan untuk meminjamkan pesepak bola yang berasal dari Nigeria tersebut ke 3 klub yang berbeda, Stoke West Ham United, dan City Liverpool.

Conte mempunyai penafsiran yang berbeda dengan Mou. Menurut pandangan Conte, Moses adalah pesepakbola yang memiliki potensi. Oleh sebabnya, Conte kaget Mou sempat menyia-nyiakan Victor Moses.

“Saya dapat melihat bakatnya sedari musim panas dihari ke 1 pelatihan. Moses mempunyai kemampuan penting: gaya, bentuk tubuh, kemampuan, yang sanggup menyusur tujuh puluh meter dari lapangan. Saya merasa sangat hebat jika ada sosok seperti dirinya sudah diremehkan,” ucap Conte pada salah satu media olahraga.

Conte; Oscar Takkan Keluar dari Timnas

Antonio Conte mengatakan bahwasannya nasib Oscar tetap dengan Chelsea. Conte merasa pemain yang berasal dari Brasil tersebut selaku bagian yang penting dari timnya.

Oscar belum kembali menjadi pemain inti usai Conte merubah skemanya menjadi 3-4-3 diakhir bulan September lalu. Saat terakhir dirinya tampil sedari menit awal ialah ketika Chelsea tunduk dari The reds pada tanggal 16/9/2016 lalu. Setelahnya, Oscar cuma 2 kali bermain selaku pesepak bola pengganti.

kondisi itu menjadikan nasib Oscar di Stamford Bridge mulai dipertanyakan. Dirinya diberitakan menjadi target Inter Milan pada jendela transfer pada bulan bulan Januari nanti.

Namun Conte menegaskan bahwasannya Oscar masih mempunyai lakon yang penting bagi skuadnya. Oleh sebab itu, pesepak bola yang berumur 25 tahun tersebut takkan keluar dari Stamford Bridge.

“Nasib dari Oscar ialah The Blues. Untuk saya, dirinya merupakan pesepakbola penting dalam tim saya. Drinya dalam penampilan yang apik,” ucap Conte seperti disampaikan dari salah satu media olehraga.

“Logis kalau saya mesti menunjuk starting XI setiap minggu namun Oscar merupakan pesepak bola tangguh dan, untuk saya dirinya bertahan di athe blues.”

“Penting dalam menyampaikan pesan ini terhadap semua. Dirinya bakal akan terus menetap bersama kami sebab saya berfikirnya sebagai pesepak bola penting,” ucap Conte menegaskan.

‘Obi Mikel Menjelaskan Terkait Hukumannya’

Salah satu pemain Chelsea, yakni John Obi Mikel, menjelaskan atas kabar dari media yang mengatakan bahwasannya sang Juru taktik, Antonio Conte, tengah memberinya hukuman sebab pilihannya untuk memperkuad skuad Nigeria di Olimpiade 2016.

Dirinya menjelaskan kabar tesebut lewan media sosial pribadinya.

Dalam ungkapannya tersebut, pesepak bola yang berumur 29 tahun tersebut menyayangkan bahwa adanya salah paham antara ucapan yang diberilan oleh penasihat teknis Nigeria, yakni Gernot Rohr, serta media asal Nigeria sebelum laga antara Nigeria kontra Aljazair pada penyisihan Piala Dunia 2018 wilayah Eropa.

“Supaya dapat menjadi betul-betul jelas, Antonio Conte dan The Blues kerap memberi dorongan penuh pada saya dan skuad Nigeria ketika berada di Rio (tempat dihelatnya laga Olimpiade),” berikut yang merupakan salah satu isi ungkapan Mikel dalam kejelasannya.

“Sang arsitek telah memberikan saya berkah secara full dalam mewaspadai laga di Olimpiade dansampai-sampai keinginan supaua saya meraih kembali medali emas,” ucapnya.

Saat sebelumnya, terdapat rumor bahwasannya Antonio Conte secara sengaja “meng-save” Mikel dari niatnya menjadi akibat pilihan Mikel yang tak mengikuti rancangan pramusim yang telah di buat oleh The Blues.

Hal tersebut dilontarkan oleh penasihat teknis Nigeria, bernam Gernot Rohr.

Namun, Mikel kembali mengatakan bahwasannya hubungannya sekarang ini dalam kondisi yang baik bersama Chelsea. Dirinya mempunyai keinginan bersama klub atau juga timnas.

“Konsetrasi saya saat ini ialah memperoleh keunggulan dan title bersama The Blues dan menghantarkan Nigeria menuju rotasi final Piala Dunia 2018. Hal tersbut adalah tantangan. Saya sangat berantusias untuk menjalaninya selama beberapa bulan mendatang,” ucapnya.

Hasil Kontra Watford Meninkatkan Keyakinan The Blues

Selaku manajer pada skuat Chelsea, yakni Antonio Conte, merasa begitu pentingnya unggulan atas 2-1 kontra Watford pada pertandingan Premier League yang dilangsungkan di Stadion Vicarage Road, hari Sabtu, tanggal 20 agustus 2016.

Sanjungan Conte tersebut tidak terlepas atas reaksi yang baik dari Chelsea usai tertinggal melalui gol Etienne Capoue ketika memasukki menit 55. Mereka menmbalikan keadaan atas tembakan Michy Batshuayi ketika memasukki menit 80 serta pula Diego Costa 7 menit berikutnya.

2 gol itu, dirasa Conte, telah memperlihatkan kekuatan karakter para anak didiknya dalam menghadapi kondisi sulit.

“Laga ini tentu takkan mudah sebab kami terlebih dulu berada ketinggal dengan skor 0-1. Saya merasa gembira melihat sambuta dari pesepak bola dan kejuaraan ini amat utama bagi kami sebab menjadikan seluruh pesepak bola merasa yakin pada dirinya,” ucap Conte seperti disampaikan dari salah satu sumber.

“Salah apabila beranggapan bakal amat mudah meraih keunggulan di Watford. Pada fase awal ke 2 skuat tampil lebih sering imbang. Saya rasa kami telah memperlihatkan kehebatan yang luar biasa pada fase ke 2 dan amat meggecat mereka,” ujar dirinya.

Diluar dari hasil, Antonio Conte pun membicarakan mengenai alasan pencadangan pada Cesc Fabregas. Yang berwarganegara Spanyol tersebut baru dimainkan ketika memasukki menit ke 78 yakni sebagai pemain pengganyi bagi Nemanja Matic.

Conte berpendapat, Fabregas sebagai seorang yang diutamakan untuk The Blues-julukkan Chelsea walaupun tak berhasikl sebagai starter pada 2 pertandingan ke 1 Premier League tahun 2016 ini.

“Kita semua tahu kemampuan Cesc. Dia merupakan pesepak bola luar biasa. Akan tetapi, kami baru melakukan awal tahun dan masih mencoba mendapati keibangan pada tim,” ucap Conte.

Pada laga kontra Watford, kala itu Antonio Conte memainkan N’Golo Kante serta Matic selaku starter pada posisi pemain sentral. Ada pula posisi oemain serang diduduki oleh Oscar yang ikuti Pedro Rodriguez dan Eden Hazard.

Antonio Conte Gembira Costa Tetap Bertahan di The Blues

Diego Costa (berusia 27 tahun) kala itu dirinya sempat menolak kesempatan untuk kembali menuju klub dahulunya, yakni Atletico Madrid, pada jendela transfer tahun 2016 ini. Atas pilihannya itu juga disambut baik oleh manajer anyar The Blues(julukkan Chelsea), yakni Antonio Conte.

Atletico Madrit kabarnya meniat untuk kembali memboyong Diego Costa ditahun 2016 ini. Striker pada timnas Spanyol ini sempat mengenakan kostum Atletico pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2014.

“Saya merasa gembira dia tetap berasa di sini dan memilih untuk bergabung bersama dengan kami. Dia dapat terus mengalami penigkatan,” ucap Conte.

Diego Costa adalah pemain yang berpotensi dan dapat memasukkan gol paling banyak bagi The Blues dalam 2 tahun belakangan dengan raihan sebnyak 21 dan 16 gol di setiap pertandingan yang ia mainkan.

Diego Conte pun sempat mengakui mahwai ia suka atas antusias Costa dan mengharapkan dia dapat mendpati banyak perkembangan.

“Saya menyukai antusias dari Diego sebab kerap memperlihatkan semangat dalam bermain sepak bola. Dia tak menyukai mendapati kegagalan dan saya menyukai antusias semanyam itu. Dia peraih gol yang luar biasa dan masih dapat menjalani banyak perkembangan,” ucap dia.

Saat sebelumnya Antonio Conte sempat tak bisa menjamin nasib kedepan Costa kala berada di Stamford Bridge.

The Blues akan melakoni pertandingan minggu ke 1 pada Premier League tahun 2016-17 dengan bertanding melawan West Ham United. Pertandingan tersebut  dilangsungkan hari Senin 15 agustus 2016 atau hari Selasa, dini hari, pada pukul 02.00 pagi WIB.

Juve Enggan Melepas Salah Satu Pemainnya

Selaku juara bertahan pada kompetisi Serie A, I Bianconeri kelihatannya tak akan menjual pemainnya yakni Leonardo Bonucci untuk jendela transfer pada musim ini. Pihak dari klub yang mendapat sebutan ‘Si Nyonya Tua’ itu merasa bek yeng diketahui kini berusia 29 tahun tersebut adalah salah seorang yang terpenting pada baris pertahanan mereka, dengan begitu mereka tak bermaksud untuk melepasnya untuk jendelan transfer kali ini.

Leonardo Bonucci pribadi dapat dibilang merupakan salah satu pemeran yang paling diutamakan atas kesuksesan Juve memenangi  kompetisi Serie A serta Coppa Italia tahun lalu. Dirinya kerap bermain dengan sangat kompak pada baris pertahanan Juventus dengan begitu dirinya menjadi tujuan terpenting baik itu berada pada skuad Juventus ataupun pada Tim nasional Italia.

Untuk jendela transfer kali ini, nama Juga kerap diinfokan akan hengkang dari Kota Turin. sejumlah klub papan atas Eropa diantaranya seperti seperti The Citizens- julukkan Manchester City dan The Blues- julukkan Chelsea memiliki niatan untuk menghardirkan bek yang kini berumur 29 tahun itu, yang mana pada sosok Antonio Conte itu  betul-betul mau ingin bertemu dengan Leonardo Bonucci yang bertempat di Stamford Bridge tahun depan.

Akan tetapi berdasarkan kabar terakhir dari salah satu media, sang pesepakbola kabarnya amat senang kala dirinya bersama dengan Juve dengan begitu yang bersangkutan tak mau pergi dari kota Turin. kubu Juve pribadi pun kabarnya tidak mau melepas sang pemain dengan begitu sudah dapat dipastikan bahwasannya Leonardo Bonucci akan berada menetap di Turin tahun depan dan terus bertahan.