Benzema Sejajar dengan Henry

Penyerang El Rael, yakni Karim Benzema, menyamakan raihan poin teman seperjuangannya yang berasal dari Perancis, yakni Thierry Henry, untuk pertandingan Liga Champions.

Terakhir, Karim Benzema mencatatkan 2 gol ketika Real Madrid tampil seri dengan skor 2-2 kontra Borussia Dortmund yang dilangsungkan di Stadion Santiago Bernabeu, hari Rabu, tanggal 7 Desember 2016.

Dirinya mencetak gol pembika dengan melanjutkan umpan dari Daniel Carvajal ketika memasuki menit ke 28. Selanjutnya, ketika memasuki menit 53, Benzema menyundul bola hasil kiriman dari James Rodriguez agar dapat menggandakan kemenangan.

“Saya merasa amat gembira pada Benzema, dengan penampilan dan golnya baik itu dilakukan dirinya sendiri atau secara bersama-sama,” ucap sang arsitek Zinedine Zidane menyanjungi Benzema usai pertandingan.

Tak hanya mengundang sanjungan, Benzema plus membuat hasil dengan lima puluh gol di laga level elite Eropa. Jumlah yang sama dicatatkan Thierry Henry ketika masih bergabung sebagai pesepak bola.

Sekarang, cuma ada 4 pesepak bola yang membuat hasil yang lebih baik dibanding Benzema. Mereka merupakan Cristiano Ronaldo [95 gol], Lionel Messi [93 gol], Raul Gonzalez [71 gol], dan Ruud van Nistelrooy [56 gol].

Mengejar Gonzalez dan Van Nistelrooy tentu masih belum nampak bagi Benzema. Karena, ke 2 pesepak bola tersebut telah pensiun.

Cuma saja, catatan Lional Messi dan Cristiano Ronaldo seakan hal yang takkan mungkin bagi Benzema. Disamping selisih yang amat jauh, Messi dan Ronaldo masih berpredikat selaku pesepak bola aktif dan selalu memperlihatkan ketajamannya.

Gagal Menang, Ranieri Tidak Sesalkan Turunkan Para Pelapis

Pilihan Claudio Ranieri menurunkan para pesepak bola pengganti menghasilkan kegagalan telak Leicester City di kandang Porto. Tidak rasa sesal dari sang manager.

The Foxes tunduk atas skor 0-5 pada saat lawatan menuju Estadio do Dragao, hari Kamis, tanggak 8 Desember 2016 dinihari WIB. Hasil tersebut tentu tidak merubah kedudukan Leicester City, yang telah diyakini keluae selaku pemenang grup.

Walau begitu, atas kegagalan sebegitu telaknya pula dapat menjadi hal yang menyakitkan bagi mental mereka. Ini merupakan kegagalan skuad Inggris atas margin paling besar dalam sejarah Liga Champions.

Kegagalan tersebut tidak lepas dari pilihan Ranieri memainkan para pesepak bola cadangan. Sudah tentu cuma Danny Drinkwater dan Wes Morgan yang menjadi wakil anggota skuad inti, disamping itu sisanya ialah para gelandang.

Ranieri akui bahwa hasil tersebut merupakan kesalahan dirinya. Namun dirinya tidak menyesalkan atas pilihannya memberi peluang untuk para pesepak bola tersebut.

“Saya tidak merasa menyesal, sebab saya mau memberi peluang untuk semua pesepak bola saya. Bila saya perlu unggul atau seri, saya bakal memainkan semua skuad ke 1 untuk bertanding,” ucapnya disampaikan oleh salah satu media.

“Namun pada saat Anda mengetahui ada pertandingan berat yang lain pada hari Sabtu nanti kontra Manchester City dan Anda berada pada posisi teratas grup, kenapa tidak memberi peluang tampil kepada para pesepak bola yang menyatakan ‘Kenapa saya tidak tampil main? Kita tengah gagal di Premier League, beri saya 1 peluang main,” ungkap Ranieri.

“Atas dasar ini saya memberi peluang main pada mereka. Itu saja,” tambahnya.

The Foxes bakal menjamu The Citizens pada terusan Premier League, hari Minggu, tanggal 11 Desember 2016 dinihari WIB akhir minggu ini.

“Juventus dapat Tundukkan Siapa Saja”

Juventus berpeluang berjumpa dengan sederet skuad hebat pada fase 16 besar. Penyerang Juventus, yakni Paulo Dybala merasa optimis skuadnya bakal sanggup mengatasi pesaing-pesaingnya nanti.

Juve sudah tentu menjadi pemenang pada Grup H dengan raihan sebanyak 14 angka, menang 3 angka atas Sevilla yang berada di bawahnya. Hasil tersebut didapati Juventus setelah mengalahkan Dinamo Zagreb dengan skor 2-0 pada laga yang diadakan di Turin, hari Kamis, tanggal 8 Desember 2016, atas sederet gol yang dihasilkan Daniele Rugani dan Gonzalo Higuain.

Berikutnya, Bianconeri sekarang tinggal menanti pesaingnya di tahap penyisihan pertama pada pengundian yang bakal dijalani pada hari Senin, tanggal 12 Desember 2016. Pada fase ini, pemenang-penenang grup bakal kontra skuad juara 2 dari grup lain yang tak berada dalam 1 sosiasi.

Yang dimaksud ialah, La Vecchia Signora berkesempatan bertemu para klub besar seperti Real Madrid, Manchester City, Bayern Munich, atau juga Paris St-Germain.

“Saya tak ada soal dengan skuad mana saja yang bakal kami terima nanti, sebab kami tak semestinya cemas dengan siapapun,” ucap Dybala terhadap salah satu sumber, yang disampaikan oleh salah satu media Italia.

“Dengan sejumlah pesepak bola yang kami miliki, kami dapat menundukkan lawan yang mana saja.”

Pada laga tersebut, Dybala cuma tampil pada sepuluh menit terakhir usai kembali dari izin tampilnya selama satu bulan karena cedera hamstring. Dybala sempat mengatakan telah siap untuk tampil lebih lama.

“Bermain tak sama pada saat waktu latihan, maka saya amat berantusias kembali kala berada di atas kotak hijau. Hari ini saya merasa fit dan pada beberapa hari belakangan tak merasakan sakit. Saya memang belum tapat tampil selama satu setengah jam, namun saya sudah siap untuk tampil lebih lama dibanding dengan malam ini,” ucap striker Argentina itu.

Man United Menurun, Gimana Masa Depan Mou?

The Red Devils(julukan MU) bernain buruk di tahun 2016-2017. Manchester United tidak memiliki kesetabilan dengan begitu saat ini ketinggal jauh dari penghuni pada posisi atas klasemen- Liga Inggris yakni Chelsea. Manchester United akhir minggu kemarin kembali tak berhasil dalam memperoleh kesuksesan. Paul Pogba dan rekan-rekan tampil seri yakni 1-1 kontra Everton walau sempat menang hingga menit ke-89.

Ketidak keberhasilan dalam mengantongi angka penuh atas Goodison Park menjadikan Seran Merah(MU) Saat ini Ketinggal 13 angka dari posisi atas klasemen. Mereka pun mesti berusaha keras jika mau keluar di 2 besar sebab sekarang ini berselisih 9 poin.

Manchester United sudah tentu hanya unggul 2 kali dari sebelas pertandingan Liga Inggris terakhir. Raihan The Red Devils tahun ini adalah awalan paling buruk selama 26 tahun, melebihi raihan pada jaman Louis van Gaal dan David Moyes.

Prestasi yang mengecewakan Manchester United menjadikan posisi sang juru taktik, yakni Jose Mourinho sudah mulai digoyang. Akan tetapi pria asal Portugal tersebut kelihatannya masih bisa bernafas lega. Salah satu sumber mengabarkan petinggi Manchester United masih mensuport Mou sepenuhnya.

Para jajaran Manchester United selama ini cukup puas atas hasil kerja Mou. Dikarenakan mereka merasa penampilan Setan Merah(MU) mengalami lonjakan yang sangat derastis. Melihat gaya Manchester United tampil, mereka percaya Mou tak lama lagi bakal dapat memberikan hasil yang baik.

Enrique Merasa Puas Menyaksikan Arda Turan Buat Hattrick

Salah satu pemain pada skuad FC Barcelona, yakni Arda Turan berhasil memasukkan hattrick ketika Barcelona menundukkan Borussia Monchengladbach dengan skor 4-0 pada pertandingan terakhir Grup C-Liga Champions, hari Rabu, tanggal 7 Desember 2016. Performa tersebutpun mendapati sanjungan dari sang juru taktik, yakni Luis Enrique.

“Di tahun ini, dirinya telah memasukkan banyak gol ketika dirinya bukanlah seorang penyerang,” ucap Turan.

FC Barcelona memulai panen gol menuju jaring milik Gladbach pada saat memasuki menit 16 melalui aksi yang dilakukan oleh Lionel Messi yang memaksimalkan umpan yang dibuat Arda Turan. Gol ini sebagai gol tunggal pada fase pertama.

Masuk menit ke-50, waktu untuk Arda Turan yang mencantumkan namanya pada papan skor. Pesepak bola yang berasal dari Turki tersebut selanjutnya memasukkan gol kembali pada  menit ke- 53 usai memaksimalkan umpan yang dilakukan Aleix Vidal.

Turan mengakhiri panen gol Barca pada menit ke-67. Kala itu umpan silang yang diberikan Paco Alcacer tidak disia-siakan eks pesepak bola Atletico Madrid tersebut.

Lolos Selaku Pemenang Grub

“Saya merasa puas dengan kekncangan arus bola kami. Nyaris selama laga, kami mengelola bola pada zona pertahanan lawan,” ucap Enrique.

Keunggulan telak dari Gladbach menjadikan FC Barcelona masuk menuju tahap 16 besar dengan taihan 15 angka. Blaugrana sebutan untuk FC Barcelona- dan diikuti Manchester City yang masuk selaku juara 2 atas raihan 9 angka.

2 Pemain Arsenal Ingin Gaji Seperti Pogba!”

Pengrekrutan Paul Pogba oleh The Red Devils(MU) pada musim panas lalu dengan akibat yang kurang baik untuk The Gurnners. Manchester United mesti mengeluarkan dana lebih dalam menghadirkan sosok Pogba berkerjasama dengan The Red Devils(MU).

Paul Pogba hijrah menuju Manchester United musim panas lalu. Oleh sebab itu, Manchester United mesti memecahkan rekor pembelian paling mahal di dunia dengan nilai 89.000.000 poundterling. Disamping itu Setan Merah(MU) juga memberi honor tinggi kepada Paul Pogba dengan nilai 290 ribu poundterling per minggu.

Tingginya honor Paul Pogba membuat cemburu 2 pesepak bola The Gurnners-julukan Arsenal, pemain sayap Alexis Sanchez dan gelandang serang Mesut Ozil. Salah satu media mengabarkan ke 2-nya cuma ingin menambahkan masa kontrak bila memperoleh honor selevel dengan Paul Pogba.

Masa kontrak Alexis dan Ozil bersama dengan The Gurnner masih memiliki sisa delapan belas bulan lagi. Manchester United mau segera menambahkan kontraknya untuk menghindari bujukan dari sederet klub raksasa Eropa.

Sekarang ini Ozil adalah pesepak bola dengan honor paling tinggi di The Gurnners senilai 140 ribu poundterling per minggu. Kala itu Alexis menyusul dengan jarak nilai 10 ribu poundsterling saja atas Ozil.

The Gurnner diprediksi cuma memberikan tawaran atas penambahan honor 200 ribu poundterling per minggu. Mereka tak sanggup bila harus memberi honor yang sama seperti di dapat Paul Pogba.

Kondisi ini menjaadikan Arsenal terancam bakal ditinggal Alexis dan Ozil. Juventus dan Manchester City kecantol dengan Alexis, sementara Setan Merah kabarnya tertarik pada Ozil.

Pep; Man United Masih dapat Lolos 4 Besar

The Red Devilas(MU) jarangkeluar selaku juara pada kompetisi Premier League akhir-akhir ini. akan tetapi, Josep Guardiola mempercayai bahwa Manchester United masih dapat lolos ke zona 4 besar diakhir tahun.

Manchester United cuma unggul satu kali selama 8 laga terakhir yang mereka jalani di liga. Pada 7 laga yang lain,  mereka satu kali gagal dan 6 kali memperoleh hasil imbang.

Setan Merah(MU)sekarang tercecer pada urutan peringkat ke-6 klasemen sementara sebab baru mencatatkan 21 gol dalam empat belas laga. Armada Jose Mourinho ketinggal 13 angka dari The Blues(julukan Chelsea) yang tengan menduduki pada peringkat paling atas dan 9 angka dari Manchester City yang menduduki pada posisi ke-4.

Sebab tahun yang masih amat panjang, Pep percaya bahwasannya The Cityzens-julukan Manchester United masih memiliki kesempatan untuk loloss ke zona 4 besar dan meraih 1 tiket menuju Liga Champions tahun depan.

“Bila menyaksikan bagaimana mereka tampil baru-baru ini, ya,” ujar Pep seperti disampaikan oleh salah satu media.

“Saya menyaksilan laga kontra Burnley, Stoke, dan 1 yang lain berada di Old Trafford. Mereka amat layak dalam menjuarai laga-laga tersebut. Akan tetapi, sepak bola sudah tentu seperti ini,” tambahnya.

“Perjalanan masih panjang [untuk Title] dan hal tersebut takkan mudah. Akan tetapi, untuk lolos menuju 4 besar, sudah pasti,” ucap juru taktik pada klub Manchester City ini.

Draxler Berkeinginan dapat Tampil Bersama Arsenal

The Gurnners(julukan Arsenal) berusaha lebih keras lagi demi memperoleh pemain muda Jerman yakni Julian Draxler. Dikarenakan, disamping mesti bersaing dengan klub besar Italia yaitu Juventus, Wolfsburg bakal berjuang dalam mencegah pesepak bola mahal mereka untuk keluar.

Seperti dikabarkan lewat salah satu media, hari Senin, tanggal 5 Desember 2016 siang, Draxler sudah akuidi musim panas yang lalu telah meminta izin untuk angkat kaki dari Wolfsburg. Namun klubnya menghadangnya untuk keluar namun kemauan hengkang dari Jerman masih ada sampai dengan sekarang ini.

Pada minggu ketiga belas Bundesliga, hari Sabtu, tanggal 3 Desember 2016 lalu Die Wolfe menelan kekalahan dengan skor 2-3 tandang di markas lawan kontra Hertha Berlin. Kala itu Draxler yang menjadi pesepak bola pelapis saat itu sebagai salah satu target ejekan dari pendukungnya.

“Saya tidak merasa harus dalam memberitahu kepada siapa saja apa yang disoraki (penggemar) kepada 1 sosok tertentu. Ini betul-betul tidak membantu,” ucap Draxler.

Pengemar Bebas Berkomentar

Eks pesepak bola Schalke 04 itu berupaya arif pada perlakuan fans di stadion Volkswagen pada dirinya. Pesepak bola yang diboyong dengan biaya transfer 36.000.000 euro tersebut tahu benar penggemar mempunyai hak menilai hasil kerjanya selama 1 tahun terakhir.

“Tidak ada kekawatiran lagi bila hal tersebut menjadikan Anda kesulitan ketika bermain di lapangan,” ucapnya.

“Saya dapat mengerti para penggemar. Mereka mempunyai hak untuk mejalankannya. Saya telah ucapkan ketika musim panas lalu atas apa yang saya alami dan saya tetap pada pendirian atas semua itu,” ucap Draxler.

Skor Seri 1-1 Amat Penting untuk Casemiro

Salah seorang pesepak bola Real Madrid, bernama Casemiro gembira dengan hasil yang didapat skuadnya dalam pertandingan El Clasico kontra FC Barcelona. Ditambah lagi, pesepak bola yang berasal dari Brasil itu juga mengambil bagian bermain pada pertandingan yang amat penting ini.

Laga yang dilangsungkan di Camp Nou, Real Madrid berhasil memperoleh 1 gol dari Barca pada jornada ke-empat belas La Liga 2016-2017. Usai sempat ketinggal melalui gol Luis Suarez, Real Madrid sanggup menyamakan posisi skor menjadi seri yakni1-1 apas penampilan Sergio Ramos ketika memasuki menit 90.

“Hasil seri ini amat penting, yang paling utama sebab tampil di sini amat tidak mudah dan untuk menghasilkan gol dengan rival di klasemen La Liga tersebut amat penting,” ujar Casemiro pada salahs satu sumber.

Untuk Casemiro sendiri, ini pula sebagai isyarat bajwasannya dia telah siap kembali menjaga baris tengah El Real. Pesepak bola yang kini berumur 24 tahun itu sempat tak dipercaya sebab belum lama mendapati masalah cedera pada lututnya dan izin tampil selama 12 minggu.

“Saya mampu dan telah siap. Saya sudah pasti amat bahagia,” ucap Casemiro yang pada pertandingan ini bermain selaku pesepak bola pelapis ketika memasuki menit 66.

Walau hanya gelandang pelapis, lakon Casemiro didah dapat disepelekan. dia menjadi ‘Super Hero’ Real Madrid ketika menit akhir. Pada waktu Keylor Navas sedang berada di luar pada posisinya, dan kala itu Gerard Pique melesatkan tandukkan yang menjurus kearah gawang. Casemiro yang tengah berada di garis gawang berupaya untuk menghadang bola tersebut.

Secara menyeluruh, Casemiro merasa pertandingan berlangsung amat sengit. Baik El Real atau pula FC Barcelona yang mempunyai kesempatan untuk menjuarai laga. “Ini laga yang sulit. Kami sama-sama mepunyai peluang juara dan mungkin ini merupakan raihan yang baik,” ungkap Casemiro.

Presiden La Liga Nyatanya Penggemar Setia Madrid

Selaku Presiden La Liga Spanyol, yakni bernama Javier Tebas tak ingin berpendapat banyak soal El Clasico yang akan dilangsungkan pada akhir minggu nanti dan dihelat di Camp Nou. Walau Tebas pribadi diketahui selaku penggemar setia Real Madrid.

Pada beberapa kali kesempatan, terkuak bahwasannya Javier Tebas memang mengagumi Real Madrid sedari dirinya masih kecil. Dirinya juga acap kali melihat secara langsung performa skuad yang mendapat julukan E Real ini di Santiago Bernabeu.

Yang parahnya lagi, kesukaan Javier Tebas pada Real Madrid terbawa sampai dengan saat ini. Dia sering kali mengutarakan kalimat yang menyinggung pesaing abadi Real Madrid, yakni FC Barcelona.

Terkait hubungan dirinya dengan FC Barcelona yang bertambah buruk tahun ini. Dia measa pesepak bola FC Barcelona terlalu lebay dalam merespon lemparan botol ketika lawatan menuju Valencia, pada bulan Oktober 2016 lalu.

“Saya mau pertarungan ini sebagai sebuah perayaan besar dan pertandingan La Liga memperoleh keuntungan dari momen tersebut. Namun saya tak bakal menyatakan siapa yang bakal menjuarai laga, sebab Anda telah mengetahuinya siapa yang menjadi juaranya,” ucap Tebas seperti tulis pada salah satu media.

“Juara di El Clasico akan amat penting menyusul ini merupakan sebuah tanda awal menyangkut perebutan title La Liga. Pada beberapa kali kesempatan, saya sudah mengatakan juara di pertandingan ini, namun hari ini bukan saat yang pas untuk membicarakan persoalan tersebut.”