Category Archives: Liga Inggris

Emre Can Kian Merapat Ke Manchester United

Transfer Emre Can ke Manchester United dari Juventus kini mendekati kenyataan. Beberapa sumber dari info bola terbaru semakin menghubungkan pemain internasional Jerman itu ke Old Trafford.

Emre Can memang tak mendapat kepercayaan penuh dari manajer tim Maurizio Sarri pada musim ini. Ditambah lagi sektor tengah Juventus saat ini sedang membludak.

Gosip tentang kepergian sendiri sebenarnya sudah terdengar semenjak jendela transfer musim panas lalu. Dirinya sempat dikaitkan dengan raksas Prancis, Paris Saint-Germain. Akan tetapi hingga bursa transfer berakhir, transfer urung terealisasi.

Walau begitu, gosip hengkangnya dari Allianz Stadium masih terus bermunculan. Bahkan kali ini semakin berhembus kencang usai sosok Emre Can tidak dimasukkan oleh Sarri dalam skuat untuk mentas di Liga Champions musim ini.

Akhir-akhir ini dia lebih dihubungkan dengan Manchester United. Sudah jadi rahasia umum jika klub top Liga Inggris itu sedang butuh suntikan tenaga baru di sektor tengah. Ditambah mereka telah kehilangan salah satu gelandangnya, Ander Herrera.

Klaim Tuttosport pada Selasa (15/10/2019) menyatakan jika Emre Can akan bereuni dengan Massimiliano Allegri dan Mario Mandzukic. Sedangkan pernyataan tersebut kian diperkuat oleh media terkenal lain, Sky Sport UK.

Dua orang itu juga tengah dihubungkan dengan Manchester United. Allegri adalah calon terkuat suksesor Ole Gunnar Solskjaer di sektor manajer kepala, sedangkan Mandzukic diharapkan mampu jadi solusi tumpulnya lini serang.

Ya, barisan serang merupakan satu titik lemah dari skuat the Red Devils musim ini. Sejak menang atas Chelsea di matchweek pertama, David De Gea dan kolega tidak lagi bisa mencetak lebih dari satu gol pada tiap laganya.

Berikut Ketentuan Pertama Menjadi Arsitek Barca

Luis Enrique sudah mengatakan bahwa dirinya mundur seaku arsitek pada skuat FC Barcelona usai musim ini seesai. Enrique membuat memutuskan untuk angkat kaki dari FC Barcelona, sebab tak mempunyai waktu luang untuk santai sejenak.

Pihak Barca telah mengetahui rencana Enrique sedari musim panas lalu. Mereka pun tengah mencari arsitek luar biasa sebagai pengganti dari Enrique dan niatannya akan disampaikan pada tanggal 1 Juli yang akan datang.

“Arsitek anyar? kami belum mengkontak siapa-siapa. Bila sudah datang saatnya, kami bakal menjalani pekerjaan. Tak gampang untuk mendati juru taktik yang cocok untuk Barca,” ucap Robert Fernandez, bos olahraga Barca, disampaikan dari salah satu media olahraga.

Untuk kelanjutannya, Fernandez menyatakan apabila syarat pertama sebagai arsitek Barca adalah, tak boleh merubah gaya pesepak bola skuat. Manajemen bependapat, Tiki-Taka telah berjasa dalam keberhasilan FC Barcelona.

“Arsitek tersebut mesti amat istimewa dan tahu betul gaya bekerja di klub ini. Tentunya kami tidak boleh merubah pandangan skuat yang telah menghanrarkan skuat ini ke posisi atas,” ujarnya.

Barca pun tidak mau melupakan jasa dari Enrique. Arsitek berumur 46 tahun tersebut telah menciptakan 8 title bagi FC Barcelona sedari bulan 19/5/2014.

“Kita mesti menghargai putusan yang telah dihasilkan Enrique. Saya cuma dapat menyatakan bahwasannya selama 3 tahun posisinya di klub ini, dirinya telah menjalani pekerjaan yang hebat untuk Barca,” ucapnya menutup.

Manolo Gabbiadini Diprediksi Merapat ke Madrid

Performa impresif Manolo Gabbiadini dengan Southampton mendapati sanjungan. Mantan pemain Napoli tersebut juga diprediksi akan merapat dengan El Real-julukan Real Madrid bila sanggup mempertahankan performa baiknya.

Manolo Gabbiadini telah memasukan 6 gol dari 4 pertandingan yang diturunkannya bersama dengan Southampton. Dirinya direkrut The Saint dari Napoli ketika jendela transfer bulan Januari lalu.

Stefano Okaka, penyerang Watford, yang sempat sebagai teman skuatnya di Sampdoria, memperkirakan Gabbiadini tengah dalam perjalanan ke El Real. Walau mengatakannya dengan candaan, Okaka tetap percaya eks temannya dapat berhasil.

“Saya tampil bersama dengan Gabbiadini pda laga yang berlangsung di Sampdoria dan ketika itu sangat mengembirakan. Dirinya pesepak bola luar biasa sebab dirinya sangat cerdas,” ucapnya seperti disampaikan lewat salah satu media.

“Gol yang dihasilkannya menuju jaring Watford sebab keyakinan diri. Pada pertandingan seperti Liga Inggris, Anda tidak dapat memberi dirinya cela sebab dirinya akan menghukum Anda.”

“Dirinya pesepak bola luar biasa, dirinya menghasilkan banyak gol saat ini dan tahun depan. bila dirinya terus tampil seperti ini, dirinya akan merapat ke Madrid.”

Kandidat Peraih Skor Terbanyak

Gabbiadini sebetulnya cuma memasukan 1 gol ketika Southampton unggul atas skor 4-3 dari Watford pada laga terusan Liga Inggris. Akan tetapi dirinya telah mencatat total empat gol pada Liga Inggris bagi Southampton.

Direkrut dari Napoli atas biaya pembelian 17.000.000 euro, penyerang yang kini menginjak usia 25 tahun tersebut tetap memperihatkan kematangannya dalam tampil main.

“Saat berada di Sampdoria, dirinya berusaha keras untuk menghasilkan gol. Dirinya amat baik dengan kaki kiri. Dapatkan ia menjai peraih skor terbanyak di Liga Inggris musim depan? Sudah pasti, kenapa tidak?” ucap Okaka.

Berikut Sebab Wenger Enggan Mainkan Alexis

Arsene Wenger seaku manajer pada Arsenal, sempat mengatakan bahwa dirinya dirinya tak menyesal meposisikan Alexis Sanchez sebagai cadangan pada pertandingan kontra Liverpool, hari Sabtu, tanggal 4 Maret 2017. Dia menganggap kegagalan skuanya atas skor 1-3 bukan bukan bukan hal itu.

Alexis Sanchez baru tampil main pada fase ke-2 sebagai pengganti dari Francis Coquelin. Pada fase ke-1 Wenger lebih mempercayakan Olivier Giroud selaku sosok kunci.

Nyatanya puluhan Wenger dapat dikatakan salah. Giroud tidak sanggup menciptakan kesempatan sama sekali dan The Gurnners(juukan Arsenal) ketinggal 2 poin ketika jeda.

Terlihat Alexis Sanchez secara langsung memberikan efek yang baik pada saat dimainkan. Ia memberikan upaya dalam mencetak gol untuk Danny Welbeck dan menjadikan posisi skor menjadi 2-1.

“Saya tak merasa menyesal meposisikan Sanchez selaku pelapis. Cuma ada satu yang menjadi penyesalan diri saya ialah The Gurnners gagal malam ini,” ujar Wenger seperti yang kabarkan oleh salah satu sumber.

“Putusan semacam itu bukanlah hak yang gambang, akan tetapi saya cukup tangguh untuk melakukannya. Yang menjadi alasan saya untuk memposisikan Sanchez selaku pelapis ialah sebab kami mau tampil dengan sederet bola langsung dan mau pesepak bola yang tangguh dengan pertarungan udara,” ucap Wenger menambahkan.

Kegagalan menjadikan The Gurnners turun pada peringkat ke-5 klasemen– Liga Inggris. Sementara The Reds masuk menuju pos 3 besar.

“Saya sadar Sanchez merupakan penyerang tangguh, itu pula yang menjadi alasan saya merekrutnya. Akan tetapi semua penyerang The Gurnners memiliki predikat yang sama,” ucap Wenger.

Tak Diberi Kesempatan Main, Fabregas Tetap Berusaha

Cesc Fabregas tentu pernah merasa kesal atas jarangnya ia diturunkan bermain oleh sang pelatih, Antonio Conte. Namun bukan artinya Fabregas langsung merasa berputus asa.

Cesc Fabregas memang melewati musim yang tidak cukup baik sedari hadirnya Antonio Conte dimusim ini. Dirinya pun sempat diasingkan pada saat Conte lebih mempercayaan kolaborasi Nemanja Matic dan N’Golo Kante pada baris tengah.

Normal saja bila nasib Fabregas sempat diperdebatkan mengingat  ketertarikan sejumlah klub dari China dan Eropa. Rossoneri(sebutan AC Milan) digadanggadang amat mengharapkan untuk dapat memboyongnya.

Namun pada akhirannya Fabregas memutuskan untuk menetap di Chelsea dan berusahan mempertahankan posisinya sampai dengan dirinya dapat kembali menjadi opsi pertama Conte.

Akhir Minggu kemarin ketika kontra Swansea City,kala itu Fabregas membuat 1 gol sebagai gole pembuka keunggulan yakni 3-1 bagi skuatnya yang  juga menjadi kali ke-6 nya selaku pemain depan. Pada pertandingan tersebut Fabregas dijuluki selaku ‘man of the match’ atas penampilan baiknya.

Sebab cuma itulah upaya satu-satunya supaya pesepak bola yang berasal dari Spanyol ini mendapat kepercayaan dari Conte. Dikarenakan Fabregas sempat bersedih bada saat dirinya kesulitan masuk pada skuat inti.

“Pada mulanya pada saat saya tak tampil, saya meminta semua orang untuk tak menyapa saya sebab saya amat kesal,” ucap Fabregas seperti yang disampaikan lewat salah satu sumber.

“Namun sekarang semuanya telah berbeda seiring denga umur yang bertambah, waktu, serta pemikiran yang matang, dan jam terbang, dimana hal tesebut menyokong Anda dalam mengerti bahwasannya skuat merupakanh yang paling penting,” ucapnya lagi.

“Tak boleh salah menduga; Saya mau tampil. Namun terkadang Anda mesti mengusaha hal tersebut ,” tutupnya.

Arturo Vidal Angkat Suara Terkait Isu Dirinya Keluar

Arturo Vidal kembali angkat bicara menyangkut isu yang mengatakan dirinya bakal angkat kaki dan menuju klub Chelsea. Pesepak bola Bayern Muenchen tersebut sempat mngatakan bahwa dirinya memang memiliki jalinan yang baik dengan pelatih The Blues(julukan Chelsea) yakni Antonio Conte.

Sebelum pindang menuju Bayern Muenchen pada tahun 2015, Vidal menjadi sosok gacoan Conte di Juve. Pesepak bola yang tengah berusia 29 tahun itu turut membawa Juventus scudetto 4 kali secra beruntun, dan merengkuh trofi pemenang Coppa Italia serta 2 Piala Super Italia.

Tidak ayal rumor atas kepindahan dirinya juga semakin meluas sedari musim panas lalu. Ditambah lagi Conte memerlukan sosok pesepak bola yang lincah seperti Vidal dalam mendukung formasi 3-5-2 atau 3-4-3 yang sering kali digunakan.

“Betul, isu tersebut menyeruak dengan cepat. Saya sadar salah 1 yang mendasari hal tersebut ialah saya amat berhasi bersama dengan  sang manager Antonio Conte dengan kurun waktu selama 4 tahun,” ucap Vidal seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

“Namun tak adanya alasan bagi saya untuk angkat kaki dari Muenchen Muenchen menuju The Blues. Saya merasa senang berada di sini begitu pula dengan keluarga saya,” ucapnya menambahkan.

Sementara bila Vidal tertarik, The Blues telah mempersiapkan uang yang cukup banyak yakni 60.000.000 poundsterling. Wajar saja, mereka baru memperoleh dana segar usi melego salah satu pesepak bolanya yakni Oscar menuju Shanghai Shenhua pada bursa transfer bulan Januari 2017 ini.

Mulai di Jagokan, Lingard Terkenang Pesan Ferguson

Setelah menjadi pemain pinjaman menuju Derby County, yakni Jesse Lingard mulai memperoleh posisinya di The Reds Devils(Manchester United). Sedari musim lalu, dia kerap sebagai salah 1 pesepak bola yang dijagokan, di luar dari siapa saja arsitek Manchester United.

Jesse Lingard merupakan salah 1 keluaran dari akademi Setan Merah. Dia mulai mengikuti pelatihan di Manchester United sedari tahun 2000 silam. Peluang dipromosikan menuju skuat inti diperoleh sedari tahun 2011 silam. Akan tetapi, Lingard tidak langsung memperoleh posisi dalam skuat inti Manchester United.

Dari terlebih dahulu berulang kali mendapat predikat selaku pemain pinjaman. Mulai dari The Foxes(julukan Leicester City), Birmingham City, Brighton & Hove Albion, sampaikan Derby. Dan sedari tahun 2015-2016, peluang yang ditunggu pada akhirnya juga hadir.

“Manchester United mempunyai jalan bagi saya. Kala itu Sir Alex Ferguson sempat menyatakan, ‘tak usah cemas, dua puluh dua,dua puluh tiga, ketika itulah Anda stop berkembang dan mulai tampil’ dan hal tersebut terjadi,” ucap Lingard seperti yang disampaikan oleh salah satu media Manchester.

Di bawah arahan Louis van Gaal di tahun lalu, Lingard yang sekarang sudah menginjak usia 24 tahun bermain selama 47 laga. Dia juga menciptakan 9 gol dan mencatat 5 upaya memasukan gol. Pada tahun 2016-2017, dia telah bermain selama dua puluh satu pertandingan, mencatat 3 gol dan 3 upaya.

Di bawah arahan Mou, dirinya sering mendap kepercayaan sebagai teman duet Zlatan Ibrahimovic selaku pemain sayap kiri Setan Merah. Ketika Mou membuat keputusan membuat perombakan, Lingard pun dapat tampil selaku pemain serang.

Andrea Pirlo Diberi saran Untuk Gabung ke MU

Pesepak bola pada skuat Manchester United, yakni Matteo Darmian merasa Andrea Pirlo dapat tampil di Old Trafford. Darmian menganggap cara bermain Pirlo sangat pas dengan klub besar Liga Inggris itu.

Pirlo telah melewati sebagian besar pekerjaannya di Serie A, bersama dengan Inter Milan, Brescia, AC Milan, Juventus dan Reggina, sebelum memutuskan berkerjasama dengan New York City ditahun 2015 lalu.

Tentu dengan keadaan sekarang ini, keihatannya kurang tepat bila pesepak bola berumur 37 tahun tersebut hijrah menuju Liga Inggris. Walau demikian, Darmian tidak ragu teman satu negaranya tersebut masih amat pantas untuk The Red Devils(MU).

“Saya rasa dalam sejarah Italia terdapat banyak pesepak bola dengan begitu tak mudah untuk memutuskan salah 1, namun bila saya mesti memilih, kemungkinan saya bakal pilih Pirlo,” ucap Darmian, pada akun resmi klub.

“Saya sudah tampil dengan dirinya di timnas, maka saya mengetahu akan kemampuannya,” ucap Darmian.

“Dirinya merupakan pesepak bola yang amat baik dan saya rasa dirinya bakal bagus pula bagi The Red Devils(MU).”

Saat sebelumnya, pemain veteran tersebut ini pernah dikabarkan bakal hijrah menuju Italia untuk membela klub terdahulunya, yakni Inter Milan. Akan tetapi, Pirlo tetap pada pendiriannya untuk menetap di New York City FC.

“Inter Milan? Semua isu tersebut tak buat saya terganggu. Saya sudah disangkut pautkan dengan banyak isu,” ucap eks pesepak bola Tim Nasional Italia tersebut.

Pirlo berpendapat, tak sedikit skuat yang berencana menghadirkannya. “Namun saya masih memiliki kontrak pada New York City. Saya menghargainya. Mereka mempunyai keyakinan yang tinggi kepada saya,” ucapnya.

Kunci Keberhasilan The Blues Tahun 2016-17

Chelsea berkesempatan besar memenangi Liga Inggris tahun 2016-17. Chelsea sekarang ini berdiri tegak diatas klasemen. Mereka menang 9 angka selama empat belas pertandingan tersisa.

Pada akhir Minggu kemarin, The Blues berhasil mengalahkan salah 1 rivalnya pada pencarian title, The Gurnners 3-1. Salah satu media olahraga sampai memperkirakan 91% The Blues bakal menang musim ini.

Keberhasilan The Blues meningkat di atas klasemen dimusim ini amat spektakuler. Dikarenakan dimusim lalu mereka hancur berantakan dan mesti berpuas keluar pada pos urutan sepuluh klasemen– Liga Inggris.

Kesuksesan Chelsea memperoleh hasil impresif musim ini tidak terlepas dari peranan sang pelatih Antonio Conte. Ketika tahun karier pertamanya di Inggris, Conte secara fenomenal memperoleh keberhasilan atas skema 3 bek.

Penjaga gawang The Blues Thibaut Courtois akui bahwasannya Conte mempunyai andil yang amat penting. Cara melatih Conte sudah merubah etos kinerja para pesepak bola The Blues.

“Bakal lebih baik bila Anda mempunyai manajer yang banyak menuntut. Anda mesti berada pada kualitas terbaik setiap Minggu dan hal tersebut yang menjadikan Anda menjadi pemenang. Bila Anda mempunyai pelatih  yang tak banyak menuntut tentu terkadang Anda bakal santai dan Anda gagal,” ucap Courtois seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

Skema 3 bek yang dibuat Conte nyatanya memang berhasil menjadikan The Blues mempunyai pertahanan kuat. Chelsea tiga belas kali melakukan clean sheet musim ini yaitu dengan hanya kebobolan tujuh belas gol.

Mengapa Mou Merubah Skema Setan Merah?

Pelatih pada skuat The Red Devils(Manchetster United)  yakni Jose Mourinho menyampaikan kunci keberhasian atas skor 3-0 skuatnya dari The Foxes hari Minggu, tanggal 5 Februari 2017 ialah perubahan skema  pemain menjadi 4-4-2. Mou mengatur Marcus Rashford selaku striker berpasangan dengan Zlatan Ibrahimovic.

Gol pertama Manchester United dihasilkan oleh pesepak bola Armenia Henrikh Mkhitaryan 3 menit menjelang fase ke-1 usai. Ketika masuk dimenit 44, Ibrahimovic menambahkan kemenangan MU menjadi 2-0 melalui umpan full-back yang diakukan Antonio Valencia.

“Dari 4 baris, kami mulai mendominasi 2 di antaranya, yang menjadikan kami kesatabilan pertahanan yang luar biasa. Pesepak bola atau winger kami tammbah dalam dan tambah dekat pada para pesepak bola tengah,” ujar Mou disampaikan dari salah satu sumber.

Arsitek yang berasal dari Portugal itu merasa puas tidak memberi cela pada 4 gelandang Leicester City pada baris depan seperti Ahmed Musa, Jamie Vardy, Shinji Okazaki dan Riyad Mahrez. Selama satu setengah jam laga, terhitung Leichester City cuma melesakan satu tendangan menjurus arah jaring.

“Kami menjalaninya dengan amat bagus, namun kami sedikit kurang artistic ketika tampil dengan gaya(skema) ini. Biasanya pemain sayap kami lebih dekat dengan penyerang. Selanjutnya kami membuat keputusan untuk meruah dan benar, kami tumbuh dengan baik,” ucap Mou.

“Namun gol tersbut[gol Mkhitaryan] merubah alur cerita laga,” ucapnya.

Sekarang ini Setan Merah berada pada posisi ke-6 klasemen. Usai berkunjung menuju King Power Stadium, Manchester United bakal bertanding kontra Watford selaku skuat tamu pada Minggu ke 25– Liga Inggris, tanggal 11/2/2017 mendatang.