Category Archives: Liga Italia

Inter Bersiap Rekrut Para Pemain Top

Hadirnya pemilik anyar, yakni Suning, memberikan ambisi yang segar untuk Inter Milan yang merupakan klub Liga Italia. Dari segi keuangan, mereka pun dipastikan kian bertambah kuat sebab Suning pun hadir selaku investor.

Salah 1-nya, La Beneamata yang sekarang kabarnya telah bersiap membeli pesepak bola secara besar-besaran pada jendela transfer(musim panas mentang). Suning yang merupakan perusahaan besar asal Tiongkok tersebut, dikabarkan sudah mempersiapkan uang tidak kurang dari 150.000.000 euro atau setara dengan 2,1 triliun rupiah.

“Pemikiran kami jelas, La Beneamata membidik sederet pesepak bola top, tidak memperdulikan asal mereka dari negara mana,” ucap Javier Zanetti selaku Wakil Presiden Inter Milan, setelah bermain selaku narator tamu yang berada di Universitas Milan, hari Selasa, tanggal 13 maret 2017. “Yang paling penting, nantinya sang pesepak bola bakal bersungguh-sungguh ketika memakai kostum Inter Milan.”

Zanetti sebagai sosok pemain lama Inter juga menyanjung keseriusan Suning untuk kembali mendirikan Inter Milan. Suning, ucap Zanetti pun sudah merubah pendekatan manajerial La Beneamata.

“Suning hadir menuju Italia untuk mendirikan sesuatu yang utama,” ucap Zanetti, yang memperkuat Inter Milan ditahun1995 hingga tahun 2014. “Suning grup yang tangguh dan sangat berambisi.”

Perbaikan Stadion

Tak cuma dalam hal membeli pesepak bola, Suning pun mau mendirikan prasarana klub. Salah 1nya, turut dalam memperbaiki Stadion Giuseppe Meazza.

“Stadion? Sudah pasti hal tersebut kami pikirkan juga. Kami mau merestruktur Giuseppe Meazza. Hal tersebut bakal menjadi paling baik dan kami siap menjalaninya,” ucap Zanetti(43).

Disamping itu untuk peningkatan sederet pemain muda, mereka telah bersiap medirikan beberapa tempat latihan. “Nantinya, sederet tempat latihan tersebut bakal dipakai oleh sederet pesepak bola muda kami,” ucap Zanetti.

‘Inter Bidik Pemain Paris St Germain’

Inter Milan nyatanya tak cuma mengincar Marco Verratti untuk direkrutnya dari PSG(Paris Saint Germain) ketika musim panas nanti. La Beneamata nyatanya pula mengontrol perkembangan dari pemain bertahan Paris Saint Gemain, yakni Grzegorz Krychowiak.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, pesepak bola skuat nasional Polandia tersebut tidak banyak bermain di Paris Saint Gemain sedari dihadirkan pada tahun 2016(musim panas). Dia lebih banyak bernaung dengan masalah cedera dan mnjadikan baru bermain sebeas kali pada Ligue pertama.

Walau sudah sembuh, Krychowiak pun masih merasa sulit dalam berpenyusaian diri dengan akivitas ibukota Perancis. Berasa di Paris Saint Germain juga dia sulit memperoleh posisi inti, sebab mesti bersaing dengan Thiago Motta dan Marco Verratti.

Hal tersebut tentu menimbukan perdebatan bahwasanya dia bakal angkat kaki pada musim panas yang akan datang. Inter Milan mengendus adanya aroma ketidaktahanan Krychowiak.

Menurut kabar yang disampaikan oleh salah satu media, Inter Milan cuma salah 1 klub yang memantau keadaan sang pesepak bola lewat jarak dekat. Piero Ausilio selaku bos Olahraga Inter, digadang-gadang telah lama menyukai pesepak bola yang saat ini tengah berusia 27 tahun itut, sampai-sampai sedari sebelum dia merapat dengan Paris Saint Germain.

Niatan untuk memboyong Krychowiak ini digadang-gadang selaku pilihan ke-2 Inter Milan bila tak berhasil menghadirkan Verratti. Untuk memboyong Krychowiak, La Beneamata kabarnya merogoh uang di atas 30.000.000 euro. karena, Paris Saint Germaun tentu tidak ingin merugi menjualnya dengan biaya yang murah.

Ada pula Krychowiak direkrut Paris Saint Germain dari Sevilla dengan biaya yang sangat tinggi, yaitu 33.600.000 euro atau setara dengan 480 milyar rupiah. Sebelum itu, dirinya pula sempat perkuat beberapa klub diantaranya Bordeaux, Nantes, dan Reims. Bersama Paris Saint Germain, sebetulnya dia masih masih memiliki kontrak sampai dengan bulan Juni 2021 mendatang.

AC Milan Siapkan Dana Besar Demi Memoyong Fabaregas

AC Milan kian memperlihatkan rasa seriusnya untuk menghadirkan pesepak bola The Blues-julukan Chelsea, yakni Cesc Fabaregas dimusim depan. Kabarkan oleh salah satu sumber, AC Milan sudah mempersiapkan biaya yang besar 27.000.000 pounds atau setara dengan 445 milyar rupiah untuk memboyong bintang yang berasal Spanyol tersebut menuju San Siro.

Dengan hadirnya Fabregas dipercaya dalam menyeimbangi pernampilan pada line up mereka. I Rossoneri menyadari bahwasannya mereka memerlukan pesepak bola yang memiiki pengalaman dengan sistem tinggi dalam mendampingi para pesepak bola muda mereka.

I Rossoneri memang sedang membuat gambaran dalam perbaikan memperkuat tim mereka supaya bisa kembali berhasil. Ditambah lagi dengan hadirnya pemilik amyar mereka, yakni Sino-Europe Sports Minggu ini.

Akan tetapi, pada sisi yang lain, I Rossoneri nampaknya tidak bakal mudah untuk memperoleh eks pesepak bola Arsenal dan Barca tersebut. Diakarenakan, Fabregas sudah berjanji mau setia bersama  dengan The Blues, walaupun musim ini dia tidak sebagai opsi pertama di bawah arahan pelatih Antonio Conte.

Sudah pasti, butuh berusaha keras untuk Milan agar dapat menghadirkan Cesc Fabregas. Untuk menjadikan langkah pertama, mungkin mereka menjanjikan Fabregas dengan honor yang besar.

Disamping nama Fabregas, pesepak bola juang juga memiiki pengalaman lainnya yang dibidik Rossoneri iaah pesepak bola milik Boca Juniors-yakni Fernando Gago. Dalam jendea transfer pada bulan Januari lalu, AC Milan belum dapat menghadirkan Fernando Gago sebab Boca Juniors enggan melepas dirinya.

Fernando Gago lebih gampang

AC Milan diprediksi bakal lebih gampang memboyong Fernando Gago pada bursa transfer musim panas nanti sebab masa kontraknya yang tidak lama lagi bahal habis. Hingga sejauh ini, Boca masih belum membuat penambahan masa kontrak bagi pesepak bola asal Argentina yang kini berumur 30 tahun itu.

Fernando Gago bakal kembali merasakan suasana dalam pertandingan Serie A bila dirinya benar hijrah menuju AC Milan. Seperti yang sudah tahu, Gago sempat mengenakan kostum AS Roma ditahun 2011/12.

Pioli Sanjung Jerih Payah Pemain Inter Ini…

Salah satu penyerang pada skuat Inter Milan, yakni Gabriel Barbosa pada akhirnya memasukan gol petamanya bersama Inter Milan. Pesepak bola yang sering disapa dengan sebutan Gabigol tersebut sekaligus menjadi super hero atas keunggulan Inter Milan dari Bologna, hari Minggu, tanggal 19 Februari 2017.

Dalam pertandingan tersebut, Gabriel tampil ketika memasuki menit 75 sebagai pengganti dari Rodrigo Palacio. Cuma 6 menit berlangsung, dia memasukan gol pamungkas atas keungguan Inter Milan, dengan memaksimakan umpan matang dari Danilo D’Ambrosio.

Setelah memasukan gol, Gabriel Barbosa mesti mendapati kartu kuning karena melakukan selebrasi golnya dengan membuka bajunya.

Juru taktik pada skuat Inter Milan, yakni Stefano Pioli mengatakan skuatnya sempat merasa kesulitan dalam tanding melawan Bologna. Dia tidak menampik bahwasannya skuatnya masih harus melakukan perbaikan. “Kami merasa kerepotan. Ritme penampilan amat alot dan pesaing kami tampil amat rapat. Tak sedikit area yang harus kami tambahkan. Pertarungan tadi tak mudah untuk Perisic dan Eder.”

Beruntung, Gabriel Barbosa yang pada akhirannya sukses keluar dari kebuntuan. Kala itu Pioli merasa gembira skutnya pada akhirnya yang menjuarai pertandingan.

Baginya, Gabigol telah berjuang sekuat tenaga usai mendapati masa-masa suram pada awal kepindahannya menuju La Beneamata(julukan Inter). “Namun dirinya kini tampil oke dan semua tim pantas mendapat kredit atasnya,”  ucap Pioli.

“Saat berada di kamar ganti mereka berkata Gabriel Barbosa bakal menawarkan makan malam ala Brazil dirinya memasukan gol perdananya.

 

 

Domenico Berardi Tak Mau Comeback Menuju Juve

Juventus sebetulnya sudah memperoleh izin dari Giovanni Carnevali, selaku CEO Sassuolo, jika mau menghadirkan Domenico Berardi. Akan tetapi pesepak bola itu nyatanya enggan mau kembali menuju skuat yang berjulukan I Bianconeri.

Berardi sempat sebagai milik dari Juventus dalam rentang waktu yakni per tanggal 1/9/2013 sampai dengan tanggal 30/6/2015. Ketika itu dirinya direkrut Juve dari Sassuolo dengan biaya tebusan sebesar 4,5.000.000 euro. Akan tetapi, dia tidak sempat tampil dengan Buffon dan rekan-rekan sebab tetap dibiarkan berada di Sassuolo selaku pesepak bola pinjaman dalam 2 tahun, lebih tepatnya hingga tanggal 30/6/2015.

Pada akhirnya, pada tangga 1/7/2015, Berardi diboyong kembali oleh Sassulo yakni dengan harga 2 kali lipat, yaitu sebesar 10.000.000 euro. Dan hingga saat ini, dia merasa nyaman berada di Sassuolo dan meningkat selaku bintang anyar pada Serie A. Bersamaan dengan peningkatannya tersebut, Juve kembali mengharapkan sosoknya.

“Domenico sempat sebagai milik dari klub Juve. Selanjutnya kami membuat keputusan untuk menetapkannya,” ucap Carnevali pada salah satu sumber, seperti dikabarkan oleh salah satu media asal Italia.

“Juve menjajal menghadirkannya lagi. Sebetulnya telah ada kata sepakat akan hal tersebut diakhir musim ini. Akan tetapi sang pesepak bola tetap pada pendirian memilih untuk bertahan dengan kami,” ucap Carnevali menambahkan.

Bidikan Klub Inggris

Disamping Juve, Berardi pun sebagai target bidikan sederet klub besar Inggris, diantaranya Liverpool, Manchester United, Manchester City, dan Chelsea. The Blues, contohnya, telah memberikan penawaran seniai 25.000.000 euro atau setara dengan 357 milyar rupiah bagi pesepak bola berumur 22 tahun tersebut.

Sementara di dosmestik, Juventus memperoleh saingan dari La Beneamata. Inter Milan mencantumkan nama Berardi pada susunan pesepak bola yang di bidik untuk musim depan.

Ada pula Berardi yang selama ini telah mencatatkan sebanyak 56 poin serta 35 upaya dari 146 laga dari mengenakan seragam Sassuolo.

Juve Kembali Unggul, Allegri Tanggapi Isu ke The Gurnners

I Bianconeri(julukan Juve) dengan gampang menundukan Crotone atas skor 2-0 dalam laga terusan Serie A yang dilangsungkan di Ezio Scida Stadium, hari Kamis, tanggal 9 Februari 2017 dinihari WIB. Keunggulan ini menjadikan Juve mulus pada posisi teratas klasemen dari kemenangan tujuh angka atas AS Roma.

Bukannya ditanyakan terkait keungguan Juve, juru taktik Si Nyonya Tua, yakni Massimiliano Allegri, justru yang ditanyakan terkait isu kepindahannya menuju Arsenal. Apa tanggapan Massimiliano Allegri?

“Saya tudak akan menyangkal atau penjelasan apa apa. Saya tengah konsentrasi dengan klub. Saat ini, kami mesti berkonsentrasi rebut keunggulan,” ucap mantam juru taktik AC Milan ini menyangkut isu menuju klub The Gurnners seperti disampaikan oleh salah satu media.

“Pada pertengahan musim seperti saat ini, media kerap katakan saya pergi, sampai-sampai ketika Juventus tengah memperoleh hasil baik.”

Allegri tentuk dalam trek yang baik dalam menyamkan rekor Antonio Conte di Juve. Bila kembali menang, dirinya akan menjadi pemenang untuk yang ke-3 kali secara berturut-turut.

Beri Teguran

Melihat kenaikan isu yang menyangkut Allegri dengan The Gurnners, Bos olahraga Juventus, yakni Giuseppe Morata, mesti angkat suara. Dirinya beri teguran kepada The Gurnner atau klub lainnya yang berminat pada sosok Allegri.

“Disamping sebab dirinya masih mempunyai kontrak yang belum habis dengan Juve, saya rasa masih banyak misi yang mesti kami raih bersama dan prestasi kami amat baik,” ucapnya.

Pemain City Ini Jadi Bidikan Pembelian Pertama Inter

Inter Milan mulai mencari tahu salah satu penyerang pada skuat Manchester City, yakni Sergio Aguero, selaku bidikan pertama pada musim panas mendatang. Niatan tersebut dapat sebagai isyarat untuk Inter Milan yang mau bertanding pada kompetisi Liga Champions(pada musim depan).

Seperti yang diketahui, selama beberapa minggu belakagan pesepak bola yang berasal Argentina tersebut dikabarkan sedang dalam jalainan yang kurang harmonis dengan juru taktik Manchester City, yakni Josep Guardiola. Ditambah lagi usai kehadiran Gabriel Jesus.

Begitu sering Aguero dipinggirkan oleh arsitek yang sering panggil dengan sebutan Pep tersebut, membuat hubungan ke-2 renggang. Pep memang sudah menjelaskan pentingnya lakon Aguero untuk Manchester City. Akan tetapi, dalam proyek sepakbola paling utama terkait transfer pesepak bola, keadaan Josep Guardiola dan Aguero tetap sebagai kans untuk Inter Milan.

Penampilan yang sekarang ini sedang melonjak pastinya menjadikan pemilik Inter Milan, yakni Suning Holdings pun bersedia untuk mengeluarkan biaya yang tinggi untuk menambah kemampuan baris depan mereka yakni dengan menghadirkan Aguero. Diambah lagi, sampai-sampai, perusahaan yang berasal dari China tersebut siap memberi tawaran uang yang takkan ditolak The Citizens.

Menurut berita yang diampaikan oleh salah satu sumber, pesepak bola yang kini berumur 28 tahun tersebut juga kabarnya bakal memperoleh penambahan honor bila bersedia hijrah menuju Italia. Berada di Stadion Etihad, eks pesepak bola Atletico Madrid ini memperoleh gaji 220.000 poundsterling atau kurang lebih Rp 3,6 milyar setiap Minggunya. Namun bersama dengan klub yang berkandang di Giuseppe Meazza tersebut, honor Aguero dapat menjadi 300.000 poundstering atau setara dengan 4,9 milyar rupiah setiap Minggunya.

Masa depan Aguero makin tak ada kepastian, dikarenakan Josep Guardioa masih mau menghadirkan striker Dortmund, yakni Pierre Emerick Aubameyang. Bila Guardiola dan The Citizens mewujudkan bidikan mereka tersebut, kans Aguero menuju Inter Milan kian terbuka lebar.

Berita Kurang Baik Bagi Milan

Berita yang kurang baik hadir menghampiri AC Milan. Pesepak bola yang merupakan Bek sayap yakni Luca Antonelli mendapati cedera. Ini tandanya, AC Milan cuma mempunyai 1 bek kiri yang tersisa, yaitu Leonel Vangioni.

Rossoneri(julukan AC Milan) memang tengah dilanda masalah cedera pada beberapa pesepak bolanya. Sebelumnya nama Giacomo Jack Bonaventura terlebih dahulu yang harus absen dalam pertandingan. Dirinya mendapati cendera pada otot aduktornya dan mesti melakukan tindakan operasi. Pesepak bola yang kini menginjak usia 25 tahun tersebut bakal izin tampil sampai dengan akhir musim.

Selanjutnya ada nama pesepak bola Mattia De Sciglio yang izin tampil satu buan sebab engkelnya tertarik. Tidak sampai disitu saja, pemain yang nerupakan bek yakni Davide Calabria bermasalah pada kondisi kesehatannya. Dia pun tak sering tampil di musim ini.

Antonelli pribadi tercopak-capik ketika menjalani tahap latihan, hari Rabu, tanggal 2 Februari 2017. Menurut salah satu media asal Italia, Antonelli diyakini bakalan izin tampil ketika AC Milan bertanding kontra Sampdoria, pada akhir Minggu ini.

Tak adanya sosok Antonelli, Rossoneri diyakinu akan mengandalkan Vangioni selaku bek kiri. Pesepak boa yang berasal dari Argentina tersbut merapat dengan AC Milan ketika awal musim ini. Dia baru 2 kali tampil dengan jumlah waktu sembilan belas menit.

Rossoneri peribada saat ini berada pada posisi urutan ke-8 klasemen Serie A atas raihan 37 angka. AC Milan ketinggal 7 poin dari Napoli yang berada pada posisi ke-3 yang merupakan batas akhir dari Liga Champions.

‘Rossoneri Men-Stop Kegiatan Menghadirkan Pemain’

AC Milan men-stop kegiatannya pada jendela transfer bulan januari 2017. Hal tersebut disampaikan oleh pemilik dari klub AC Milan, yakni Adriano Galliani.

Pesepak bola terakhir yang dihadirkan Rossoneri-sebutan Milan ialah Lucas Ocampos. Dirinya dihadirkan dari Genoa dengan predikat selaku pesepak bola pinjaman sampai dengan akhir musim.

Lucas Ocampos diboyong menuju San Siro sebagai pengganti dari M’Baye Niang. Pesepak bola yang saat ini menginjak usia 22 tahun tersebut dipinjamkan menuju Watford sampai dengan 6 bulan ke depan. Rossoneri pun telah melepaskan Rodrigo Ely menuju Alaves.

“Betul, ini [kegiatan pada jendela transfer] telah berakhir. Kala itu Rodrigo Ely sebagai pesepak bola terakhir yang angkat kaki di bulan Januari 2017,” ujar Galliani, disampaikan lewat salah satu media asal Italia.

“Kami merekrut Ocampos sebab kemampuannya. Beberapa tahun yang lalu, dirinya adalah salah 1 pesepak bola berpotensi. Kami ingin, dirinya dapat tampai baik bagi AC Milan,” ucapnya menambahkan.

Perangkaan Lucas Ocampos

Musim ini, Lucas Ocampos telah tampil sebanyak empat belas kali pada kompetesi Liga Italia. Dirinya terhitung telah sukses melesakan sebanyak 158 umpan pendek, tiga belas umpan tandukan, serta sebelas umpan panjang dengan level kesuksesan sebesar 77%.

Selaku pesepak bola winger, Ocampos telah memasukan 3 gol. Pesepak bola berumur 22 tahun ini pun sukses menhasikan 7 kans membunuh di kotak terarang milik lawan.

Disamping itu, Ocampos pun pintar dalam mengberhentikan serangan pada lawan yaitu dengan menekel lawan. Terbukti, dalam 29 asisst, sebanyak delapan belas tekelnya berhasil merampas bola dari pemain lawan.

Napoli Ambil Tiga Gol di Markas Rossoneri

AC Milan kecurian angka di San Siro. Skuat arahan Vicenzo Motella itu tunduk atas skor 1-2 ketika bertanding kontra Napoli selaku skuat tamu pada laga terusan Liga Italia, hari Minggu, tanggal 22 Januari 2017, dini hari WIB.

Dalam pertandingan itu, Napoli telah menang 2 gol pada saat laga baru berlangsung 10 menit. Gol perdana Napoli dihasilkkan ketika menit ke-6. Lorenzo Insigne melesakan tendangan melalui kaki kiri yang tak dapat distop penjaga gawang AC Milan, bernama Gianluigi Donnarumma.

3 menit berlalu, jaring Donnarumma kembali menjebol. Untuk yang sekarang ini tendangan dari Jose Callejon menjadikan Donnarumma mengambil bola untuk yang ke-2 kalinya.

Menang atas 2 gol, Napoli selalu menekan. Dalam memasuki menit 29, kala itu Dries Martens mensepak bola dari dalam kotak terlarang AC Milan. Beruntungnya, Donnarumma untuk yang ini dapat mengantisipasi bola.

8 menit usai itu, AC Milan pada akhirannya dapat memasukan gol. Tendangan Juraj Kucka yang berasal dari dalam kotak terlarang Napoli menjadikan Pepe Reina dapat ditundukan.

Masih ketinggal, Rossoneri menambahkan intensitas serangan. Ketika memasuki menit 47, tendangan Jose Sosa menggunakan kaki kanannya yang berasal dari luar kotak terlarang Napoli cuma mengenai tiang gawang.

Kalah memasuki menit 59, Napoli nyaris memasukan gol. Kali itu Donnarumma sangat jauh dari posisi jaring. Hal tersebut menjadikan Insigne melesakan tendangan jarak jauh. Untuk ketepatan sepakannya cuma mengenai tiang gawang mistar gawang Rossoneri.

Kesempatan baik bagi Rossoneri dihasilkan ketika masuk dimenit 81. Umpan yang berasal dari Bonaventura memunculkan kegentingan di depan jaring Pepe Reina. Ironisnya, kesempatan tersebut terlewatkan begitu saja sebab tak ada yang memaksimalkannya.

Kala itu Skor 2-1 untuk keunggulan Napoli bertahan sampai dengan laga selesai. Keunggulan ini menjadikan Napoli melonjak ke peringkat ke-2 dengan mencatatkan empat puluh empat gol, sementara Rossoneri tetap menghuni pada peringkat ke-5 atas raihan tiga puluh tujuh gol.