Monthly Archives: February 2017

Karena Lionel Messi, Torres Tak Mendapat Penambahan Kontrak

Enrique Cerezo selaku Presiden pada kub Atletico Madrid, mengeluarkan candaan dengan mengatakan bahwasannya Lionel Messi selaku faktor belum ditambahkannya masa kontrak bagi pesepak bola Fernando Torres. Kala itu Cerezo menyatakan skuatnya sekarang ini berkonsetrasi untuk mengrekrut La Pulga-julukan Messi.

Kontrak Fernando Torres tentu masih beum ada kepastian di Atletico Madrid. Sekarang ini, kontraknya akan berakhir pada akhir musim nanti. Fernando Torres pun baru menghasilkan 5 gol dalam sembian belas aksi yang dimainkannya kali disetiap pertandingan.

Cerezo diberi pertanyaan terkait kontrak Fernando Torres setelah Atletico Madrid gagal atas skor1-2 kontra FC Barcelona. Secara kebetulan, Lionel Messi sebagai sosok pamungkas keungguan melalui golnya pada saat masuk dimenit 86.

“Untuk sekarang ini, kami tengah berkonsentrasi menghadirkan sosok La Pulga ke sini. Hal yang lain disamping ha tersebut akan menjadi perioritas ke-2,” ucap Cerezo seperti uang disampaikan lewat salah satu media.

Fernando Torres sekarang ini telah memasuki tahun ke-2nya dengan Atletico Madrid. Usai dijual The Blues(julukan Chelsea) menuju AC Milan, Torres memang kian merasa nyaman pada klub sedari dirinya masih kecil itu.

Nasib Tidak Menentu

Disamping Fernando Torres, nasib arsitek Atletico Madrid, yakni Diego Simeone pun masih menggantung. Kemungkinan, Simeone bakal pindah menuju klub Inter Milan, skuat yang sempat dirinya perkuat sedari menjadi pesepak bola.

Masa kontraknya juga dipangkas yakni hingga bulan Juni 2018. Cerezo pribadi berkeinginan Simeone tidak pergi ke mana-mana.

“Simeone arsitek kami. Dirinya buat pilihab dan kami yakin dengan pilihan dirinya. Kami mau dirinya bertahan,” ucapnya.

 

Tak Diberi Kesempatan Main, Fabregas Tetap Berusaha

Cesc Fabregas tentu pernah merasa kesal atas jarangnya ia diturunkan bermain oleh sang pelatih, Antonio Conte. Namun bukan artinya Fabregas langsung merasa berputus asa.

Cesc Fabregas memang melewati musim yang tidak cukup baik sedari hadirnya Antonio Conte dimusim ini. Dirinya pun sempat diasingkan pada saat Conte lebih mempercayaan kolaborasi Nemanja Matic dan N’Golo Kante pada baris tengah.

Normal saja bila nasib Fabregas sempat diperdebatkan mengingat  ketertarikan sejumlah klub dari China dan Eropa. Rossoneri(sebutan AC Milan) digadanggadang amat mengharapkan untuk dapat memboyongnya.

Namun pada akhirannya Fabregas memutuskan untuk menetap di Chelsea dan berusahan mempertahankan posisinya sampai dengan dirinya dapat kembali menjadi opsi pertama Conte.

Akhir Minggu kemarin ketika kontra Swansea City,kala itu Fabregas membuat 1 gol sebagai gole pembuka keunggulan yakni 3-1 bagi skuatnya yang  juga menjadi kali ke-6 nya selaku pemain depan. Pada pertandingan tersebut Fabregas dijuluki selaku ‘man of the match’ atas penampilan baiknya.

Sebab cuma itulah upaya satu-satunya supaya pesepak bola yang berasal dari Spanyol ini mendapat kepercayaan dari Conte. Dikarenakan Fabregas sempat bersedih bada saat dirinya kesulitan masuk pada skuat inti.

“Pada mulanya pada saat saya tak tampil, saya meminta semua orang untuk tak menyapa saya sebab saya amat kesal,” ucap Fabregas seperti yang disampaikan lewat salah satu sumber.

“Namun sekarang semuanya telah berbeda seiring denga umur yang bertambah, waktu, serta pemikiran yang matang, dan jam terbang, dimana hal tesebut menyokong Anda dalam mengerti bahwasannya skuat merupakanh yang paling penting,” ucapnya lagi.

“Tak boleh salah menduga; Saya mau tampil. Namun terkadang Anda mesti mengusaha hal tersebut ,” tutupnya.

Ditundukan Valencia, Berikut Pendapat Zidane

Manager pada skuat Real Madrid, yakni Zinedine Zidane memendesak pesepak bolanya untuk tak mengingat kemenangan mereka pada atas klasemen -La Liga. Kala itu Zidane mengatakan hal tersebut usai Real Madrid ditundukan Valencia dengan 2-1 kala laga yang berlangsung di Mestalla.

Dalam laga tersebut, Real Madrid kebobolan di 9 menit awal dari gol Fabian Orellana dan Simone Zaza. El Real sempat melakukan aksi balasan lewat cetakan gol yang dilakukan Cristiano Ronaldo sebelum fase ke-1 usai.

Kegagalan ini memang tak mempengaruhi pos Real Madrid pada posisi atas klasemen. Akan tetapi, kemenangan Real Madrid dari FC Barcelona saat ini cuma 1 satu angka – walaupun Madrid mempunyai 1 laga di tangan.

Zidane tidak mengomentari kinerja skuatnya, akan tetapi dirinya memperingatkan pada anak didiknya supaya tidak merasa puas diri dalam memperoleh title gelar liga dalam negri perdana klub sedari tahun 2012 silam.

“Kini, sudah pasti, hal tersebut bakal menjadi kian berat. Kami masih berada diurutan depan, namun kami mmesti berpikir bahwasannya ini tak ada maksud apa-apa,” ucap Zidane.

Real Madrid sebetulnya ingin lawatannya menuju Mestalla untuk memperoleh tambahan keunggulan ke-5 secara berurutan. Akan tetapi, Zidane mengatakan kemampuan pesepak bola skuatnya mengecewakan.

“Yang betul ialah bahwasannya kita (El Real) kehilangan laga pada menit ke sepuluh,” ucap Zidane. “Kami tampil bagus, kami mempunyai kans namun 2 kesalahan mesti dibayar 2 gol.

“Selanjutnya, kami mempunyai delapan puluh menit dalam memperoleh kembali permainan, kami memasukan gol, namun kami kehilangan banyak pada fase ke-2 dan tersebut mengecewakan,” ucapnya.

Pep Sanjung Kemampuan Monaco Dalam Menyerang

Josep Guardiola ‘Pep’ menyanjung performa Monaco yang sanggup memasukan 3 gol kontra The Citizen(julukan Manchester City), hari Selasa, tanggal 21 Februari 2017. Pelatih yang berasal dari Spanyol tersebut mengatakan jarang menyaksikan skuat dengan performa se-energik klub besar Prancis itu.

3 gol Monaco yang dihasilkan dalam laga yang dihelat di Etihad Stadium dilesakan oleh Kylian Mbappe Radamel dan Falcao [2 gol]. Untungnya Manchester City sanggup melakukan aksi balasan lewat Sergio Aguero [2 gol] dan masing-masing 1 gol lewat John Stones, Leroy Sane dan Raheem Sterling.

“Bila ada skuat yang sanggup memasukan ribuan gol, tentu Monaco datan memasukan jutaan gol. Saya mau tahu berapa skuat yang sanggup menciptakan clean sheet kontra Monaco dimusim ini,” ucap Pep seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

“Mereka kerap menyerang dengan 6 atau 7 pesepak bola. Dan saya tak sering menyaksikan skuat dengan amat banyak peseoak bola 8 sebaik Monaco,” ucapnya lagi.

Tersebut alasannya Pep mau anak didiknya tak cuma tampil bertahan di kandang Monaco dalam paruh ke-2. Ditambah lagi Monaco memiliki keuntungan gol lawatan yang cukup banyak.

“Tujuan kami di sana ialah menghasilkan poin. Karena bila tak berhasil kami tentu akan tersingkir,” ucap Pep yang baru bergabung menuju The Citizens pada musim panas lalu.

Wayne Rooney Berpeluang Tampil Kontra St-Etienne

Berita baik mendatangi pihak The Red Devils(Manchester United) menjelang pertandingan paruh ke-2 32 besar- Liga Europa tahun 2016-2017. Usai sempat dicemaskan sebab masih cedera, sekarang adanya peluang Wayne Rooney bakal kembali tampil terbuka lebar.

Saat sebelumnya, nama Rooney tak penah dicantumkan pada daftar susunan nama pesepak bola ketika Manchester United bertanding kontra St-Etienne selaku skuat tamu di paruh ke-1, 32 besar pada laga yang dihelat di Old Trafford. Tak adanya sosok Rooney, Manchester United tetap sanggup menggapai keberhasilan 3 gol tanpa adanya aksi balasan lewat hattrick Zlatan Ibrahimovic.

Tidak cuma kontra St-Etienne, Rooney pun izin tampil saat Manchester United uggul atas skor 2-1 kontra Blackburn Rovers pada ajang Piala FA. Sampai-sampai, sempat dikabarkan bahwasannya Rooney terancam izin tanpil sampai final Piala Liga Inggris kontraSouthampton.

Sekarang, kecemasan tersebut terbukti dengan aksi yang tergambar ketika Manchester United menjalani masa latihan, hari Selasa, tanggal 21 Februari 2017 jelang kontra St-Etienne, hari Kamis, tanggal 23 Februari 2017 dinihari WIB. betul, terlihat jelas bahwasanya Rooney turut ikuti sesi latihan dengan semua pesepak bola Setan Merah.

Kesempatan Rooney

Dengan penglihatan tersebut, adanya peuang besar Rooney akan kembali diturunkan arsitek Manchester United, yakni Jose Mourinho. Secara kebetulan, Mou memang diwajibkan untuk melakukan pergantian pemain untuk 2 pertandingan ke depan. Dan itupun Rooney dapat menjadi opsi yang tepat untuk diturunkan bermain ketika kontra St-Etienne.

Disamping nama Rooney, waktu latihan Setan Merah pun menunjukan adanya sosok Anthony Martial, Bastian Schweinsteiger, Paul Pogba, dan Michael Carrick. nyaris pasti Mou takkan mengeluarkan kekuatan fullnya pada pertandingan tersebut.

Pioli Sanjung Jerih Payah Pemain Inter Ini…

Salah satu penyerang pada skuat Inter Milan, yakni Gabriel Barbosa pada akhirnya memasukan gol petamanya bersama Inter Milan. Pesepak bola yang sering disapa dengan sebutan Gabigol tersebut sekaligus menjadi super hero atas keunggulan Inter Milan dari Bologna, hari Minggu, tanggal 19 Februari 2017.

Dalam pertandingan tersebut, Gabriel tampil ketika memasuki menit 75 sebagai pengganti dari Rodrigo Palacio. Cuma 6 menit berlangsung, dia memasukan gol pamungkas atas keungguan Inter Milan, dengan memaksimakan umpan matang dari Danilo D’Ambrosio.

Setelah memasukan gol, Gabriel Barbosa mesti mendapati kartu kuning karena melakukan selebrasi golnya dengan membuka bajunya.

Juru taktik pada skuat Inter Milan, yakni Stefano Pioli mengatakan skuatnya sempat merasa kesulitan dalam tanding melawan Bologna. Dia tidak menampik bahwasannya skuatnya masih harus melakukan perbaikan. “Kami merasa kerepotan. Ritme penampilan amat alot dan pesaing kami tampil amat rapat. Tak sedikit area yang harus kami tambahkan. Pertarungan tadi tak mudah untuk Perisic dan Eder.”

Beruntung, Gabriel Barbosa yang pada akhirannya sukses keluar dari kebuntuan. Kala itu Pioli merasa gembira skutnya pada akhirnya yang menjuarai pertandingan.

Baginya, Gabigol telah berjuang sekuat tenaga usai mendapati masa-masa suram pada awal kepindahannya menuju La Beneamata(julukan Inter). “Namun dirinya kini tampil oke dan semua tim pantas mendapat kredit atasnya,”  ucap Pioli.

“Saat berada di kamar ganti mereka berkata Gabriel Barbosa bakal menawarkan makan malam ala Brazil dirinya memasukan gol perdananya.

 

 

Ancelotti Geram dengan Aksi Fans Hertha Berlin

Pelatih pada skuat Bayern Muenchen, yakni Carlo Ancelotti mengungkapkan alasan mengarahkan jari tengahnya terhadap suporter Hertha Berlin. Kala itu Ancelotti mengatakan dirinya merasa marah sebab telah diludahi.

Peristiwa ini berlangsung ketika Bayern Muenchen tampil seri ditahan dengan 1-1 oleh Hertha Berlin. Kala itu Bayern Muenchen yang sempat tertinggal dan pada akhirnya terlepas dari kegagalan usai Robert Lewandowski memasukan gol pada akhir laga. Gol tersebut nyatanya memenimbulkan emosi dari seporter skuat tuang rumah.

Cetakan gol Lewandowski yang dihasilkan pada menit ke-96 tersebut, membuat keberatan pesepak bola dan fans Hertha terhadap hakim lapangan ‘wasit’, yang dirasa melebih-lebihkan waktu dari waktu yang sudah diberikan ketika penambahan waktu.

Dan, Carlo Ancelotti merupakan sasaran atas pelecehan dari para fans skuat tuan rumah pada laga yang dilangsungkan di Olympia Stadion. Arsitek yang kini menginjak usia 57 tahun tersebut selanjutnya mengaku dirinya mulai membalas pada hasutan dengan isyarat pada jari tengahnya.

“Benar, saya ciptakan hal(gertakan) tersebut, sebab saya telah diludahi,” ucap Ancelotti.

Carlo Ancelotti pada pertandingan tersebut memang menjadi pusat perhatian. Eks arsitek Real Madrid tersebut terlihat berbuat hal satu aksi yang menghina terhadap pendukung Hertha Berlin, yaitu dengan acungi jari tengahnya.

Atas torehan ini, Muenchen tetap tidak tertandingi pada sepuluh laga terakhir Bundesliga. akan tetapi, kemenangan mereka di tingkat atas klasemen dapat dipangkas menjadi 5 gol bila Red Bull Leipzig berhasil menundukan Borussia Monchengladbach.

Domenico Berardi Tak Mau Comeback Menuju Juve

Juventus sebetulnya sudah memperoleh izin dari Giovanni Carnevali, selaku CEO Sassuolo, jika mau menghadirkan Domenico Berardi. Akan tetapi pesepak bola itu nyatanya enggan mau kembali menuju skuat yang berjulukan I Bianconeri.

Berardi sempat sebagai milik dari Juventus dalam rentang waktu yakni per tanggal 1/9/2013 sampai dengan tanggal 30/6/2015. Ketika itu dirinya direkrut Juve dari Sassuolo dengan biaya tebusan sebesar 4,5.000.000 euro. Akan tetapi, dia tidak sempat tampil dengan Buffon dan rekan-rekan sebab tetap dibiarkan berada di Sassuolo selaku pesepak bola pinjaman dalam 2 tahun, lebih tepatnya hingga tanggal 30/6/2015.

Pada akhirnya, pada tangga 1/7/2015, Berardi diboyong kembali oleh Sassulo yakni dengan harga 2 kali lipat, yaitu sebesar 10.000.000 euro. Dan hingga saat ini, dia merasa nyaman berada di Sassuolo dan meningkat selaku bintang anyar pada Serie A. Bersamaan dengan peningkatannya tersebut, Juve kembali mengharapkan sosoknya.

“Domenico sempat sebagai milik dari klub Juve. Selanjutnya kami membuat keputusan untuk menetapkannya,” ucap Carnevali pada salah satu sumber, seperti dikabarkan oleh salah satu media asal Italia.

“Juve menjajal menghadirkannya lagi. Sebetulnya telah ada kata sepakat akan hal tersebut diakhir musim ini. Akan tetapi sang pesepak bola tetap pada pendirian memilih untuk bertahan dengan kami,” ucap Carnevali menambahkan.

Bidikan Klub Inggris

Disamping Juve, Berardi pun sebagai target bidikan sederet klub besar Inggris, diantaranya Liverpool, Manchester United, Manchester City, dan Chelsea. The Blues, contohnya, telah memberikan penawaran seniai 25.000.000 euro atau setara dengan 357 milyar rupiah bagi pesepak bola berumur 22 tahun tersebut.

Sementara di dosmestik, Juventus memperoleh saingan dari La Beneamata. Inter Milan mencantumkan nama Berardi pada susunan pesepak bola yang di bidik untuk musim depan.

Ada pula Berardi yang selama ini telah mencatatkan sebanyak 56 poin serta 35 upaya dari 146 laga dari mengenakan seragam Sassuolo.

Arturo Vidal Angkat Suara Terkait Isu Dirinya Keluar

Arturo Vidal kembali angkat bicara menyangkut isu yang mengatakan dirinya bakal angkat kaki dan menuju klub Chelsea. Pesepak bola Bayern Muenchen tersebut sempat mngatakan bahwa dirinya memang memiliki jalinan yang baik dengan pelatih The Blues(julukan Chelsea) yakni Antonio Conte.

Sebelum pindang menuju Bayern Muenchen pada tahun 2015, Vidal menjadi sosok gacoan Conte di Juve. Pesepak bola yang tengah berusia 29 tahun itu turut membawa Juventus scudetto 4 kali secra beruntun, dan merengkuh trofi pemenang Coppa Italia serta 2 Piala Super Italia.

Tidak ayal rumor atas kepindahan dirinya juga semakin meluas sedari musim panas lalu. Ditambah lagi Conte memerlukan sosok pesepak bola yang lincah seperti Vidal dalam mendukung formasi 3-5-2 atau 3-4-3 yang sering kali digunakan.

“Betul, isu tersebut menyeruak dengan cepat. Saya sadar salah 1 yang mendasari hal tersebut ialah saya amat berhasi bersama dengan  sang manager Antonio Conte dengan kurun waktu selama 4 tahun,” ucap Vidal seperti yang disampaikan lewat salah satu media.

“Namun tak adanya alasan bagi saya untuk angkat kaki dari Muenchen Muenchen menuju The Blues. Saya merasa senang berada di sini begitu pula dengan keluarga saya,” ucapnya menambahkan.

Sementara bila Vidal tertarik, The Blues telah mempersiapkan uang yang cukup banyak yakni 60.000.000 poundsterling. Wajar saja, mereka baru memperoleh dana segar usi melego salah satu pesepak bolanya yakni Oscar menuju Shanghai Shenhua pada bursa transfer bulan Januari 2017 ini.

‘Bayern Memiliki Keyakinan Diri yang Besar’

Arsenal memiliki bekal yang baik jelang pertandingan kontra Bayern Munich pada fase 16 besar-Liga Champions. Mereka melihat pertandingan di Allianz Arena dengan keyakinan.

Pada Liga Inggris, The Gurnners baru saja melalui masa yang kurang bagus. Usai mendapati 2 kegagalan berturut-turut, mereka berhasil bangkit dengan memperoleh kesuksesan dari Hull City.

Walau keunggulan pada laga yang dihelat di Emirates Stadium, hari Sabtu, tanggal 11 Februari 2017 malam WIB, atas skor akhir 2-0 dengan aroma polemik, pesepak bola Arsenal, yakni Mohamed Elneny, mengatakan keungguan tersebut menambah rasa keyakinan diri para pesepak bola The Gurnners.

Gol perdana Alexis Sanchez pada pertandingan tersebut beraroma bola tangan, sampai dengan harus mendapat keberatan dari pesepak bola The Tigers.

Walau begitu, keunggulan dari Hull ini tetap dirasa selaku modal yang amat penting daam menjalani kunjungan menuju kandang Bayern, hari Kamis, tanggal 16 Februari 2017 dini hari WIB.

“Semua Konsentrasi kami ialah berusaha untuk semua title kemenangan yang dapat dijuarai termasuk Premier League– FA Cup, serta Liga Champions. Maka, dapat menjadikan sebuah pencapaian bersama-sama,” ucap Elneny pada salah satu sumber olahraga.

“Itulah kenapa keunggulan kontra Hull City amat krusial, sebab kami memiliki pertandingan Liga Champions yang kami bakal segera kami mainkan. Tersebut tandanya, kami akan menjakani kunjungan dengan keyakinan diri dan hal tersebut amat krusial jelang pertandingan besar,” tambahnya.